Hotline: 081.385.386.583 - 0882.9685.0453 - 0895.6131.08911

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

15 Manfaat Daun Pepaya

Rabu, 01 April 2015

Pepaya, tanaman seperti pohon tropis, pada awalnya dibudidayakan di Meksiko dan dapat tumbuh lebih dari 30 meter. Tanaman pepaya merupakan buah serbaguna yang baik di makan saat matang dan mentah.

Menurut “Pepaya Medicine Tree,” seluruh bagian tanaman pepaya baik akar, daun dan buah menawarkan nilai obat.

Daun pepaya muda dimakan seperti sayur dalam beberapa masakan khas Indonesia. Dan air rebusan daun pepaya, juga memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan dan kecantikan, seperti berikut 1), apa saja manfaat daun pepaya ? Sebelumnya kita bahas dulu kandungan gizinya.

Kandungan gizi daun pepaya
Vitamin B, A, C, D, E
Kalsium

Kandungan vitamin ini sangat penting untuk kesehatan kardiovaskular, mencegah terjadinya kanker, dan sebagai antioksidan yang membantu mencegah radikal bebas.
Manfaat Daun Pepaya

Daun pepaya memiliki kandungan zat baik yang berlimpah. Maka dari itu, bagi yang kurang menyukai rasanya dapat mempertimbangkan manfaat daun pepaya bagi tubuh pada ulasan ini, 2)

1. Sifat anti kanker
Menurut penelitian yang dilakukan oleh jurnal Ethnopharmacology, jus daun pepaya mengandung enzim tertentu yang memiliki sifat melawan kanker terhadap berbagai tumor seperti kanker leher rahim, kanker payudara, kanker hati, kanker paru-paru dan kanker pankreas tanpa efek toksik pada tubuh. Hal ini membuat ekstrak daun pepaya ini, sering direkomendasikan sebagai bagian dari kemoterapi di beberapa bagian penduduk dunia. Dengan mengatur T-sel, ekstrak daun pepaya meningkatkan respon sistem kekebalan terhadap kanker. Daun yang terasa pahit, memang banyak mengandung zat anti kanker, yang juga ditemui pada manfaat daun binahong.

2. Menghambat Pertumbuhan Bakteri
Jus daun pepaya mengandung lebih dari 50 bahan aktif termasuk senyawa karpain yang menghambat pertumbuhan mikroorganisme seperti jamur, cacing, parasit, bakteri serta berbagai bentuk sel kanker. Hal ini membuat daun pepaya dimanfaatkan sebagai pengobatan herbal untuk menghilangkan cacing di usus karena mengandung tannin. Zat tannin ini akan melindungi usus dari infeksi ulang pada lapisan dinding usus, sehingga cacing di usus tidak dapat menempel. Dengan demikian, daun pepaya secara efektif akan menekan penyebab terjadinya sakit tifus.

3. Meningkatkan Imunitas Tubuh
Manfaat lain yang menakjubkan dari jus daun pepaya adalah kemampuannya untuk melawan infeksi virus seperti virus flu biasa. Daun pepaya akan secara alami melakukan regenerasi sel darah putih dan trombosit. Daun pepaya mengandung lebih dari 50 bahan termasuk vitamin A, C dan E yang mendukung sistem kekebalan tubuh.

4. Anti Malaria
Daun Pepaya telah ditemukan memiliki sifat anti malaria juga. Dengan demikian, jus daun pepaya sering digunakan di beberapa bagian dunia sebagai profilaksis untuk mencegah malaria di daerah endemis tertentu.

5. Pencegahan Demam Berdarah
Demam Berdarah Dengue adalah penyakit mematikan yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes. Penyakit ini bisa berakibat fatal, namun sejauh ini tidak ada obat khusus telah dirumuskan untuk penyakit ini. Penghilang rasa sakit seperti aspirin dan ibuprofen memiliki efek samping tersendiri.

Jus daun pepaya adalah metode tradisional untuk menyembuhkan demam berdarah tanpa masalah efek samping. Penelitian ilmiah dan beberapa studi kasus telah menunjukkan bahwa ekstra daun pepaya mengandung enzim papain meningkatkan trombosit. Perusahaan farmasi sudah menggunakan persiapan ekstrak daun pepaya dalam bentuk kapsul dan formula cair. Para dokter merekomendasikan mengambil 20 sampai 25 ml jus ini dua kali sehari selama seminggu untuk hasil yang cepat.

6. Mengurangi Nyeri Haid
Para wanita sejak dahulu memanfaatkan daun pepaya untuk permasalahan ini. Jus daun pepaya sangat efektif untuk mengurangi nyeri haid. Caranya dengan merebus beberapa ambil 1 daun pepaya, tambahkan asam jawa dan garam, campur dengan segelas air dan didihkan. Minumlah ramuan ini pada saat datang bulan.

7. Membantu Pencernaan
Enzim papain dalam daun pepaya membantu dalam pencernaan protein dan berguna untuk mengobati gangguan pencernaan, menurut buku “The Complete Herbal Panduan: A Natural Approach to Healing the Body.” Rebusan daun pepaya dapat mengurangi mulas dan perangsang nafsu makan. Daun pepaya juga dapat membantu mencerna gluten protein gandum, yang terjadi bagi sebagian orang, yang dikenal sebagai penyakit celiac.

8. Membantu Penyakit Pembesaran Prostat
Daun pepaya dapat membantu anda yang mengalami permasalahan pembesaran prostat jinak, selain itu daun ini juga dapat membantu menggurangi berbagai masalah terkait pembesaran prostat seperti masalah lesi dubur.

9. Daun Pepaya dapat Mengatasi Jerawat
Anda mungkin baru mendengar bahwa daun pepaya dapat mengobati Jerawat membandel. Cobalah, ini akan sangat efektif bagi anda yang mengalami masalah jerawat.

Cara Penggunaan :
Ambil daun pepaya muda
Keringkan daun tersebut.
Blender dengan air secukupnya untuk dibuat seperti pasta.
Ambil pasta yang telah jadi dan gunakan sebagai maskter.
Biarkan kering dalam 10-30 menit,
Cuci dan bilas bersih.

10. Meningkatkan Trombosit
Daun pepaya sangat penting untuk membantu meningkatkan jumlah trombosit bagi anda yang mengalami masalah dengan rendahnya trombosit. Penelitian di seluruh dunia telah mengungkapkan bahwa daun ‘pahit’ pepaya sangat efektif dalam meningkatkan jumlah trombosit secara cepat. Terutama untuk kasus kekurangan vitamin, sedang kemoterapi, demam berdarah dan banyak lagi.

11. Mencegah Katarak
Daun pepaya sangat penting untuk mencegah penyakit katarak.

12. Emfisema
Daun pepaya banyak mengandung vitamin D yang dapat mencegah terjadinya penyakit emfisema yang berhubungan dengan paru paru.

Daun Pepaya Untuk Kecantikan
Khasiat buah pepaya memang diketahui sangat bagus untuk kulit dan telah tergabung dalam produk perawatan kulit untuk memberikan kulit yang sehat dan bercahaya. Selain itu pepaya sering digunakan dalam sejumlah formulasi perawatan rambut untuk shamp atau kondisioner, berikut ini beberapa diantaranya :

Agen pembersih kulit – Hal ini dapat dikaitkan dengan adanya senyawa karpain yang menghambat mikroorganisme dan racun lainnya. Sehingga membuat kulit lebih bersih dan memberikan perlindungan terhadap masalah kulit seperti jerawat, bintik-bintik dan noda.
Kondisioner Alami – ekstrak daun pepaya sering digunakan sebagai kondisioner bersama dengan bahan lain seperti santan danmanfaat madu untuk rambut yang berkilau. Kondisioner alami ini akan mmebuat rambut lebih bernyawa dan melembutkan rambut kasar yang sulit diatur.
Menghilangkan ketombe – Ekstrak daun pepaya terutama digunakan sebagai bahan pembuatan sampo anti ketombe yang bertujuan untuk mengendalikan produksi serpihan ketombe. Senyawa karpain ini, efektif dalam menghilangkan kotoran dan minyak serta bahan kimia untuk rambut tanpa efek samping.

Tips Menghilangkan Rasa Pahit Daun Pepaya
Masih banyak orang yang memang tidak menyukai dengan rasa pahit daun pepaya, namun dengan tips berikut ini manfaat daun pepaya dapat diperoleh dengan menghilangkan rasa pahit yang terkandung pada daun pepaya. Daun pepaya yang sudah dibersihkan direbus dengan beberapa lembar daun jambu biji, kemudian setelah direbus dapat dibilas denga air dan diolah sesuai resep. Dengan cari lain yang lebih simpel, dapat direbus saja dengan garam sampai layu dan kemudian di bilas lagi dengan air dan rebus lagi sampai matang untuk dapat diolah untuk berbagai masakan.

Mudah bukan tipsnya? Jadi jangan takut untuk mengkonsumsi daun pepaya. Selamat mencoba..

Apakah Daun Pepaya dan Khasiatnya?

Senin, 09 Maret 2015

Daun pepaya merupakan salah satu jenis sayuran yang diolah pada saat masih muda menjadi makanan yang lezat dan bergizi tinggi.[1]

Disamping dapat diolah menjadi makanan yang lezat, daun pepaya dapat pula dijadikanobat untuk beberapa jenis penyakit.[2]

Helaian daun pepaya berbentuk menyerupai tangan manusia.[2] Apabila daun pepaya dilipat tepat di tengah, maka akan nampak bahwa daun pepaya berbentuk simetris.[2]

Kandungan Gizi
Daun pepaya memiliki kandungan gizi yang cukup beragam diantaranya vitamin A 18250 SI, vitamin B1 0,15 miligram per 100 gram, vitamin C 140 miligram per 100 gram daun pepaya, kalori 79 kal per 100 gram, protein 8,0 gram per 100 gram, lemak 2,0 gram per 100 gram, hidrat arang/karbohidrat 11,9 gram per 100 gram, kalsium 353 miligram per 100 gram, dan air 75,4 gram per 100 gram.[2] Daun pepaya juga mengandung carposide yang dapat berfungsi sebagai obat cacing.[2] Daun pepaya mengandung zat papain yang tinggi sehingga menjadikan rasanya pahit, namun zat ini justru bersifat stomakik yaitu dapat meningkatkan nafsu makan.[3]

Daun Pepaya yang bercita rasa pahit ini dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit, diantaranya:
  • Batu Ginjal, caranya beberapa lembar daun pepaya dicuci bersih lalu direbus, kemudian air rebusan tersebut diminum dan diakhiri dengan meminum air kelapa muda (namun, bagi yang mengidap hipertensi tidak diperkenankan menggunakan metode ini).[2]
  • Malnutrisi (gejala kekurangan gizi pada balita), caranya daun pepaya ditumbuk bersama daun dadap serep, dan kapur sirih kemudian dipergunakan sebagai bedak dan dioleskan pada perut si penderita.[2]
  • Sakit perut pada waktu haid, caranya 1 lembar daun pepaya ditumbuk bersama dengan buah asam dan garam lalu ditambahkan air masak, campuran tersebut kemudian diperas, disaring dan diminum pada saat haid.[2]
  • Disentri, caranya 2 lembar daun pepaya direbus dalam 1 liter air bersama dengan 1 sendok teh bubuk kopi, lalu disaring dan diminum satu cangkir per hari.[2]
  • Diare, caranya daun pepaya direbus bersama dengan minyak kelapa, lalu daun pepaya yang layu tersebut ditempelkan pada perut penderita.[2]
  • Membasmi cacing perut, caranya daun pepaya direbus dalam 2 gelas air bersama dengan adas pulowaras sampai mendidih, lalu air rebusan tersebut disaring dan diminum setiap malam sebelum tidur.[2]
  • Mengatasi keputihan, caranya 1 daun pepaya yang telah dicuci bersih direbus dalam 1,5 liter air bersama 50 gram akar alang-alang dan pulasari, kemudian air rebusan tersebut disaring dan diminum setiap hari satu kali.[4]
  • Mengatasi jerawat, caranya 2-3 helai daun pepaya yang sudah tua dijemur kemudian dihaluskan dan ditambahkan air kemudian sari daun pepaya tersebut dioleskan pada bagian yang berjerawat.[4]
  • Mengatasi noda hitam di wajah, caranya daun pepaya dihaluskan dengan cara ditumbuk ataupun diblender dan ditambah air, kemudian air sari daun pepaya tersebut dicampurkan dengan masker dan dioleskan pada wajah, setelah 15 menit wajah dibasuh dengan air hangat sampai bersih.[4]
Pengolahan Daun Pepaya
Rasa pahit pada daun pepaya dapat dihilangkan dengan cara merebus daun pepaya bersama dengan daun jambu klutuk/jambu biji, dan daun singkong dengan perbandingan 200 gram daun pepaya, 200 gram daun singkong dan 50 gram daun jambu biji.[5]

Daun pepaya dapat diolah menjadi tumis daun pepaya, daun yang baik untuk ditumis adalah yang berasal dari pohon jantan.[5]

Di Jawa Barat, hampir semua hidangan disajikan dengan lalapan.[3] Lalapanadalah segala jenis sayuran yang dikonsumsi ketika masih mentah, tanpa dimasak cukup dicuci sampai bersih.[3]

Pucuk daun pepaya merupakan salah satu pilihan lalapan di Jawa Barat.[3]

Di Daerah Istimewa Yogyakarta dikenal makanan bercita rasa gurih sedikit pedas yang bernama buntil yaitu sayur yang terbuat dari daun pepaya muda yang digulung dan didalamnya berisi parutan kelapa dengan tambahan ikan, udang dan bumbu-bumbu yang lain.[6]

Dari Indonesia timur tepatnya Maluku, terdapat makanan khas yaitu tumis bunga pepaya, di dalam masakan ini bunga pepaya ditumis bersama daun pepaya dan ikan asin/teri goreng dan disajikan dengan singkong rebus.[7]

Tak jauh dari Maluku, di Sulawesi Timur daun pepaya diolah bersama bunga pepaya, daun kemangi, daun melinjo dan ikan cakalang menjadi garo bunga pepaya.[8]

Manfaat Lain
Daun pepaya dapat dimanfaatkan sebagai pakan untuk ikan bawal yang sedang dalam tahap pembesaran, daun yang masih segar sebaiknya dilayukan terlebih dahulu sebelum diumpankan pada ikan untuk mengurangi kandungan air di dalamnya.[9]

Bahan aktif papain dalam daun pepaya dapat digunakan untuk membuat pestisida nabati, caranya 1 kg daun pepaya dirajang lalu direndam dalam 10 liter air yang dicampur dengan 2 sendok makan minyak tanah, dan 50 gram detergen selama semalam.[10]

Setelah semua bahan didiamkan selama 1 malam, pestisida nabati siap disemprotkan pada area pertanaman yang diserang ulat dan hama penghisap.[10]

sumber : wikipedia

DR. OZ Resep Olahan Buah Pepaya

Kamis, 25 September 2014

DR. OZ Resep Olahan Buah Pepaya- Ya pemirsa dr. Oz Indonesia kali ini bersama dr cantik yaitu dr. Reisa Broto Asmoro akan berbagi tips tentang pepaya. Juga ditemani bintang tamu Ardina Rasti. Tips pengolahan pepaya ini berkaitan dengan email yang masuk ke tim dr oz indonesia. Yuk kita langsung saja baca email dari tekisuteki@gmail.com tentang cara mengolah pepaya dan resep sehat olahan buah

Pasang Iklan Anda Di Sini!

OpenStage at Cibitung

 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2014. Comedy Store Indonesia - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger