Hotline: 081.385.386.583 - 0882.9685.0453 - 0895.6131.08911

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

An Apple A Days, Keeps The Doctor Away

Senin, 19 Agustus 2013

Minuman Kesehatan Keluarga Yang Segar Menyehatkan Dilengkapi Dengan Gizi, Mineral dan Nutrisi Penting Untuk Mengatasi, Mencegah dan Mengobati Berbagai Penyakit. Anti Kanker, Antioksidan, Menurunkan Tekanan Darah, Menurunkan Kadar Gula Darah dan Kolesterol Serta Menjaga dan Melindungi Fungsi Tubuh dan Meningkatkan Kesehatan.

Produk Asli dan Halal dari MUI, Tidak Menimbulkan Efek Samping Negatif, Tanpa Bahan Pengawet dan Pewarna Kimia. Aman dikonsumsi oleh Anak-anak, Pria-Wanita, Remaja Dewasa, dan Para Orang Tua.

Penjelasan Seputar Cuka Apel
Apel umumnya dikonsumsi sebagai buah segar, tetapi juga bisa diolah menjadi cuka, keripik, minuman atau berbagai hidangan penutup. Selain rasanya enak, apel juga memiliki banyak manfaat seperti:

  1. Kulit apel mengandung pektin yang dapat membersihkan racun dari dalam tubuh, menyerap kelebihan air dalam usus, serta memperlunak feses. Pektin termasuk serat makanan yang bisa larut dalam air.
  2. Menurunkan tekanan darah
  3. Membantu mencegah terjadinya karises gigi dan penyakit gusi. Hal ini disebabkan zat dalam apel dapat membersihkan makanan yang tersembunyi di belakang gigi dan gusi.
  4. Menurunkan kadar kolesterol
  5. Meningkatkan kolesterol baik (HDL)
  6. Berperan sebagai antikanker karena kandungan quercetin yang bisa memberikan efek perlindungan dalam melawan kanker.
  7. Quercetin juga bisa mengurangi oksidasi lemak sehingga melindungi hati dari keruskan oksidatif.
  8. Mencegah tumor karena kandungan catechin yang bisa mencegah pembentukan tumor usus dan menunda serangan tumor.
  9. Memperkuat ginjal
  10. Membantu menurunkan berat badan karena bisa mengurangi nafsu makan.
  11. Bisa digunakan untuk terapi diabetes mellitus karena mampu menstabilkan gula darah atau mengontrol insulin agar tidak berlebihan.
  12. Bisa digunakan untuk terapi kecantikan.
  13. Sebagai obat jantung
  14. Buah yang baik untuk kulit, rambut dan kuku
  15. Mencegah konstipasi dan kanker usus.

Apel merupakan buah terbaik yang diciptakan untuk kepentingan umat manusia, dilengkapi dengan gizi dan mafaat terbaik. Beberapa unsur gizi yang baik dari apel, seperti Quercetin yang memiliki anti oksidan yang sangat baik bagi kesehatan tubuh dan penangkal radikal bebas penyebab kanker. Kandungan serat pektinnya sebagai anti kolesterol juga efektif untuk menurunkan kadar gula darah, membersihkan lemak dan mencegah terjadinya gangguan pada fungsi saluran cerna.

Kini buah apel yang nikmat telah dikemas dalam bentuk Cuka Apel Tahesta yang merupakan minuman kesehatan yang dihasilkan dari fermentasi buah apel pilihan asli Indonesia.

Fermentasi buah apel dalam bentuk cuka ini tidak mengurangi fungsi, manfaat dan kandungan asli dari buah apel itu sendiri. Cuka Apel Tahesta terbukti memiliki kemampuan untuk menjaga, melindungi, mengoptimalkan dan mengaktifkan fungsi kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Cuka Apel Tahesta dilengkapi dengan segudang unsur vitamin, gizi, mineral dan 93 komponen sumber gizi lainnya yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh manusia.

Sari cuka apel
Cuka Apel Tahesta memiliki keunggulan berbeda bila dibandingkan dengan produk minuman kesehatan sejenis lainnya. Keunggulan dan keistimewaan Cuka Apel Tahesta, adalah:

  1. Banyak mengandung asam organik yang berfungsi sebagai penetral racun, anti kanker, membantu metabolisme tubuh dan mengurangi peningkatan kadar gula saat proses pemecahan karbohidrat.
  2. Kaya mineral, seperti kalium yang membuat denyut jantung berdetak lebih teratur, menjaga elastisitas pembuluh darah agar tetap lentur, mencegah viskositas (kekentalan darah), membantu membersihkan endapan lemak dan kolesterol dari pembuluh darah sehingga sangat cocok dikonsumsi bagi penderita jantung koroner, stroke dan hipertensi.
  3. Banyak mengandung serat, baik serat larut maupun tak larut yang membantu untuk mencegah sembelit, kanker usus besar, wasir dan sangat baik dikonsumsi penderita obesitas, kolesterol tinggi dan kencing manis.
  4. Cuka Apel Tahesta juga dikenal sebagai antiseptik dan antibiotik alamiah. Jadi, jika ada luka karena benda tajam atau tergores, maka cuka apel bisa dioleskan sebagai obat luar yang sangat efektif menghentikan pendarahan dan mencegah infeksi.
  5. Cuka apel juga bisa dipergunakan untuk perawatan kecantikan seperti untuk menghilangkan ketombe, masker kulit, jerawat serta menjadikan kulit kencang dan awet muda.
  6. Termasuk untuk urusan memasak, cuka apel bisa digunakan sebagai penyedap masakan, agar masakan lebih beraroma, segar dan tidak bau amis seperti acar, ikan, daging dan salad.
  7. Memiliki kombinasi nutrisi yang lengkap dan berimbang sehingga mampu membantu atasi berbagai gangguan kesehatan seperti jantung, stroke, diabetes, hipertensi, kolesterol, batu ginjal, batu empedu, maag, rematik, asma, alergi, flu, liver, prostat, sakit kepala, sembelit, wasir, kista, kanker serta bisa mempercepat pemulihan kondisi tubuh pasca sakit.
  8. Yang pasti, Tahesta bisa dikonsumsi segala usia, mudah dan cepat diserap tubuh, serta tanpa efek samping.

Manfaat apel yang dibuat menjadi cuka apel dengan proses fermentasi tidak akan menimbulkan efek samping negatif bagi tubuh bila dikonsumsi dalam jangaka panjang. Dalam proses fermentasi itu tetap menjaga kandungan enzim dan asam amino yang memang banyak terdapat dalam buah apel.

Sementara itu kemampuan tubuh menghasilkan zat asam akan menurun sejalan dengan bertambahnya usia. Padahal kekurangan zat asam seperti, asam karbonik, asam laktik, asam sulfur dan asam fosfor akan menyebabkan tingginya kadar sodium bikarbonat dalam darah. Akibatnya darah menjadi terlalu basa (hiperalkaline) dari basa yang seharusnya. Darah yang normal mempunyai reaksi basa (alkaline) yang lemah. Dalam keadaan terlalu basa (hiperalkaline) inilah gangguan kesehatan seperti rematik, asam urat, pengapuran sendi, rapuh tulang, tekanan darah, kolesterol, batu ginjal, jantung, diabetes dan lain-lain akan muncul.

Kandungan nutrisi dan mineral yang sangat komplek dan berimbang merupakan ‘kunci’ kesehatan yang mengagumkan dari Cuka Apel Tahesta sebagai minu-man kesehatan. Mengandung mineral dalam jumlah seimbang, termasuk kalium/potasium, fosfor, chlor, natrium, magnesium, kalsium, sulfur, besi dan silikon. Selain itu masih ada serat pectin yang berguna untuk kesehatan system pencernaan. Mineral lain, yaitu asam maltat juga berguna untuk menstimulasi pencernaan dalam tubuh.

A.P John Institute for Cancer Research, pada april 2005 memberikan pernyataan pada pers bahwa asam asetat dalam cuka apel memiliki dampak mematikan pada sel kanker, karena menghambat suplai energi yang dibutuhkan sel kanker. Dr. Jarvis, dalam bukunya “Khasiat Cuka Apel dan Madu” serta buku “Obat Penyembuh di Rumah”, menjelaskan banyak kegunaan cuka apel untuk kesehatan antara lain, untuk mengatasi keracunan makanan, luka bakar, varises, impetigo (penyakit kulit bernanah), infeksi bakteri, hipertensi, rematik, asam urat, diabetes, kelelahan kronis, gangguan pencernaan sampai untuk meningkatakan vitalitas dan kekebalan tubuh.

“An Apple A Days, Keeps The Doctor Away”, (makanlah satu buah apel tiap hari, niscaya Anda tak akan gampang jatuh sakit) menggambarkan manfaat apel untuk menjaga kesehatan dan keseimbangan tubuh. Cuka apel adalah pengolahan buah apel melalui proses fermentasi alami. Proses fermentasi mengaktifkan dan mengoptimalkan kandungan nutrisi, vitamin, mineral, serat, enzim, asam amino dan anti oksidan.

Petunjuk atau Cara memilih dan membeli Cuka Apel Terbaik

  1. Pastikan cuka apel berwarna keruh kecoklatan. Menunjukkan benar-benar terbuat dari buah apel murni yang matang pohon, yang besar pengaruhnya terhadap manfaat dan khasiatnya. Jika cuka apel berwarna bening berarti kandungan apelnya sedikit dan manfaatnya tentu kurang optimal.
  2. Memiliki aroma khas apel dan berbau seperti tape. Menunjukkan proses fermentasi berjalan alami, dengan jangka waktu yang tepat. Jika cuka apel berbau pecing, agak busuk atau aroma apelnya kurang terasa, itu berarti proses fermentasi yang terjadi kurang sempurna.
  3. Terdapat endapan di bawah botol. Endapan atau “mother” ini adalah biang cuka apel. Disinilah terkandung unsur sehat yang sangat bermanfaat. Jika endapan ini tidak ada, maka cuka apel pantas dipertanyakan.
  4. Bersifat pekat dan tidak bisa diminum langsung. Jadi, cara minumnya harus diencerkan dulu dengan air matang. Cuka apel yang siap saji boleh saja dikonsumsi, tapi tentu berbeda manfaatnya dengan yang murni.

Manfaat dan Khasiat Buah Apel

Sabtu, 17 Agustus 2013

Apel adalah jenis buah-buahan, atau buah yang dihasilkan dari pohon buah apel. Buah apel biasanya berwarna merah kulitnya jika masakdan (siap dimakan), namun bisa juga kulitnya berwarna hijau atau kuning. Kulit buahnya agak lembek, daging buahnya keras. Buah ini memiliki beberapa biji di dalamnya.

Orang mulai pertama kali menanam apel di Asia Tengah. Kini apel berkembang di banyak daerah di dunia yang suhu udaranya lebih dingin. Nama ilmiah pohon apel dalam bahasa Latin ialah Malus domestica. Apel budidaya adalah keturunan dari Malus sieversii asalAsia Tengah, dengan sebagian genom dari Malus sylvestris (apel hutan/apel liar).

Kebanyakan apel bagus dimakan mentah-mentah (tak dimasak), dan juga digunakan banyak jenis makanan pesta. Apel dimasak sampai lembek untuk dibuat saus apel. Apel juga dibuat untuk menjadiminuman sari buah apel.

Apel merupakan salah satu buah yang identik dengan warna kulit buah yang merah. Hampir semua orang tentu tak asing lagi dengan bentuk dan rasa apel itu sendiri. Buah ini banyak tersedia di pasar, supermarket atau tempat perbenlanjaan yang lebih besar. Karena di golongkan ke dalam buah-buahan, maka apel tentunya mengandung berbagai nutrisi serta vitamin yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan tubuh seseorang. Untuk itulah, mulailah rutin mengkonsumsi buah ini, untuk menghindarkan tubuh dari berbagai penyakit. Lalu, apa saja manfaat ajaib apel bagi kesehatan tubuh tersebut....???

Sahabat, tips kesehatan. Berdasarkan Fakta yang telah teruji kebenarannya, berbagai buah-buahan memang mampu mencukupi kebutuhan berbagai nutrisi, vitamin serta serat yang dibutuhkan oleh tubuh, Tak mengherankan, masyarakat modern pada zaman sekarang selalu menyelingi berbagai macam buah dalam menu hariannya tak terkecuali dengan buah apel itu sendiri. Tips kesehatan kali ini akan mengungkap berbagai manfaat buah apel bagi tubuh anda. Berikut ini 7 manfaat ajaib apel bagi kesehatan tubuh anda :
  1. Organ Jantung Lebih Sehat. Ini dikarenakan, adanya kandungan senyawa fenolik yang terdapat pada kulit apel. Untuk itulah, Cucilah dulu dengan air yang mengalir, sebelum makan buah apel beserta kulitnya.
  2. Pencegah Penyakit Diabetes. Kandungan serat larut dalam buah tersebut mampu menangkal datangnya penyakit diabetes. Untuk itulah, dianjurkan untuk rutin mengkonsumsi apel tiap harinya untuk kesehatan tubuh yang lebih terjaga.
  3. Menjaga Berat Badan Tetap Ideal. Ini dikarenakan, memiliki berat badan yang berlebihan dapat memicu datangnya berbagai penyakit seperti penyakit jantung, stroke, diabetes tipe 2 serta tekanan darah tinggi yang mengancam jiwa anda.
  4. Memperkuat Sistem Imun Tubuh. Ini dikarenakan, kandungan antioksidan yang bernama quercetin pada buah apel dapat meningkatkan sistem daya tahan tubuh, agar seseorang tidak mudah sakit pada saat kondisi cuaca tidak bersahabat.
  5. Pencegah Diare Dan Sembelit. Kandungan serat yang cukup tinggi pada buah apel mampu membantu melancarkan sistem pencernaan. Sehingga gangguan kesehatan seperti diare maupun sembelit tidak akan anda alami lagi.
  6. Penghindar Aneka Kanker Yang Efektif. Ini dikarenakan, apel mengandung flavonoid yang terbukti ampuh menangkal berbagai jenis serangan kanker yang sewaktu-waktu menyerang tubuh sehat anda.
  7. Penglihatan Yang Lebih Jernih. Rutin mengkonsumsi apel tiap harinya, berperan besar mencegah munculnya berbagai gangguan kesehatan pada organ mata yang mana salah satunya yaitu katarak.

19 Manfaat Buah Apel buat Kesehatan

Kamis, 15 Agustus 2013

Manfaat Buah Apel. Apel (Malicus domestica) merupakan tumbuhan buah yang memiliki rasa manis dengan kandungan banyak air untuk memberi kesegaran saat melewati tenggorokan. Kulit buah ada yang merah, hijau dan kuning tergantung jenis dari apel itu sendiri.

Apel didapat dari pohon apel yang menurut sebagian ahli merupakan tumbuhan pertama yang menjadi tanaman pertanian, buah-buahannya diperbaiki dengan proses seleksi selama ribuan tahun.

Apel adalah buah yang tumbuh dengan baik pada kawasan dengan iklim yang dingin, tetapi Asia Tengah adalah negara-negara yang pertama kali menanam pohon apel, dengan demikian bisa pula dikatakan kalau buah ini (juga) subur pertumbuhannya pada kawasan tropis.

Tak heran semua kalangan menyukai apel, daging buah yang keras ketika digigit akan mengeluarkan banyak air. Kebanyakan orang makan apel saat kondisi mentah (tak dimasak) dan para ahli pun menganjurkan hal tersebut. Berbagai jenis olahan apel yang dimasak adalah saus apel dengan memasak buah ini sampai lunak, selain itu juga sering dibuat menjadi minuman sari buah apel (jus).

NUTRISI dan MINERAL APEL
Buah apel mengandung berbagai vitamin dan mineral yang semuanya bekerja sama untuk memberikan kontribusi terbaik terhadap sistem tubuh manusia agar sehat dan terlindungi dengan baik.

Apel mengangung flavonoid, polifenol dan vitamin C yang bertindak sebagai anti-oksidan untuk melindungu tubuh dari bakteri dan virus yang mengancap kesehatan. Kandungan beta-karoten (Vitamin A) di dalamnya mampu melawan sel kanker dan menurunkan kolesterol. Terdapat pula turunan vitamin B komplek seperti tiamin, riboflavin dan piridoksin untuk memperkaya khasiat dari buah apel.

MANFAAT DAN KHASIAT APEL
Seperti dilansir oleh Style Craze, berikut ini manfaat buah apel untuk kesehatan manusia.

1. Mencegah Kanker
Apel bersifat sebagai anti-kanker yang tentunya sangat efektif untuk melindungi tubuh dari sel-sel kanker.

Para ilmuwan dari American Association for Cancer Research sepakat memberi pernyataan bahwa konsumsi flavonoid yang tersimpan banyak dalam buah apel dapat membantu menurunkan risiko terhadap penyakit kanker pankreas mencapai 23 persen.

Di dalam kulit apel juga terdapat senyawa bernama triterpenoid yang melengkapi kinerja flavoanoid untuk mencegah pertumbuhan tiap sel kanker, potensi tersebut telah diidentifikasi oleh para peneliti dari Cornell University. Maka dari itu ketika hendak konsumsi apel, jangan buang kulitnya karena bagian tersebut juga memberikan khasiat pada kesehatan.

Karena buah apel juga kaya akan serat (sekitar 4 gram) dalam ukuran sedang, penyakit kanker kolorektal dapat dikalahkan cukup rutin makan buah ini tiap harinya.

2. Menurunkan Kolesterol
Apel sangat kaya akan serat larut yang fungsinya bersaingan dengan lemak dalam usus. Kedua nutrisi yang saling bersaing tersebut akan mengakibatkan penurunan penyerapan LDL (Low Density Lipoprotein) atau kadar kolesterol jahat dan melebihkan produksi atau penyerapan kadar HDL (High Density Lipoprotein) atau kolesterol baik yang sangat diperlukan tubuh. Dengan demikian memberi kesimpulan dengan sendirinya bahwa apel dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dan memperbanyak jumlah kolesterol yang baik.

3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Apel mengandung anti-oksidan yang dikenal dengan flavonoid dan quercetin, terutama pada apel dengan kulit merah. Salah satu antioksidan tersebut, tepatnya quercetin akan meningkatkan sistem imun manusia untuk membangun tameng alami dari virus penyebab penyakit.

Ditambah dengan kandungan vitamin C dan serat yang bersifat sebagai anti-inflamasi sehingga peranan quercetin sedikit diringankan oleh kedua nutrisi ini. Karena hal ini banyak ahli yang menganggap apel sebagai buah pemacu imunitas tinggi.

4. Mencegah Alzheimer
Satu cangkir jus apel yang Anda minum ketika cuaca terik dapat memperbaiki sel-sel saraf pada otak yang mengalami kerusakan, ini berkat peranan flavonoid sebagai antioksidan kuat. Jika begini terus, keistimewaan apel yang akan tubuh rasakan adalah terhindar dari penyakit Alzheimer.

5. Mengobati Astma
Masalah pernapasan yang terjadi akibat rusaknya fungsi utama dari paru-paru ini telah mengidap banyak orang, karena itu asma dikatakan sebagai penyakit umum.

Untuk mengurangi gejala asma dan mengobati secara perlahan, Anda bisa memanfaatkan buah apel karena kandungan fitokimia dan polifenol nya membantu tubuh memulihkan asma.

Para peneliti mengatakan bahwa anak-anak yang terbiasa minum jus apel secara teratur tiap harinya menunjukkan terjadinya penurunan risiko terhadap serangan asma dan masalah pernapasan lain. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa apel adalah buah yang ditakuti oleh penyakit asma anak.

6. Mengendalikan Gula Darah
Buah apel akan membantu menepis radikal bebas oksigen yang berpotensi besar menyebabkan diabetes. Ini dikarenakan tingginya kandungan serat larut dan pektin yang memiliki peranan sebagai pengendali kadar gula darah dalam tubuh dengan mengangkut gula ke dalam aliran darah pada siklus yang lebih lambat.

Wanita yang setiap hari setidaknya makan satu buah apel dapat memperkecil kemungkinan terserang penyakit diabetes tipe 2 hingga 28 persen dibandingkan dengan mereka (para wanita) yang tidak konsumsi apel.

7. Mencegah Batu Empedu
Batu empedu terbentuk karena dalam empedu menyimpan terlalu banyak kolesterol sehingga mengalami pengerasan, hal ini sangat identik pada orang yang kelebihan berat badan.

Untuk menghambat pembentukan batu empedu, dokter menyarankan mereka yang gemuk untuk melakukan diet tinggi serat agar kadar kolesterol jahat yang menumpuk dalam tubuhnya terkontrol. Dalam mengendalikan kolesterol tubuh, serat pektin juga berkontribusi dalam mengurangi penyerapan LDL.

8. Menetralkan Irritable Bowel Syndrome
Irritable Bowel Syndrome adalah suatu kondisi medis yang diindikasikan dengan nyeri perut dan kram, serta ada perubahan pola buang air besar. Erat pula terhadap diare dan sembelit.

Untuk mengontrol gejala tersebut, dokter merekomendasikan tiap orang untuk menghindari susu dan makanan berlemak dan menggantinya dengan asupan tinggi serat yang terdapat dalam buah apel.

9. Mengeluarkan Racun
Makanan dan minuman yang dikonsumsi tiap hari selalu menyisakan racun dalam hati yang mana bila dibiarkan menumpuk akan merusak fungsi hati, bahkan merembet mempengaruhi organ tubuh lain.

Salah satu langkah mudah yang dapat Anda lakukan adalah makan buah-buahan yang tinggi vitamin, mineral dan serat seperti apel untuk membantu mendetoksifikasi racun dari dalam hati Anda, jika racun sudah disapu bersih Anda tidak perlu khawatir akan penyakit yang mungkin menyerang Anda akibat rusaknya hati.

10. Mencegah Katarak
Dalam sebuah studi yang dilakukan baru-baru ini (merupakan jangka panjang) menunjukkan bahwa orang-orang yang memiliki kebiasaan makan buah-buahan yang kaya antioksidan seperti apel dapat memperkecil kemungkinan mengalami kerusakan mata seperti katarak sebanyak 10 sampai 15 persen.

11. Mencegah Wasir
Penyakit wasir disebabkan oleh pembuluh darah yang mengalami pembengkakan pembuluh darah akibat adanya tekanan berlebih yang membebani panggul dan dubur. Meskipun wasir bukan penyakit mematikan, rasa sakit yang dihadirkan dapat mengganggu keseharian Anda. Untuk membantu meringankan wasir Anda bisa makan buah tinggi serat seperti apel.

12. Menurunkan Berat Badan
Apel adalah buah yang banyak mengandung serat dan rendahnya kalori dapat Anda jadikan makanan untuk menunda rasa lapar. Hal ini berpotensi besar terhadap penurunan berat badan karena lemak dalam tubuh ikut terbakar.

13. Memutihkan Gigi
Menggigit daging apel sama seperti menggosok menggunakan sikat dan pasta gigi, yang menjadikan apel lebih hebat dari kedua alat dan bahan untuk memutihkan gigi tersebut karena membantu meningkatkan sekresi air liur dalam mulut sehingga mencegah terjadinya kerusakan gigi.

Buah apel merupakan sikat dan pasta gigi alami yang juga merupakan rahasia gigi putih para dokter, jadi jika Anda ingin memiliki gigi yang putih berseri seperti para dokter, rajin-rajinlah makan buah apel saat waktu santai.

14. Mencegah Kanker Kulit
Apel juga membantu memelihara kondisi kesehatan kulit dari dalam sehingga tampilan pesona yang terpancar sangat menakjubkan, salah satu kehebatannya adalah mencegah kanker kulit.

Apel merupakan sumber vitamin A yang menurut dokter membantu mengurangi risiko terhadap kanker kulit. Satu buah apel ukuran besar dapat memenuhi kebutuhan vitamin A harian pada pria sampai 5% dan wanita sampai 4%.

15. Menghilangkan Kantung Mata
Mata yang digunakan untuk melihat objek terlalu lama tanpa diberi waktu istirahat sejenak dapat mengakibatkan timbul kantung di bawah mata serta lingkaran hitam di area mata.

Jika Anda terpaksa untuk begadang, sebelum tidur lakukan perawatan dengan masker mata. Iris buah apel dan letakkan diatas kedua mata, pastikan agar kelopak juga tertutupi. Atau, Anda bisa mencampurkan 2 sendok makan sari apek dengan kentang parut untuk menutupi mata dengan memberi alas kain hangat. Setelah itu biarkan mata dirileksasi selama 10 sampai 20 menit, setelah itu bilas dengan air hangat.

16. Mengtasi Kulit Berjerawat, Kendur dan Berminyak
Campuran antara bubur apel mentah dan cuka sari apel yang dioleskan pada wajah dapat mengatasi masalah kulit wajah berminyak yang memicu timbulnya jerawat. Apel juga menyetarakan tingkat pH kulit yang menurunkan tingkat produksi minyak pada kulit wajah.

| Baca: Ramuan Dari Buah Semangka Untuk Menghilangkan Jerawat |

Untuk mengencangkan kulit wajah dan melancarkan sirkulasi darah ke seluruh lapisan kulit Anda bisa mengoleskan cuka sari apel pada wajah menggunakan kapas yang dibentuk bulat seperti bola. Perawatan ini sama halnya seperti toner.

17. Mengangkat Kotoran Yang Menempel Pada Kulit
Wajah (terutama) dan kulit tubuh lain tidak bisa dipisahkan oleh debu jalanan, tugas Anda sebagai pemiliknya adalah merawatnya agar tetap bersih dan sehat. Cobalah membuat masker dari buah apel yang telah dimasukkan ke dalam lemari es selama satu jam atau lebih, kemudian balurkan pada seluruh kulit tubuh, terutama wajah.

18. Melindugi Kulit Dari Sinar Matahari
Terlalu sering terpapar teriknya sinar matahari dapat mengakibatkan kulit terbakar, kering, kusam bahkan mengalami pengelupasan. Untuk itu apabila Anda lebih sering bekerja di bawah terpaan matahari, mengolesi tubuh dengan pasta apel yang sudah dicampurkan dengan satu sendok teh gliserin dan pulp dan membiarkannya selama 15 menit dapat memberikan perlindungan lebih terhadap sinar ultraviolet.

19. Melindungi Kulit Kepala dan Rambut Agar Tetap Sehat
Apabila Anda sedang dihadapkan dengan masalah kesehatan rambut, sepertinya buah apek cocok dijadikan bahan perawatan untuk mengurus masalah terkait rambut seperi kerontokan, kepala kering, berketombe dan rambut beruban.

Selain itu perawatan rambut dengan apel juga mempercepat proses pertumbuhan rambut yang mengalami kebotakan, menghitamkan warna rambut serta memberikan kesan kilau menawan.

Bahan-bahan:
2 buah apel berukuran sedang, atau 4 apel berukuran sedang, sesuaikan dengan panjang rambut.
2 sdm cuka apel.
1 sdt jus lemon atau jeruk nipis.
1 sdt tepung jagung.

Cara Membuat Produk Perawatan Alami:
Belah apel, singkirkan bagian tengah, kemudian perut sampai halus ke dalam mangkuk.
Tambahkan 2 sdm cuka apel dan 1sdt jus lemon/jeruk nipis juga 1 sdm tepung jagung, aduk rata.
Balurkan pasta pel pada rambut dalam keadaan kering, tutup dengan shower cap, balut lagi dengan handuk, diamkan selama 30 menit.
Jika sudah, bilas rambut dengan air hangat, kemudian keramas dengan menggunakan shampo.
Perawatan ini bisa Anda lakukan seminggu sekali.

Perlu Anda ketahui pula bahwa kandungan serat Pyrus Malus yang tersimpan di dalam buah apel biasa digunakan sebagai bahan pelengkap dalam berbagai produk perawatan rambut. Sebab, kandungan serat tersebut berguna untuk membersihkan kotoran dari kulit kepala serta rambut dan menyeimbangkan kadar pH dalam rambut.

Itulah berbagai macam manfaat buah apel baik untuk memelihara kesehatan tubuh dengan cara konsumsi mentah atau bentuk jus serta sebagai bahan untuk merawat kemulusan kulit dengan melakukan ritual atau perawatan dari bahan yang terbuat dari apel.

Susu Kedelai dan Manfaatnya

Minggu, 11 Agustus 2013

Susu kacang kedelai (lebih tepatnya adalah Sari kacang kedelai) (Hanzi: 豆漿; 豆奶) adalah semacam minuman yang dibuat dari kacang kedelai, dan disebut susu karena minuman ini berwarnaputih kekuningan mirip dengan susu.

Susu ini juga dikenal sebagai susu kedelai di Indonesia. Susu kacang kedelai lazim sebagai hidangan sarapan pagi bersama dengan penganan lainnya seperti youtiao.

Susu kacang memiliki komposisi yang mirip dengan susu: 3,5% protein, 2% lemak, serta 2,9% karbohidrat.

Menurut seorang ahli nutrisi, susu kacang kedelai bukanlah termasuk kategori susu, karena susu adalah cairan yang hanya diproduksi oleh kelenjar susu pada mamalia dan manusia.[1]

ASAL MULA
Susu kacang kedelai yang terkadang disebut susu kedelai atau susu kacang telah ada di Tiongkok selama ribuan tahun, tepatnya 1900 tahun lalu. Tercatat bahwa Raja Huainan, Liu An dari Dinasti Hankarena sang ibu sakit tak dapat mengunyah makanan keras, Liu An kemudian menggiling kacang kuning yang telah direndam selama beberapa waktu menjadi cairan yang kemudian dikenal sebagai susu kacang.

Penyakit sang ibu kemudian berangsur membaik menyebabkan susu kacang kemudian menyebar luas ke masyarakat. Susu kacang menjadi minuman umum di dalam kebudayaan Tionghoa karena cocok diminum sepanjang tahun.

MANFAAT SUSU KEDELAI
Susu kacang dipercaya memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan:[2]

Antioksidan
Kedelai mengandung senyawa yang disebut isoflavon, di mana bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan. Senyawa ini bertanggung jawab untuk memperbaiki sel dan mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh polusi, sinar matahari dan proses tubuh yang normal.
Mengurangi resiko penyakit jantung
Protein dan isoflavon hadir dalam kedelai, membantu dalam mengurangi kolesterol LDL (kolesterol "jahat") serta penurunan kemungkinan pembekuan darah. Hal ini pada gilirannya, mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Penelitian menunjukkan, konsumsi susu yang mengandung 25 gram protein kedelai selama sembilan minggu mengakibatkan penurunan 5% kolesterol LDL rata-rata.
Mencegah kanker
Isoflavon bertindak sebagai agen antikanker yang melawan sel-sel kanker. Melindungi tubuh dari kanker hormon seperti itu dari rahim, payudara dan prostat.

Membalikkan efek endometriosis
Kedelai membantu dalam menunda aksi estrogen alami tubuh, yang bertanggung jawab untuk mengurangi atau mencegah rasa sakit selama periode menstruasi (perdarahan berat) dan gejala lainnya pada wanita.

Mencegah osteoporosis
Protein kedelai membantu dalam penyerapan yang lebih baik kalsium dalam tulang. Isoflavon yang hadir dalam makanan kedelai berfungsi untuk memperlambat kehilangan tulang dan menghambat kerusakan tulang yang pada gilirannya mencegah osteoporosis.

Mengatasi gejala menopause
Kandungan isoflavon pada kedelai membantu untuk mengatur estrogen. Penelitian telah menemukan bahwa isoflavon kedelai dapat mengurangi rasa panas pada badan (hot flushes) pada wanita menopause.

Memberi efek baik untuk diabetes dan sakit ginjal
Protein dan serat yang larut dalam kedelai, mengatur kadar glukosa darah dan filtrasi ginjal, dengan demikian mengendalikan diabetes dan penyakit ginjal.

Menjaga berat badan
Kandungan serat yang tinggi pada kedelai sebagai alat untuk manajemen (mengatur) berat badan. Ini adalah indeks glisemik rendah (GI) makanan yang mengatur gula darah dan fluktuasi insulin. Sehingga dapat membantu mengontrol rasa lapar. Hal ini akan sangat membantu Anda dalam proses penurunan berat badan.


Apakah Cuka Apel Itu?

Minggu, 07 Juli 2013

Cuka apel merupakan minuman kesehatan yang diperoleh dari hasil fermentasi buah apel asli jenis Anna. Buah apel yang difermentasikan dalam bentuk cairan cuka apel memiliki manfaat dan fungsi yang sangat baik bagi kesehatan dan pemeliharaan tubuh secara menyeluruh.

Penyajian buah apel dalam bentuk cuka apel semakin besar tanpa mengurangi rasa dan unsur vitamin penting dalam buah apel yang difermentasikan terutama pada kandungan enzim dan asam amino.

Cuka apel yang juga mengandung asam asetat yang membantu membunuh bakteri dan jamur yang bersarang pada saluran pencernaan, sehingga membantu proses pencernaan menjadi lebih optimal dan penyerapan nutrisi makanan oleh usus.

Selain itu, cuka apel juga mengandung pektin yang merupkan jenis serat yang baik yang mudah larut dalam air, sehingga membantu penyerapan air, lemak, racun dan kolesterol dari saluran pencernaan dan membuang sisa makanan dan zat yang tidak dibutuhkan keluar dari tubuh.

Secara umum buah apel sendiri memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh dan kesahatan serta buah yang dapat dijadikan sebagai penangkal dari risiko kanker, yakni :

  • Menurunkan dan mengendalikan kadar kolesterol dalam darah
  • Menurunkan tekanan darah tinggi
  • Menstabilkan kadar gula darah
  • Mengurangi nafsu makan berlebih (terutama bagi mereka yang dalam program diet, karena kandungan serat dalam apel mampu memberikan efek mengenyangkan lebih lama)
  • Membunuh bakteri, virus penghambat sistem metabolisme tubuh terhadap saluran pencernaan
  • Menjaga organ kerja dan fungsi usus sebagai penyerapan sari nutrisi makanan
  • Meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menekan produksi kolesterol jahat (LDL)
  • Memperlancar dan mengoptimalkan sistem pencernaan
  • Mempertahankan kesehatan urat syaraf
  • Sebagai antikanker
  • Sebagai obat penyakit jantung dan mampu menjaga fungsi organ jantung
  • Sebagai suplemen atau multivitamin yang sangat baik bagi kesehatan kulit, rambut dan kuku
  • Mengobati dan mencegah sembelit atua konstipasi
  • Serta mencegah risiko kanker usus
Manfaat lainnya dari buah apel:
  1. Zat phloridzin yang dapat memperkuat tulang terutama pada mereka yang mengalami sindrom atau gejala dari osteoporosis terutama pada wanita yang cepat memasuki masa menopause sangat membutuhkan jenis zat ini untuk memperkuat tulang tubuh dengan mengkonsumsi minimal 1-2 buah apel setiap harinya.
  2. Apel yang dibuat jus juga disarankan dikonsumsi oleh mereka yang memiliki penyakit diabetes mellitus untuk menekan produksi dari insulin yang berlebih penyebab dari penyakit diabetes mellitus mudah meningkat. Selain itu jus apel juga dapat membantu mengendalikan kadar gula dalam darah.
  3. Menurut sebuah penelitian di Rusia dengan mengkonsumsi jus apel setiap harinya mampu mencegah dan meringankan penyakit asma terutama pada anak-anak.
  4. Kandungan zat quercetin membantu melindungi otak dari radikal bebas serta mencegah dari penyakit Alzheimer yakni penyakit kemerosotan fungsi otak.
  5. Apel juga merupakan bagian dari menu sehat untuk mereka yang dalam program diet dan menurunkan berat badan berlebih. Kandungan tinggi serat alami mampu memberikan rasa kenyang lebih lama dan menunda rasa lapar datang lebih awal.
  6. Konsumsi apel setiap harinya juga dapat membantu mengurangi risiko dari penyakit kanker usus sebanyak 45 %.
  7. Selain melindungi usus pada saluran pencernaan, apel juga dapat mencegah dari risiko penyakit kanker hati dan meningkatkan kemampuan fungsi hati untuk menetralisir dan membuang racun dalam organ hati.
  8. Membantu pencegahan dari penyakit kanker paru-paru dan meringankan penderita dari kanker paru-paru sebanyak 50 % terutama yang disebabkan oleh rokok.

Kenali Tanda-Tanda Stroke Maut & Solusinya

Selasa, 31 Januari 2012

Ade Namnung Meninggal,  Karena Stroke

Ramon Tommy Bens dan Ade Namnung ketika sakit
STROKE telah merenggut nyawa pelawak ternama Ade Namnung. Kenapa seseorang bisa terkena stroke dan bagaimana terhindar dari penyakit ini?

Menurut Dr Miriam Stoppard, stroke disebut juga cerebrovascular accident (CVA) diakibatkan oleh kerusakan bagian otak karena aliran darah yang tersumbat. Aliran darah ke otak dapat terganggu akibat penyumbatan (trombosit atau embolisme) atau kebocoran (perdarahan) salah satu arteri di otak. CVA lebih sering terjadi pada pengidap darah tinggi, diabetes, dan kadar kolesterol tinggi.


“Orang dengan denyut jantung yang tidak teratur (fibrilasi atrium) juga lebih rawan terserang stroke. Setelah stroke, bagian otak yang terserang tidak lagi berfungsi dan perawatan medis darurat dibutuhkan,” ulasnya, seperti dilansir dalam bukunya berjudul “Panduan Kesehatan Keluarga”.

Apa yang terjadi?

Biasanya tidak ada tanda-tanda stroke akan terjadi, dan kalaupun ada, hanya sedikit. Penderita stroke harus cepat-cepat dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa dan ditangani agar kerusakan otak permanen dapat dicegah. Efek pasca-stroke berbeda-beda, bergantung pada letak dan tingkat kerusakan. Efeknya berkisar dari gejala sementara yang ringan, misalnya kehilangan penglihatan, sampai cacat seumur hidup atau koma dan kematian pada sebagian orang apabila stroke menyebabkan kerusakan otak yang luas. Jika gejalanya hilang dalam waktu 24 jam, kondisi ini dikenal sebagai serangan iskemik sementara (transient ischaemic attack (TIA), yang merupakan tanda peringatan stroke yang mungkin akan terjadi.

Apa penyebabnya?

  • Sekitar separuh dari semua troke terjadi ketika gumpalan darah terbentuk dalam arteri otak. Proses ini disebut trombosis serubrum.
  • Embolisme serubrum terjadi ketika fragmen gumpalan darah yang telah terbentuk di bagian tubuh lain, misalnya di jantung atau arteri utama di leher, terbawa dalam darah dan tersangkut di arteri yang memasok otak. Hampir sepertiga dari semua stroke disebabkan oleh embolisme serebrum.
  • Perdarahan serebrum, yang menyebabkan sekitar seperlima dari semua stroke terjadi ketika arteri yang mengaliri otak pecah dan darah merembes keluar menuju otak.
  • Gumpalan darah yang menyebabkan trombosit serebrum dan embolisme serebrum lebih mungkin terbentuk dalam arteri yang telah rusak akibat aterosklerosis, kondisi berupa penumpukan lemak (ateroma) pada dinding arteri. Faktor-faktor yang meningkatkan ateroskleoris adalah pola makan tinggi lemak, merokok, diabetes melitus, dan peningkatan kadar kolesterol darah.

Apa risikonya?
  • Risiko embolisme, trombosit, atau perdarahan serebrum meningkat akibat tekanan darah tinggi  yang diperiksa dan ditangani segera.
  • Embolisme serebrum mungkin merupakan komplikasi gangguan jantung seperti kelainan ritme jantung, kelainan katup jantung, dan serangan jantung yang belum lama terjadi, yang semuanya dapat menyebabkan pembentukan gumpalan darah di jantung.
  • Anemia sel bulan sabit atau abnormalitas sel darah merah, juga meningkatkan risiko trombosis serebrum karena sel darah abnormal cenderung menggumpal dan menyumbat pembuluh darah.
  • Kondisi yang lebih jarang terjadi adalah trombosis karena penyempitan dan arteri yang mengalir ke otak akibat peradangan dalam kelainan autoimun, misalnya poliarteritis nodosa, yaitu penyerapan jaringan tubuh yang sehat oleh sistem kekebalan tubuh itu sendiri.

Apa gejalanya?
  • Pada kebanyakan orang, gejala stroke berkembang cepat dalam hitungan detik atau menit. Gejala tepatnya bergantung pada daerah otak yang terserang. Gejala stroke berupa:
  • Rasa lemas dan ketidakmampuan menggerakkan salah satu sisi tubuh.
  • Mati rasa pada salah satu sisi tubuh.
  • Tremor, kikuk, atau kehilangan kontrol gerakan halus.
  • Gangguan penglihatan, misalnya satu mata yang tidak dapat melihat.
  • Bicara tidak jelas.
  • Kesulitan menemukan kata-kata dan memahami omongan orang lain.
  • Muntah-muntah, vertigo, dan kesulitan menjaga keseimbangan.
  • Stroke berat dapat menyebabkan penderita tidak sadar dan mengalami koma, bahkan meninggal dunia.

Bagaimana mendiagnosisnya?
  • Jika Anda mencurigai seseorang terkena stroke, bawalah dia cepat-cepat ke rumah sakit untuk menemukan penyebabnya dan memulai penanganan.
  • Pencitraan otak, misalnya computerized tomography (CT) scan atau MRI dapat dilakukan untuk mencari tahu apakah stroke disebabkan oleh perdarahan atau penyumbatan pembuluh darah.
(tty)

Konsultasi Pengobatan
HIV/AIDS dan Kecanduan Narkoba
Hotline: 087878821248 
SMS (021)9346.1965 - 081385386583

Pasang Iklan Anda Di Sini!

OpenStage at Cibitung

 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2014. Comedy Store Indonesia - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger