Hotline: 081.385.386.583 - 0882.9685.0453 - 0895.6131.08911

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

KHASIAT MADU & PENYAKIT

Jumat, 28 Februari 2020

The only thing that worse than bad health is a bad name.
~Gabriel Garcia Marquez
(love in the time of cholera).

Penyakit yang sangat memalukan? 
Penyakit Mematikan,
spt: HIV/AIDS

Penyakit Kelamin,
kek: RajaSinga, Syphilis, (Tytyd Kram), Letoy, Loyo, EDI TANSIL, Evaluasi Dini, Impoten Exporten. 

Penyakit kulit,
spt: PANUAN... (Kadas, Kudis, Kurap, Kredit, Gado² Lontong, Ketoprak...!!?

Setiap penyakit membawa stigma buruk tersendiri yg berdampak negatif buat kejiwaan si penderita. 
Orang tahunya, kalo HIV/AIDS,
pasti krn seks menyimpang, homoseks.
 
Kalo PANUAN,
pasti krn jarang mandi.

Kalo MENCRET,
pasti krn dipanggil KPK.

Padahal kan gak selalu...
Bisa jadi karena salah makan.
Misalnya makan uang korupsi,
terus dipanggil KPK?

Ngomongin penyakit,
maka juga harus ngomongin obatnya.
Misalnya obat herbal, MADU.

Maknya orang panggil saya, 
Honey Trading Business Man. 
Tukang Jual Madu.

Pokoknya, kalo bisnis jual madu,
Pasti Anda bisa sukses... 
Apakah mau dapat 100juta tiap bulan?
Sammmmaaaaa! Saya juga...!!!

Dalam bisnis madu,
Saat kita menjual sebaiknya kita jangan
Belagak,
Belagu, 
atau maksa... Beli Gak?

Tahukah gak?
Madu asli itu pasti mahal. 
Kali ada madu murahan, pasti madu abal².
Makanya saya jualan madu... 
Semua harga nya saya mahalin.

Kalo ada yg minta dimurahin. 
Emang mau saya kasih yg palsu?
Kayak orang beli i-Phone mahal. 
Eh dia minta yg murah,
ya dapatnya i-Phone abal².
Ada banyak virusnya lah... 
Gak bisa update antivirus.
Mau madu herbal saya yg mahal.
Tapi minta yg harga murah, 
ya dapatnya yg abal² lah.



Yg bikin saya kesal dia nanya, 
"PakSidik, madunya mahal banget!?
Gak bisa lebih murahan?"

What!?
Giliran dia sakit,
krn nakal jajan di luaran, 
Berani bayar mahal...
Demi kenikmatan 5menit,
Menderita sakit 5 tahun. 
Kayak pilpres kan!? 

Ngomongin madu, kita harus tahu apa itu madu sebenarnya. Tahu gak kalian? 
"Madu mana yg punya aplikasi khusus medsos?"
Madu Sumba-WA!!!

Ada madu harus ada lebah.
"Lebah daerah mana,
penghasil madu yg kaya akan zat besi?"
Lebah MADUra!

Kalo lebah bisa bicara,
"Apa kata lebah ke bunga² di taman?"
Halo CALON MADUku!"

Makanya krn keseringan cari madu,
gak jarang lebah & tawon jadi tawuran. 
Mereka saling menyerang & teriak, 
"Gue gak takut, kalo berani...
MADU lu satu-satu....!"

"MADU lu semua...!
Gue gak takut, gue poligami...!"

Lebah & tawon ada yg ganas,
badannya loreng², hitam, kuning...
Dia punya senjata tajam, di perutnya. 
Inimasti lebah MADUra.
Sengatnya melengkung kayak clurit.



ROKOK vs PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT

Minggu, 18 Maret 2018

Benar, Khutbah Jumat kemarin di MRPI simple, tapi sangat mengena.
Khatib kemarin adalah Prof. Dr. H. Yunasril, M.A., dosen UIN Jakarta Syarif Hidayatullah.

Menurut beliau, semangat pemberdayaan ekonomi umat belakangan ini yg dimotori alumni 212 sangatlah bagus dan perlu diapresiasi. Tapi ada satu hal yg kita tidak boleh lupa bahwa selama umat islam masih merokok, maka selamanya ekonomi umat akan terserap dengan mudah ke para taipan.

Ilustrasinya begini, jumlah rokok yg terjual setiap hari di Indonesia mencapai 90 juta bungkus. Yakinlah kita bahwa setidaknya 80% dari itu pembelinya adalah umat Islam. Bila satu bungkus rokok dibeli seharga Rp 10.000 (meski kenyataannya harga sebungkus rokok sudah di atas itu), maka setiap hari Rp 900 milyar uang masuk kantong para pemilik industri tembakau.

Bila sehari Rp 900 milyar terbakar, maka dalam 4 hari saja jumlahnya mencapai Rp 3,6 trilyun rupiah. Bandingkan dengan total jumlah WAZIS yg terkumpul dari semua LAZIS di tahun 2016 di seluruh Indonesia yg "hanya" Rp 3,7 trilyun, itu artinya jumlah ZIS yg dikumpulkan dengan susah payah selama satu tahun penuh ternyata sama besarnya dengan uang yg "dibakar" lewat rokok selama 4-5 hari saja!!  Ini adalah perbandingan yg luar biasa mencengangkan!!

Seandainya umat Islam kompak dengan penuh kesadaran berhenti merokok selama satu pekan saja, maka lihat berapa uang rokok tersebut bila disisihkan utk dana pemberdayaan umat. Luar biasa, 'kan? Bagaimana bila umat Islam berhenti merokok sama sekali dan uang rokok kompak disisihkan utk dana pemberdayaan ekonomi umat? Yakinlah insyaAllah umat Islam akan maju.

Siapa saat ini yang mayoritas menguasai industri rokok dari hulu hingga hilir? Tentu kita tahu jawabannya. Mereka itu 40-50 tahun lalu disebut sebagai tauke atau cukong dengan kepemilikan satu gudang tembakau dan satu pabrik rokok. Sekarang ini, anak-cucu mereka bukan lagi sekedar cukong atau tauke, melainkan mereka sekarang disebut taipan atau konglomerat. Cek saja, dari data Majalah Forbes, berapa dari mereka yg masuk 50 besar orang terkaya di Indonesia atau bahkan Asia?  Mereka jadi besar tidak lain dari hasil rokok yg dibeli oleh puluhan juta umat Islam.

Sekarang mereka bilang sebagai taipan, mereka besar bukan dari rokok saja.  Sekarang mereka punya pertambangan besar, real estate/properti raksasa, hingga perkebunan yg luas. Padahal semua itu modalnya didapat dari hasil industri tembakau juga. Sampai sekarang industri tembakau masih jadi pemasukan utama mereka. Selama umat tetap merokok, maka mereka akan terus semakin kaya!
Lihatlah, buruh tembakau adalah buruh yg --maaf-- hidup mengenaskan. Mereka miskin di bawah kaki para taipan yg luar biasa kaya. Siapa para buruh tembakau ini? Mereka mayoritas umat Islam juga. Padahal bos-bos mereka kaya raya dari hasil jual rokok yg dibeli umat Islam.

Para pecandu rokok sulit percaya bahwa rokok itu beracun dan bisa membunuh penghisapnya pelan2. Bila ada makanan atau minuman pada kemasannya ditulis "Beracun dan Membunuh", maka orang nggak ada yg berani beli dan memakannya. Anehnya, biarpun pada kemasan rokok sudah ditulis demikian, tetap saja orang beli dan menghisapnya tanpa ragu.

Jadi umat Islam harus berhenti merokok SEKARANG JUGA! Alasannya bukan karena kesehatan, tapi alasan pemberdayaan ekonomi umat! Kalo alasan kesehatan 'kan para perokok sudah nggak percaya, meski sudah dibilang bahwa para taipan dan cukong itu sendiri tidak mau menghisap rokok yg mereka jual. Alasan PEMBERDAYAAN UMAT saat ini jauh lebih relevan utk berhenti merokok.

Berhentilah merokok sekarang juga dan sisihkan uang rokok tersebut secara berjamaah utk membangun perekonomian umat. Ekonomi umat harus dibangun secara bersyarikat, seperti halnya Syarikat Dagang Islam (SDI) yang dibangun oleh H. Samanhudi di Surakarta pada tahun 1911.

Jadi sudah lebih dari satu abad lalu tokoh umat Islam mempelopori pemberdayaan umat secara bersyarikat atau berjamaah, tidak bisa ekonomi dibangun sendiri-sendiri. Umat Islam tinggal mencontoh dan melanjutkan apa yang sudah pernah dilakukan oleh SDI H. Samanhudi di masa lalu.
.
(disarikan dari Khutbah Jumat oleh Prof. Dr. H. Yunasril Ali, M.A. di Masjid Raya Pondok Indah hari Jumat, 10 November 2017)
.
Untuk konsultasi tentang bagaimana menyembuhkan HIV/AIDS,
menyelamatkan para pecandu narkoba,
mengurangi kecanduan pada rokok,
dengan madu herbal pamungkas MHP815, silakan hubungi LANGSUNG :
Sidik Rizal
XL: 08787.882.1248 atau
WA: 081.385.386.583 atau
WA: 0822.4610.4034 atau
twitter @dikrizal
instagram @dik_rizal
website http://klinik-herbalis.blogspot.co.id

Pasang Iklan Anda Di Sini!

OpenStage at Cibitung

 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2014. Comedy Store Indonesia - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger