Hotline: 081.385.386.583 - 0882.9685.0453 - 0895.6131.08911

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Ternyata MINYAK KELAPA Bisa Jadi Obat HIV/AIDS

Senin, 26 Januari 2015

Di Panama, Amerika Tengah, orang diketahui MEMINUM minyak kelapa dari gelas untuk membantu mereka mengatasi rasa nyeri. Mereka telah belajar dari generasi ke generasi bahwa mengonsumsi minyak kelapa mempercepat pemulihan dari penyakit.
Ternyata ada mafia terselubung yang tidak kita sadari kawan. Isinya mengenai mafia obat-obatan yang memanfaatkan ketakutan manusia pada HIV/AIDS.

Para mafia ini terlihat mencuci otak dengan mendikte bahwa AIDS itu tidak bisa disembuhkan, sehingga ODHA karena tidak tau apa-apa jadinya manggut-manggut aja dengan saran dokternya. Mau gak mau segala macam obat dibeli, yang ternyata menjadi industri besar bagi para mafia obat-obatan ini.

Setelah membaca artikel ini paradigma kita mungkin akan berubah bahwa dokter itu bukan penganalisa penyakit tapi sales obat-obatan. Kalau kita googling menggunakan key "Menguak Mafia Kesehatan Kasus HIV/AIDS" banyak artikel seperti ini yang akan muncul. Mudah - mudahan bukan repost Gan. Nama penulisnya ada di paling bawah, disertai juga testimoni para ODHA yang sudah menyadari bahwa AIDS bisa disembuhkan...

Di seluruh dunia, para ODHA (Orang dengan HIVAIDS) yang sembuh dari AIDS sudah sangat banyak jumlahnya. Kesembuhan mereka adalah bukti nyata bahwa AIDS bukanlah penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Bahkan, mereka mendapatkan kesembuhan bukan karena obat-obatan kimia, tapi karena perbaikan nutrisi dan obat alami.

Namun, bertolak belakang dengan realita kesembuhan yang makin banyak di seluruh dunia, komunitas medis konvensional dan media massa umum, tetap saja memberitakan informasi bahwa AIDS merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan dan ODHA berkewajiban untuk mengonsumsi ARV seumur hidup mereka.

Kali ini saya akan menguak sedikit rahasia tentang adanya mafia kesehatan kasus HIV/AIDS, dimana para mafia terus “mencuci otak” masyarakat dan praktisi medis untuk percaya bahwa AIDS tidak bisa disembuhkan dan satu-satunya obat yang bisa diandalkan HANYALAH ARV. Dengan kepercayaan seperti ini, mereka mendapatkan uang yang sangat banyak dari repeat order SEUMUR HIDUP para ODHA, terlebih repeat order tersebut adalah dari seluruh dunia.

Jika banyak masyarakat dan praktisi medis tahu bahwa AIDS bisa disembuhkan dan obat alamilah satu-satunya pengobatan yang dapat diandalkan (bahkan tanpa efek samping), maka para mafia ini akan kehilangan pendapatan terbesarnya, karena masyarakat dunia stop menjadi “langganan setia mereka”.

KESAKSIAN PARA ODHA TANPA ARV
Norman Sartor, Kanada
Nama saya Norman Sartor. Saya dulu didiagnosa dengan gejala AIDS di bulan Desember 1995 dimana CD4 saya adalah 51. Pada saat itu tidak ada test viral load dan di bulan Februari 1996, saya mulai memakai AZT, satu-satunya perawatan resmi dari Health Canada. Kemudian selama Lebih dari 10 tahun, saya mendapat ARV yang meliputi AZT, 3TC, Saquinavir, Zerit, Norvir, Viracept, Sustiva, Fuzeon, Viread and Kaletra.

Celexa, Septra, Marinol, Bactrum, Losec, Teveten, Pariet, Crestor, Lipitor, Welbutrin, Prozac, Hydrochlorothiazide dan Lorazepam, diresepkan ke saya untuk mengatasi efek samping yang ada yaitu berat badan turun, sariawan, keringat dingin di malam hari, jamur kuku, lipoatrophy, ruam saraf, dan anemia. Gejala fisik dan psikologis lainnya juga muncul.

Dengan Fuzeon, saya selalu mendapat suntikan 2 kali sehari, dan sesudah 10 tahun memakai ARV dan obat untuk lipoatrophy, lemak tubuh saya bertambah. Berulang-ulang muncul gejala ISR seperti kulit merah, pembengkakan, dan kulit mengeras. Saya berpartisipasi dalam uji klinis di bulan May 2005 yang disponsori oleh Canadian Immunodeficiency Research Collaborative untuk mengevaluasi penggunaan alat suntik Biojector CO2 dibandingkan penggunaan jarum hypodermic standar. Lagi-lagi gejala ISR tetap muncul. Obat yang dipakai bersamaan dengan Fuzeon adalah Kaletra, Viread dan 3TC.

Setelah bertahun-tahun meneliti HIV/AIDS, nutrisi, dan satu dekade memakai ARV, pil-pil, serum, jarum suntik dan tembakan CO2, dan di atas semua itu, yaitu mengalami berbagai efek samping obat-obatan, kecuali kematian, saya pun akhirnya berhenti dari obat-obatan pada tanggal 16 Mei 2006. Mulai dari Agustus 2006 sampai dengan Januari 2007, terdapat penurunan 49% untuk viral load dan peningkatan 38% untuk sel CD4. Saat ini saya sudah lebih dari 1 tahun tanpa obat-obatan dan selama 1 tahun tersebut bisa menghemat $50.000 untuk biaya pengobatan karena hanya untuk Fuzeon saja bisa menghabiskan $2.650/bulan.

Saya pun beralih ke suplemen bulanan yaitu Selenium, NAC, Tryptophan dan L-Glutamine dengan biaya $100-$120. Hasil positif yang saya capai bukanlah suatu hal yang unik karena banyak ODHA berhasil hidup normal tanpa obat-obatan.

Pengukuran viral load dan CD4, penandaan test darah yang digunakan untuk akses kesehatan dan penentuan terapi, tidak dirancang untuk orang yang sehat. Dalam 1 dekade memakai terapi ARV dan obat-obatan kimia lainnya, saya tidak dalam keadaan sehat. Saya mengalami tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol tinggi, fungsi hati yang tidak normal, serangan osteoarthritis, duodenitis, peripheral neuropathy, nocturia, lipoatrophy, serta hepatitis B yang berkembang ke grade 2. Sekarang kebanyakan efek samping telah mereda dan baru pertama kali ini selama 10 tahun, hati saya berfungsi dengan normal. (Setelah berhenti dari ARV dan obat-obatan kimia) hepatitis B saya sekarang jadi kondisi pre-existing dan tetap terkontrol dengan pola makan yang benar.

Made, Bali 
Di bulan September 2010, setelah mendapat informasi penyembuhan AIDS dari Healindonesia, saya mencoba terapi herbal dengan memakai jamu tetes. Tiga bulan sebelumnya dinyatakan positif HIV dengan gejala TBC dan mulai memakai ARV lewat 2 bulan sesudah pengobatan TBC.

Mempertimbangkan dampak efek samping ARV, saya lebih memilih terapi herbal saja. Walaupun dengan diagnosa positif HIV dan TBC, kondisi fisik saya sendiri sebenarnya normal dan nafsu makan juga bagus. Saya sama sekali tidak memperlihatkan gejala-gejala seperti orang sakit pada umumnya.

Sampai sekarang, saya hanya rutin memakai herbal untuk menjaga kesehatan saya dan telah terbukti bahwa tanpa ARV saya baik-baik saja layaknya orang normal.

Test HIV yang Tidak Akurat
Test ELISA dan Western Blot yang pada umumnya dipakai untuk mendiagnosa infeksi HIV hanya bisa mendeteksi interaksi antara protein dan antibodi yang DIPERKIRAKAN berhubungan dengan HIV. Keduanya TIDAK BISA mendeteksi HIV itu sendiri, begitu juga dengan jenis test HIV lainnya.

Semua test antibodi HIV sangat tidak akurat. Satu alasan bagi ketidakakuratan tersebut adalah berbagai jenis virus, bakteri, dan antigen lainnya dapat menyebabkan sistem imun untuk membuat antibodi yang juga bereaksi sama dengan HIV.

Misal: ketika Anda sedang menderita atau baru saja sembuh dari flu, cacar, hepatitis, TBC, pneumonia, herpes, kanker, diare, dan lupus, hasil test HIV bisa keluar positif!

Banyak antibodi yang ditemukan di dalam tubuh orang-orang sehat dan normal dapat menyebabkan hasil yang positif pada test antibodi HIV. Produksi antibodi dalam tubuh manusia yang terjadi karena infeksi virus bisa tetap ada dalam tubuh selama bertahun-tahun walaupun sistem imun telah mengalahkan virus tersebut, dan bahkan bisa untuk seumur hidup antibodi tersebut tetap ada. Dengan demikian, orang-orang sehat yang tidak pernah terjangkit HIV bisa memiliki hasil test HIV yang positif secara konsisten selama bertahun-tahun atau bahkan untuk seumur hidup mereka.

Kehamilan juga bisa menimbulkan respon yang positif. Antibodi yang diproduksi tubuh sebagai reaksi perlawanan terhadap infeksi mycobacterium dan ragi yang terdapat pada 90% pasien AIDS, menimbulkan hasil test HIV positif yang salah . Di satu studi, 13% orang Indian Amazon yang tidak memiliki AIDS dan juga tidak pernah ada kontak dengan orang luar selain suku mereka sendiri ternyata juga bisa mendapatkan hasil test HIV positif. Di laporan lainnya, 50% sampel darah dari anjing-anjing yang sehat juga bereaksi positif pada test antibodi HIV.

Nah, jika Anda punya akses atau fasilitas test HIV, kenapa tidak “iseng” mencoba mengadakan test HIV ke 100 pasien di suatu rumahsakit atau tempat bersalin? Bisa jadi lebih dari 80% hasilnya positif HIV!

Orang Sehat juga Punya CD4 Rendah 
Para ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) dan praktisi medis sering memakai hasil test CD4 untuk mengukur tingkat kesehatan penderita HIV/AIDS. Standar batas normal CD4 yang diakui adalah 400-1400. Jika di bawah 400, seorang ODHA dinyatakan tidak sehat karena virus HIV mulai aktif menyerang. Terlebih lagi jika ada yang kadar CD4-nya di bawah 40, secara teori sudah sangat sakit dan dalam keadaan “bed rest”.

CD4 sebenarnya penanda bagi adanya kolesterol dan plak arteri, bukan penanda system imun. CD4 dan CD8 akan naik ketika kadar kolesterol naik. Pemberian nicotinamide (vitamin B3) bisa menurunkan CD4 karena nicotinamide bisa menetralkan kolesterol. Sel CD4 biasanya berkumpul di area yang ada plak arteri dan memberikan signal ke sel darah putih untuk datang dan melahap kolesterol.

Boleh dibilang, kadar kolesterol dalam darah Anda akan mempengaruhi jumlah sel T Anda. Sel T CD4 terlibat dalam hal perbaikan arteri. Jadi orang yang sehat CD4nya malah bisa rendah, sedangkan orang yang sakit CD4-nya bisa tinggi.

Jika Anda masih belum percaya dengan hal ini, kenapa tidak mencoba mengadakan test CD4 ke sekelompok orang sehat seperti misalnya para dokter, para pemuka agama, dan para olahragawan? Kenapa tidak menguji kebenaran tentang test CD4 ini ke 10 dokter yang secara fisik terlihat sehat, dengan berat badan ideal, tidak merokok, tidak minum alkohol dan juga sehat secara emosional? Kita lihat apakah CD4 mereka tinggi atau rendah?

Healindonesia, Dt Awan (Andreas Hermawan)


Demo anti penipuan HIV AIDS di USA sanaDemo anti penipuan HIV AIDS di USA sana

KEHEBATAN MINYAK KELAPA MURNI DALAM PENGOBATAN AIDS

Kelapa dan minyak kelapa digunakan dalam berbagai bentuk pengobatan tradisional. Yang paling
terkenal di antaranya adalah pengobatan Ayurveda di India. Di sini produk kelapa menempati posisi penting dan merupakan komponen esensial dalam beberapa jenis obat. Minyak kelapa dikenal karena khasiat penyembuhannya baik dalam Ayurveda maupun pengobatan rakyat di India untuk mengobati berbagai keadaan seperti luka bakar, luka, borok, jamur kulit, kutu, batu ginjal, dan disentri kolera.

Di Panama, Amerika Tengah, orang diketahui MEMINUM minyak kelapa dari gelas untuk membantu mereka mengatasi rasa nyeri. Mereka telah belajar dari generasi ke generasi bahwa mengkonsumsi minyak kelapa mempercepat pemulihan dari penyakit. Di Panama, Amerika Tengah, orang diketahui MEMINUM minyak kelapa dari gelas untuk membantu mereka mengatasi rasa nyeri.

Mereka telah belajar dari generasi ke generasi bahwa mengonsumsi minyak kelapa mempercepat pemulihan dari penyakit.

Di Jamaika, minyak kelapa dianggap sebagai tonik kesehatan yang baik bagi jantung. Di antara orang Polinesia, minyak kelapa sangat berharga melebihi semua tanaman lain dalam hal khasiat gizi dan kesehatannya. Khasiat penyembuhan oleh kelapa telah lama dikenal di budaya yang mengernbangkan tanaman ini. Hanya baru-baru ini lah manfaat ini mulai dikenal di seluruh dunia.

Tidak seperti lemak lainnya, minyak kelapa melindungi kita terhadap penyakit jantung, kanker, diabetes, dan penyakit degeneratif lainnya. Minyak ini mendukung dan menguatkan sistem kekebalan sehingga membantu tubuh menghalau serangan infeksi dan penyakit. Minyak ini unik dan berbeda dari minyak jenis lain karena mempercepat penurunan berat badan, yang membuatnya dikenal sebagai satu-satunya lemak rendah kalori di dunia.

MCFA dalam minyak kelapa memiliki efek antimikroba yang kuat yang dapat membunuh berbagai organisme penyebab infeksi, bahkan superkuman yang resisten terhadap obat. Minyak kelapa terbukti merupakan makanan super yang mudah dicerna dan digunakan sebagai zat gizi bagi tubuh. Penelitian medis danpengalaman klinis terus-menerus mengungkapkan kegunaan lain dari minyak ajaib ini.

Anda dapat mulai menikmati manfaat kelapa tanpa melakukan perubahan drastis dalam cara hidup
normal Anda. Sesungguhnya, memasukkan kelapa ke dalam hidup Anda dapat dilakukan hanya dengan tiga langkah sederhana:

  1. menggunakan minyak kelapa saat memasak dan menyingkirkan semua minyak nabati lain dari makanan Anda,
  2. makan kelapa dan produk kelapa sebagai bagian dari makanan secara teratur,
  3. mengoleskan minyak kelapa langsung pada kulit dan rambut agar dapat menyerap manfaat penyembuhannya langsung ke dalam tubuh.

“Minyak kelapa memiliki efek yang netral pada kolesterol darah, bahkan dalam keadaan di mana minyak kelapa merupakan satu-satunya sumber lemak,” lapor Dr. George Blackburn, seorang peneliti Harvard Medical School yang bersaksi di sidang dengar pendapat Kongres mengenai minyak tropis pada tanggal 21 Juni 1988.

“Minyak (tropis) ini telah dikonsumsi sebagai bagian yang substansial dari makanan di banyak populasi selama ribuan tahun tanpa adanya bukti efek berbahaya pada mereka,” ujar Mary G. Enig, Ph.D., seorang ahli lemak dan minyak dan mantan rekanan peneliti di University of Maryland. [178]

Minyak Kelapa Taklukkan HIV/AIDS
Di dalam bukunya: “Coconut Oil Miracle” (Keajaiban Minyak Kelapa) Dr. Bruce Fife melaporkan suatu kasus kesembuhan AIDS sebagai berikut. [152]

Pada bulan September 1996, pasien AIDS bernama Chris Dafoe dari Cloverdale, Indiana, melihat waktunya hampir habis. Ia mengalami penurunan berat badan drastic, kurang energy, dan merasa semakin buruk dari hari ke hari. Hal yang membuatnya merasa mendekati kematian adalah hasil laboratorium. Laporan tersebut menunjukkan muatan virus dalam tubuhnya mencapai lebih dari 600.000 – indikasi infeksi HIV yang membuas dan menjadi tanda bahwa waktu hidupnya tidak lama lagi.

Jadi ia mengatur pemakamannya, membayar semua biaya di muka. Akan tetapi, sebelum meninggal dunia, dan dengan sedikit tenaga tersisa, ia ingin melakukan liburan terakhir – liburan impian ke rimba Amerika Selatan. Ia terbang ke Republik Suriname dan mencari jalan menuju rimba, di mana ia tinggal sebentar bersama sekelompok orang Indian.

Selama tinggal di sana, ia makan makanan yang dimakan penduduk asli. Setiap hari ia disuguhi hidangan berupa kelapa matang yang disiapkan penduduk asli.

“Kepala Suku Indian memberitahu saya,” kata Dafoe, “bahwa mereka menggunakan kelapa sebagai bahan dasar semua obat. Mereka juga menggunakan santan dari bagian dalam kelapa dan juga menggunakan tanaman serta jamu dari hutan untuk membuat obat. Mereka makan kelapa matang setiap pagi untuk membantu mencegah penyakit.”

Selama tinggal di sana, kesehatan Dafoe berangsur-angsur membaik, kekuatan dan energinya meningkat, dan berat badannya naik 32 pound. Setelah pulang enam minggu kemudian ia menjalani pemeriksaan laboratorium berikutnya. Saat ini hasilnya menunjukkan muatan virus dalam tubuhnya telah turun drastic sampai kadar yang tidak terdeteksi. Virus HIV yang pernah membanjiri tubuhnya tidak lagi terukur.

Ia terus makan kelapa sebagai sebagai sarapan setiap pagi, mencampurnya dengan sereal hangat. Ia yakin bahwa hal tersebut membuat virus tetap terkendali dan memungkinkannya menikmati kesehatan yang baik.

Dengan semangat hidup ia berkata, “Saya merasa hebat. Saya memiliki lebih banyak energi dari sebelumnya.”

Tidak Semua Jenis Minyak dapat Menyembuhkan
Anda mungkin berpikir bahwa tidak mungkin minyak bisa dipakai untuk terapi. Bukankah minyak kelapa adalah lemak yang berpotensi menyumbat arteri, menambah kegemukan dan bisa mengakibatkan sakit jantung?

Tidak semua lemak adalah jahat. Lemak merupakan kolesterol, dan seperti yang Anda sering dengar di media massa, kolesterol terbagi menjadi dua, yaitu kolesterol jahat dan kolesterol baik. Begitu juga minyak kelapa, minyak kelapa murni adalah jenis lemak yang baik dan menyehatkan.

Semua lemak dalam istilah ilmu kimia disebut fats atau fatty acids dan kumpulan molekulnya disebut sebagai trigleserida. Setiap molekul trigleserida mengandung 3 molekul asam lemak.

Berdasarkan struktur kimiawinya, ada atau tidaknya ikatan ganda dalam molekul asam lemak yang terkandung dalam trigleserida, jenis lemak dapat dibagi menjadi 3 kelompok; yakni
(1) asam lemak jenuh (saturated fattyacid),
(2) asam lemak tak jenuh tunggal (mono-unsaturated fatty acid), dan
(3) asam lemak jenuh ganda (Poly-unsaturated fatty acid).

Lihat gambar berikut ini:
Saturated Fatty Acid (SFA = Asam Lemak Jenuh),
di mana semua atom karbon (C) telah diikat jenuh oleh atom hidrogen (Asam Stearik).

H H H H H H H H H H H H H H H H O
│ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ ║
H— C— C— C— C—C— C — C—C—C— C—C— C—C—C— C—C—C—O—H
│ │ │ │ │ │ ││ │ │ │ │ │ │ │ │
H H H H H H HH H H H H H H H H

Mono- Unsaturated Fatty Acid (MUFA = Asam Lemak Tak Jenuh Tunggal),
di mana satu pasang atom hidrogen diganti oleh 1 ikatan ganda (Asam Oleik).

H H H H H H H H H H H H H H H O
│ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ ║
H—C—C—C—C—C—C—C—C—C ═ C—C—C—C—C—C—C—C—C—O—H
│ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │
H H H H H H H H H H H H H H H H H

Poly-Unsaturated Fatty Acid (PUFA = Asam Lemak Tak Jenuh Ganda),
di mana 2 pasang atom karbon, masing-masing diikat oleh 1 ikatan ganda (Asam Linoleik).

H H H H H H H H H H H H H O
│ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ ║
H—C—C—C—C—C—C—C ═ C—C—C ═ C—C—C—C—C—C—C—C—O—H
│ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │ │
H H H H H H H H H H H H H H H H H H

Di samping pengelompokan di atas, asam lemak juga bisa dikelompokan berdasarkan banyaknya jumlah atom karbon dalam satu molekul.

Asam lemak berantai pendek (Short Chain Fatty Acids = SCFA),
jumlah atom karbon terdiri dari 2 s/d 6.

Asam lemak berantai sedang (Medium Chain Fatty Acids = MCFA),
jumlah atom karbon dari 8 s/d 16.

Asam lemak berantai panjang (Long Chain Fatty Aicds = LCFA),
jumlah atom karbon jumlahnya dari 18 s/d 24.

Minyak kelapa dan sawit merupakan sumber MCFA yang paling kaya di antara semua minyak goreng. Minyak sawit mengandung 58 % MCFA dan minyak kelapa memgandung 64% MCFA.

Karena kedua jenis minyak ini mempunyai kadar MCFA yang paling tinggi, maka baik secara biologis maupun kimiawi mempunyai pengaruh dan dampak positif dan istimewa terhadap kondisi kesehatan tubuh kita, dan juga mempunyai sifat pembunuh mikroba . [155]

Jenis MCFA yang terkandung dalam minyak kelapa adalah jenis asam lemak jenuh berantai sedang (MCFA) seperti asam laurat (lauric acid), asam kaprilik (Caprylic acid) dan asam kaprik (Capric acid).

Dalam tubuh, asam laurat, asam kaprilik dan asam kaprik akan langsung diserap dan dimetabolisasi di dalam hati untuk memproduksi energi. Jadi tidak terbentuk lemak yang tertimbun dan tidak pula membuat kolesterol jahat.

Sifat lain yang sangat berharga dan istimewa dari ketiga asam lemak jenuh rantai sedang itu ialah mempunyai potensi untuk membunuh mikroba, yang sel membrannya (Cell membrane)-nya terdiri dari lapisan asam lemak tak jenuh berantai panjang (LCFA), dengan cara menghancurkan sel membrannya. Beberapa jenis mikroba telah dibuktikan peka terhadap asam lemak jenuh rantai sedang. Dengan demikian asam lemak jenuh rantai sedang (MCFA) yang terkandung dalam minyak kelapa, dapat menjadi sejenis antibiotika yang poten. Lapisan membran virus yang DIASUMSIKAN sebagai HIV terdiri dari lapisan asam lemak rantai panjang tak jenuh (LCFA), maka bisa dihancurkan oleh asam lemak sedang yang berasal dari minyak kelapa.

Untuk mendukung penemuan tersebut, di bawah ini adalah laporan hasil uji klinik Prof. Dr. Conrado Dayrit, M.D., ahli farmakologi dari University of Phillipines dan juga mantan presiden National Academy of Science and Technology, Phillipines. [153]

Prof. Dayrit melakukan studi banding dengan memakai 14 pasien HIV yang umurnya berkisar antara 22 sampai dengan 38 tahun. Ke-14 pasien ini dibagi menjadi 3 Kelompok. Semua pasien sebelumnya tidak pernah diberi obat anti-HIV.

Kelompok I (empat pasien) diberi 22 gram monolaurin (monoglyceride of lauric acid yang berasal dari ekstrak minyak kelapa) per hari.

Kelompok II (5 pasien) diberi 7,5 gram monolaurin dan kelompok III (5 pasien) hanya diberi 3,5 sendok makan minyak kelapa saja. Jumlah monolaurin yang terkandung dalam 3,5 sendok makan itu
adalah setara dengan 22 gram monolaurin. Setelah 3 bulan perlakuan, ditemukan pada 7 pasien (50%) yang jumlah virus/viral load HIV (diasumsikan sebagai HIV) dalam darahnya sudah mulai berkurang.
Uji klinik ini diakhiri pada akhir bulan ke-6. Dan dari 14 pasien dalam percobaan ini 9 pasien (64%) mengalami pengurangan jumlah virus dalam darah; di antaranya ditemukan 2 dari 4 pasien (50%) dalam kelompok I, empat dari 5 orang (80%) dalam kelompok II dan 3 penderita dari 5 (60%) dalam kelompok III. Sedangkan 11 pasien mengalami perbaikan dan kenaikan berat badan dan mereka nampak mengalami kemajuan. Hasil sementara uji klinik ini menunjang laporan hasil pengamatan lapangan, bahwa minyak kelapa adalah efektif untuk melawan HIV (atau virus yang diasumsikan sebagai HIV). [153]

Ternyata bahan aktif yang bersifat seperti antibiotika terkandung dalam minyak kelapa yang adalah golongan Saturated Mediun Chain Fatty Acids, yang terdiri dari 3 jenis asam lemak, yakni asam laurat (Lauric acid), asam kaprilik (Caprylic acid), dan asam kaprik (Capric acid). Di antara tiga komponen ini, asam laurat adalah yang paling poten dan kadarnya pun yang paling tinggi yakni 48%, sedangkan konsentrasi asam kaprilik dan asam kaprik masing-masing hanya 7 dan 8% saja. [154]

Telah dibuktikkan pula bahwa asam lemak jenuh rantai sedang (saturated medium chain fatty acids) ini dapat menghancurkan sel membran, hingga virus menjadi mati.

Dengan demikian minyak kelapa merupakan jenis minyak yang paling unggul, khas dan istimewa, karena mengandung jenis asam lemak jenuh rantai sedang. Asam laurik yang terkandung 48%, hampir sama tingginya dengan kadar asam laurik yang ditemukan dalam air susu ibu (45-50%).
Bagi penderita AIDS disamping minum minyak kelapa, dianjurkan pula untuk makan buah kelapa, baik yang masih berbentuk degan, yang muda maupun yang tua, yang masih segar atau yang sudah dikeringkan. Minum santan yang segar juga sangat bermanfaat. Dilaporkan bahwa setiap 50 gram buah kelapa kering setara dengan 20-25 gram asam laurat, yang potensial dan sangat dibutuhkan untuk melawan virus (yang diasumsikan sebagai) HIV.

Sifat lain yang sangat bermanfaat dan berguna bagi kesehatan kita ialah bila minyak kelapa dikonsumsi, di dalam tubuh segera dimetabolisasi untuk memproduksi energi dan tidak diubah atau disimpan sebagai deposit lemak dalam jaringan lemak tubuh, dan tidak pula diubah menjadi kolesterol jahat dan masuk ke dalam aliran darah. Sebaliknya semua jenis minyak goreng (yang bukan dibuat dari kelapa) kalau dikonsumsi sebagian akan diubah menjadi lemak dan didepositkan sebagai lemak dalam jaringan lemak tubuh, sebagian lagi menjadi kolesterol jahat dan masuk dalam aliran darah.

Ada pula yang lebih gawat lagi, minyak goreng itu mengandung ikatan ganda (double bound) baik asam lemak tak jenuh tunggal atau ganda, jika minyak demikian dipanaskan, maka akan berubah bentuk menjadi Trans.

Minyak goreng dengan bentuk trans telah terbukti sangat merugikan dan berdampak sangat negatif terhadap kesehatan kita, karena ia bersifat sebagai radikal bebas.

Hasil penelitian dari Prof. Jon Kabara dari Michigen State University, telah menyadarkan kita, bahwa hampir selama 3 dekade kita telah dibohongi oleh indusri minyak goreng. Karena mereka mengklaim bahwa minyak murni mereka, yang mengandung mono dan poly-unsaturated, adalah jauh lebih unggul dan aman bagi kesehatan daripada minyak kelapa, sebab katanya tidak akan mengakibatkan pembentukan kolesterol. Sekarang baru diketahui dan telah dibuktikan bahwa itu adalah tidak benar. [156]

Demikian pula margarin yang terbuat dari minyak asam lemak tak jenuh tunggal atau ganda, yang dijenuhkan dengan cara memampatkan atom hidrogen pada ikatan gandanya (hydrogenated unsaturated fatty aicds oil), adalah berbentuk trans juga, jadi bersifat radikal bebas, sehingga dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit degeneratif kronis seperti penyakit jantung koroner, kencing manis, asma, penyakit autoimmun, kanker dan sebagainya.

Demikian pula kalau minyak yang tak jenuh itu dipakai ulang untuk menggoreng (deep fried) beberapa kali, maka akan terjadi polimerisasi, sehingga minyak jelantah itu nampak kental dan berkonsistensi seperti oli mobil. Minyak jelatah yang demikian berdampak buruk bagi tubuh dan dapat menyebabkan penyakit degeneratif kronis dan kanker.

Oleh karena itu jangan sampai memakai minyak untuk menggoreng lebih dari 3 kali.

Khasiat Minyak Kelapa Dalam Mencegah dan Menyembuhkan Berbagai Penyakit Penelitian dan pengamatan klinis telah menunjukkan bahwa asam lemak rantai sedang (MCFA), sebagaimana
ditemukan dalam minyak kelapa, dapat membantu mencegah dan mengobati berbagai jenis penyakit. [178]

Minyak kelapa dapat membantu:

  1. Mencegah penyakit jantung, tekanan darah tinggi, aterosklerosis, dan stroke
  2. Mencegah diabetes dan meredakan gejala serta resiko kesehatan terkait dengan penyakit tersebut.
  3. Mendukung pertumbuhan tulang dan gigi yang kuat
  4. Melindungi terhadap osteoporosis.
  5. Meningkatkan penurunan berat badan berlebihan
  6. Membunuh virus penyebab mononukleosis, influenza, hepatitis C, campak, herpes, AIDS, dan penyakit lain.
  7. Mengurangi gejala yang berhubungan dengan pankreatitis.
  8. Mengurangi tingkat berat masalah terkait dengan sindrom malabsorpsi dan fibrosis kistik.
  9. Meredakan gejala penyakit kandung empedu.
  10. Meredakan gejala terkait dengan penyakit Crohn, kolitis ulseratif, dan luka lambung.
  11. Meredakan nyeri dan iritasi akibat wasir.
  12. Meringankan peradangan kronis.
  13. Melindungi tubuh dari kanker payudara, kolon, dan berbagai jenis kanker lainnya.
  14. Mencegah penyakit periodontal dan pembusukan gigi.
  15. Mencegah penuaan dini dan penyakit degenerative.
  16. Meredakan gejala terkait dengan sindrom kelelahan kronis.
  17. Meredakan gejala yang terkait dengan hiperplasia prostat jinak (pembesaran prostat).
  18. Meringankan kejang epilepsy.
  19. Melindungi terhadap penyakit ginjal dan infeksi kandung kemih.
  20. Mencegah penyakit hati.
  21. Membunuh bakteri yang menyebabkan pneumonia, sakit telinga, infeksi tenggorokan, gigi berlubang, keracunan makanan, infeksi saluran kemih, meningitis, gonore, dan lusinan penyakit lain.
  22. Membunuh jamur dan ragi yang menyebabkan kandida, gatal selangkangan, kurap, athlete's foot, sariawan, ruam popok, dan infeksi lain.
  23. Mengeluarkan atau membunuh cacing pita, kutu, giardia, dan parasit lain.
  24. Menghalau infeksi kulit.
  25. Meredakan gejala terkait dengan psoriasis, eksim, dan dermatitis.
  26. Meringankan kulit kering dan terkelupas.
  27. Mencegah efek kerusakan dari radiasi UV akibat paparan matahari berlebih seperti keriput, kulit longgar, dan bintik penuaan.
  28. Mengatasi ketombe. 

Nah ketika muncul beberapa kondisi di atas yang biasanya disebut sebagai ”kondisi AIDS” atau “penyakit oportunistik”, Anda tinggal memberikan terapi minyak kelapa. Dosis yang diperlukan untuk tiap kondisi yang muncul adalah berbeda-beda. Namun secara UMUM, ODHA bisa mencoba rutin konsumsi VCO 2x2 sendok makan sebelum sarapan dan sebelum tidur malam.

Jika ada infeksi pada kulit, VCO bisa dioleskan tipis-tipis seperti lotion, sesudah mandi dan sebelum tidur malam. Untuk mengetahui detail informasi aplikasi terapi VCO, silahkan Anda mempelajarinya di HIOS-Terapi Kelapa.

Di mana Anda bisa mendapatkan minyak kelapa ini? Anda bisa mendapatkannya di apotek, toko obat
supermarket, atau di pasar tradisional. Di apotek atau toko obat, biasa disebut dengan VCO (Virgin Coconut Oil), berwarna putih bening khusus dikonsumsi (diminum) langsung sebagai terapi berbagai penyakit. VCO yang dijual di apotek atau toko obat bisa juga untuk menggoreng tapi akan terlalu mahal dari segi ekonomi.

Jika Anda butuh minyak kelapa atau VCO untuk menggoreng, Anda bisa mendapatkannya di supermarket ataupasar tradisional terdekat. Warna VCO untuk menggoreng biasanya kuning bening karena dibuat melalui proses pemanasan, berbeda dengan VCO yang dijual di toko obat berwarna putih karena dibuat melalui proses fermentasi. Tidak semua supemarket menjual minyak kelapa karena minyak kelapa jarang dibeli oleh masyarakat dan harganya relatif lebih mahal sekitar 6.000-10.000 rupiah dibanding minyak kelapa sawit atau minyak lainnya. Minyak kelapa untuk menggoreng paling mudah dicari di pasar tradisional.

Minyak kelapa sawit yang biasa dijual di pasar-pasar atau supermarket bukanlah minyak kelapa. Keduanya sama-sama minyak tropis, tapi yang terbaik, aman, dan unggul sebagai terapi adalah minyak kelapa.

Salah satu cara kami praktisi holistik modern dalam menyembuhkan penyakit diabetes, jantung, stroke, dan penyakit degeneratif lainnya termasuk 29 kondisi AIDS, adalah memakai terapi minyak kelapa. Minyak kelapa begitu hebat dan berkhasiat dalam menyembuhkan, apalagi hanya sekedar dikonsumsi.

Lain halnya dengan minyak goreng lainnya, yang pasti Anda akan takut untuk mengonsumsinya terus menerus dalam jumlah yang banyak.

sumber: Facebook.com/DjokoHardoyo

Referensi
[152] http://www.amazon.com/Coconut-Miracle-Previously-published-Healing/dp/1583332049
[153] http://www.coconutoil.com/John%20Kabara.pdf
[154] http://www.coconutresearchcenter.org/nutrition.pdf
[155] http://www.coconutoil-online.com/Medium_Chain_Triglycerides_02.html
[156] Kabara, J.J. 1978. The pharmacological effect of lipids. Champain, III.
          The American Oil Chemists' Society
[178] Coconut Oil Miracle, Bruce Fife, Avery, 2004

HIV/AIDS & Hepatitis Sembuh Total

Suplemen Hasil Riset AS + Herbal Alami MHP815
Sembuhkan Banyak Penyakit Menular Mematikan Secara Total

Hanya ALlah yang bisa menyembuhkan penyakit
Hanya Allah SwT yang bisa sembuhkan segala penyakit
Berbincang dengan Ahli Terapi Bekam Ust. Sidik Kelana memang bisa jadi pengalaman yang menyenangkan. Betapa tidak semenjak berkunjung ke rumah praktiknya di bilangan Pangkalan Jati mulai dari pagi hari jam 08:00 tak terasa waktu sudah menjelang Zhuhur, jam 12:00 siang.

Dan penjelasannya yang lengkap dan gamblang dengan bahasa yang mudah membuat kebanyakan pasiennya menjadi tahu banyak dan lega, bahwa penderita HIV/AIDS dan kanker memang bisa disembuhkan secara total.

Hal inilah yang membuat Ust. Sidik Kelana, yang juga masih aktif sebagai wartawan media online dan pengusaha web design & development ini mendadak terkenal dan banyak mendapat panggilan via telepon untuk mengobati banyak pasien datang ke rumah.


Mencari virus di dalam tubuh kita, kemudian mendeteksi dan membunuhnya
Betapa tidak, penyakit berbahaya seperti HIV/AIDS, kanker rahim, kanker prostat bahkan kanker darah (leukemia) bisa disembuhkan hanya dalam hitungan waktu beberapa bulan bulan.

Termasuk penyakit apapun baik yang akut maupun kronis bisa disembuhkan hanya dengan aneka terapi homeopathy yang diberikannya. "Bukan itu saja," imbuh Ust Sidik Kelana, "Saya juga memberikan terapi herbal dan beberapa obat hasil penemuan ahli riset dari Amerika Serikat dan juga para ilmuwan Islam Arabia.

"Bahkan para penderita penyalahgunaan narkoba pun bisa disembuhkan, mulai dari yang penderita awal, hingga yang sudah akut dan mendapatkan penyakit parah seperti HIV/AIDS yang tertular melalui jarum suntik!"papar lelaki beranak tiga ini.

Ust. Sidik Kelana yang tampil selalu sederhana dalam kesehariannya ini juga menekankan kepada seluruh pasiennya untuk membiasakan pola gaya hidup sehat alami dan bersih.

Karena gaya hidup yang bersih dan sehat membantu proses kesembuhan secara alami yang semuanya dilakukan oleh sistem imun (kekebalan) tubuh manusia yang bekerja secara alami.

"Kita sudah diciptakan oleh Allah yang Maha Tunggal dengan sebaik-baiknya bentuk. Namun sering sekali kita sendiri yang berbuat zhalim merusak sistem alami kesehatan tubuh kita ini dengan perilaku kita sehari-hari," tambah lelaki yang tidak suka merokok ini secara tegas.

Perilaku dan gaya hidup orang modern sekarang ini memang merupakan penyebab utama dari menurunnya sistem kekebalan (imun) yang sejatinya adalah karunia Tuhan kepada setiap makhluk ciptaanNya, khususnya manusia. Sistem imun pada manusia sehat dan normal mampu mendeteksi, mencari dan membunuh banyak dan beragam virus penyebab penyakit berbahaya yang mematikan. Namun karena kezhaliman manusia itu sendiri dengan gaya hidupnya yang semaunya, bisa merusak sistem kekebalan tubuhnya hingga rusak total. Wajar saja banyak penyakit klinis di zaman modern yang tak bisa disembuhkan dengan obat apapun.

"Salah satunya adalah HIV/AIDS," papar Ustadz Sidik Kelana, "Karakter kerja dan sifat dari virus ini bisa meniru atau menyamarkan dirinya seperti sel darah putih (leukosit), jadi ketika dia menumpang pada induk semangnya sel darah putih, maka NK cell sebagai salah satu sel pembunuh alami di dalam sistem kekebalan tubuh manusia,  tidak bisa mendeteksi kehadiran virus berbahaya ini." jelas sang ustadz yang suka main internet ini tersenyum.

Jadi wajar saja, saat ini virus HIV sama sekali susah dideteksi dan belum ada obat di dunia kedokteran yang bisa membunuh virus yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh manusia turun drastis. Sifat dan karakter virus ini bekerja secara unik dan misterius. Dan kebanyakan memang terdapat pada para pasien yang mempunyai gaya hidup berbahaya. Seperti para pengguna narkoba, para pelaku seks tidak sehat baik homoseksual maupun heteroseksual yang sangat bebas liar.

Pada intinya Allah memang sudah menciptakan tubuh manusia sejak pertama kali diciptakan, mempunyai sistem kekebalan tubuh yang super canggih. Lalu ketika manusia semakin modern dan jauh dari cara hidup yang diperintahkan Tuhan, akhirnya penyakit semacam ini timbul yang justru memperlemah sistem kekebalan tubuh manusia. Jadi sebenarnya jika sistem kekebalan tubuh manusia itu kuat dan selalu siaga serta cerdas mendeteksi segala macam virus, pastilah banyak penyakit yang bisa disembuhkan secara otomatis saat mereka datang.

Jika HIV/AIDS menyerang sel darah putih dan menyamarkan dirinya kemudian mengembangbiakkan dirinya dengan cara menumpang pada inangnya, maka penyakit Hepatitis yang diserang oleh virus adalah si produsen sel darah. Jadi bagaimana manusia bisa selamat jika pabrik yang menghasilkan sel darah merah, sel darah putih dan plasma darah diserang virus Hepatitis. Jadi saat sel darah putih habis karena selalu bertugas mencari dan membunuh virus, bakteri dan jamur berbahaya di dalam tubuh kita, makin lama makin berkurang jumlahnya karena tak adalagi regenarasi sel pada hati (liver).

Metoda terapi yang dilakukan oleh Ust. Sidik Kelana sejatinya adalah homeoptahy, yang merupakan thibbun nabawi (pengobatan cara nabi) ditambah dengan terapi herbal madu plus habbatussauda, gamat emas, minyak zaitun, propolis, mahkota dewa, jus manggis, air terapi sehat tanpa endapan, transfer factor dan terapi pijat kiropraksi. Dan satu terapi madu herbalnya sebagai andalan, yakni MHP.815, atau disebutnya Madu herbal Pamungkas, yang ditujukan bagi pasien HIV/AIDS.

Khusus untuk terapi dengan Transfer Factor, Ust. Sidik Kelana menjelaskan, bahwa setiap mereka yang berhasil bertahan hidup dari satu penyakit tertentu, maka di dalam sistem imunnya telah terjadi proses perekaman memori tentang penyakit yang berhasil dikalahkan dan dibunuhnya di dalam inti sel darah putih yang disebut dengan transfer factor.


Transfer Factor sendiri adalah hasil penelitian banyak para ahli kekebalan tubuh manusia (immunologist) dan ahli kedokteran serta pengobatan yang ditemukan pertama kali pada tahun 1940-an. Penelitian itu menyebutkan bahwa telah ditemukan sistem perekaman penyakit yang berhasil dikalahkan oleh sistem imun dalam Air Susu Ibu yang kemudian diberikan  kepada bayinya. Rekaman kekabalan dari penyakit itu disebut transfer factor.

Namun kan satu hal yang mustahil memproduksi massal transfer factor untuk diekstrak dari susu ibu menjadi obat yang bisa dipakai oleh seluruh manusia di dunia. "Bisa dibayangkan berapa ribu liter susu ibu yang harus diperas dan dijadikan kapsul transfer factor buat mengobati banyak orang di dunia? Gak mungkin banget bukan?" ujar Ust Sidik sambil tertawa bercanda.

Baru setelah 40 tahun kemudian tepatnya di tahun 1986 ditemukan transfer factor kembali dalam susu sapi atau yang sudah dikenal dengan istilah colostrum yang juga ditemukan oleh para ahli riset pada proyek yang sama di tahun 1940-an namun mulai dengan perusahaan yang berbeda dan berada di Amerika Serikat.

"Nah inilah pembuktian dari ayat Allah yang tertera pada Surat An-Nahl ayat 66 tentang susu pada hewan ternak," papar Ust. Sidik sambil membuka Al-Qur'an.

surah / surat : An-Nahl Ayat : 66
wa-inna lakum fii al-an'aami la'ibratan nusqiikum mimmaa fii buthuunihi
min bayni fartsin wadamin labanan khaalishan saa-ighan lilsysyaaribiina
66. Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar
terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum
daripada apa yang berada dalam perutnya (berupa)
susu yang bersih antara tahi dan darah,
yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.


Nah inilah keajaiban AlQur'an yang baru bisa dibuktikan secara ilmiah dengan penemuan transfer factor pada susu sapi. Hal ini membuka peluang industri besar-besaran pengkopian (copas) transfer factor orang yang berhasil sembuh dari penyakit berbahaya ke dalam medium dari transfer factor susu sapi itu.

3 cara pengobatan nabawi - madu, hijamah/bekam dan Kai
Susu adalah satu nikmat yang sangat besar nilainya dalam kehidupan manusia. Kebutuhan gizi manusia -khususnya anak kecil- sangat bergantung pada kandungan nutrisi dan gizi yang ada dalam susu.

Susu merupakan mukjizat yang Allah tanamkan dalam tubuh binatang ternak. Keterangan mengenai hal ini telah diulas oleh Al Qur’an, jauh sebelum ilmu pengetahuan modern mampu menganalisisnya. Ulasan dalam Al Qur’an itu berisi tentang proses pembentukan susu, sebagai berikut:

Pertama-tama setelah binatang ternak mengunyah makanannya, makanan tersebut akan sampai ke lambung dan diolah nutrisinya. Sesudahnya makanan yang tersisa dan tak bernutrisi akan disalurkan ke saluran pembuangan, sementara nutrisi akan disalurkan ke dalam aliran darah.

Alhamdulillah 20 tahun kemudian, ternyata transfer factor juga ditemukan ada dalam hewan ternak lainnya yang berjenis unggas. Hal ini sesuai dengan kata "ternak" di dalam ayat 66 Surat An Nahl tersebut. Karena unggas juga termasuk hewan ternak peliharaan manusia. Menurut hasil penelitian, transfer factor juga ditemukan di dalam kuning telur unggas ayam dan bebek. Nah dari sinilah keajaiban karunia Tuhan terungkap oleh ilmu pengetahuan (sains) dan ini membuktikan Allah memang sangat menyayangi makhlukNya yang berjenis manusia.

Transfer Factor Lebih Kuat daripada yang lainnya
Lalu lembaga penelitian itu pun memproduksi massal transfer factor dari orang yang berhasil sembuh dari beragam penyakit berbahaya seperti HIV/AIDS, Diabetes Melitus, Hepatitis, Kanker dan lain-lainya dan merekamnya ke dalam transfer factor pada susu dikombinasi kun ing telur unggas.

Yang jadi pertanyaannya adalah, lalu berapa banyak kuning telur dan susu yang bisa dikonsumsi untuk bisa memberikan kontribusi transfer factor yang cukup banyak hingga bisa mencerdaskan sistem imun tubuh manusia yang sedang diserang penyakit yang sudah dikenal itu? Tentu saja akan banyak sekali susu sapi dan kuning telur yang dikonsumsi pasien agar bisa sembuh dari beragam penyakit mematikan.

Bukan itu masalahnya, imbuh Ust Sidik. Apakah kita harus seperti Ade Rai, sang binaragawan yang bisa mengkonsumsi putih telur 40 butir per hari agar bisa badan dan sistem kekebalan tubuhnya tumbuh kuat dan cerdik mendeteksi beragam penyakit. Yang perlu diingat, Ade Rai mengkonsumsi putih telur, bukan kuning telurnya. Sementara itu transfer factor ada di dalam kuning telur dan susu sapi.

"Wah bisa kebayang kan berapa kilogram telur dan liter susu yang harus dikonsumsi supaya bisa sembuh dari penyakit seperti penderita HIV/AIDS yang mempunyai sisa skala CD4 100?" canda Ust. Sidik.

Jadi untuk bisa sembuh total, ya kita harus meningkatkan sistem kekebalan (imun) kita secara drastis dan biarkan karunia Tuhan yang alami itu bekerja sendiri membunuh virus dan menyembuhkan sel-sel yang dirusak virus ataupun bakteri jenis apapun.

Penjelasan logis Ust. Sidik inilah yang menyebabkan banyak pasiennya mau berobat dan terapi pada dirinya. Dan harapan sembuh mereka bisa terjawab sudah.

"Yang mesti diketahui para pasien adalah, bahwa kesembuhan itu datangnya hanya dari Allah yang Maha Tunggal, jadi usaha terapi apapun niatkan karena mengharapkan pertolongan Allah SwT agar penyakit bisa sembuh." imbuh lelaki beranak empat ini.

Jadi saat sembuh nanti kita tidak lalai dan berbuat salah lagi yang menyebabkan jatuh kembali dalam penyakit lama atau baru yang disebabkan justru karena kezhaliman diri kita sendiri menjaga kesehatan tubuh. Pola hidup sehat, dengan menjauhkan diri dari rokok, minuman beralkohol dan narkoba adalah cara paling efektif menjaga sistem kekebalan tubuh bekerja optimal menjaga kesehatan tubuh kita. Jangan kita rusak dengan pola dan gaya hidup yang salah.

Rizal Lulu - Zahira Abdullah Bilqis


Konsultasi Pengobatan
HIV/AIDS dan Kecanduan Narkoba
Hotline: 087878821248
SMS (021)9346.1965 - 081385386583
website = www.klinik-herbalis.blogspot.com

Basmi HIV, Drastis Turunkan VL

Minggu, 27 Juli 2014

HARAPAN BARU BAGI PENDERITA HIV-AIDS 

Terjadinya infeksi saat kekebalan tubuh menjadi lemah. Salah satu penyebabnya adalah oksidatif stress. Pemberian antioksidan yang sangat kuat seperti Madu Pamungkas 8.1.5, bermanfaat sekali bagi penderita HIV.

Seorang penemu virus HIV, Luc Montagnier, mengetahui bahwa infeksi HIV mampu menjangkiti jika sistem kekebalan tubuh tidak dalam konsisi baik, dimana salah satu penyebabnya adalah tekanan oksidasi yang berlebih (stress oksidatif). Dengan alasan itu, menurutnya, untuk mengobati penyakit ini diperlukan antioksidan alami yang bisa meningkatkan sistem kekebalan.

"Pada stadium ke-2 dari infeksi HIV, terjadi peningkatan produksi radikal bebas yang disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah produksi berlebihan radikal oksigen oleh polymorphonuclear leucocytes (PMNLs)," ujar Luc Montaigner seperti yang dikutip dari Discovery Salud.

Banyak sekali penyebab terjadinya stress oksidatif, misalnya gizi buruk, penyakit, faktor eksogen (asap rokok, penipisan ozon, peptisida, polusi, narkoba, obat-obatan kimia, racun makanan, radiasi elektromagnetik dan lain-lain) serta faktor psikologis. Artinya orang yang mengalami depresi, sistem kekebalan tubuhnya akan menurun secara drastis, sehingga konsekwensinya adalah mudah terserang penyakit.

Hal ini tentu berlaku pula dengan AIDS. Jika sistem kekebalan dalam konsisi prima, meski seseorang terpapar HIV, dia tidak akan terinveksi. Sebaliknya, orang dengan imunodepresi (depresi kekebalan) menjadi lebih sensitif dengan infeksi dan mudah sekali terinfeksi virus. Karena itulah kita membutuhkan antioksidan untuk menangkal radikal bebas perusak sistem kekebalan tubuh.

Penyakit apapun yang disebabkan oleh terganggunya keseimbangan antara radikal bebas dan antioksidan, berakibat langsung pada stress oksidatif, yang meningkatkan kecepatan produksi sejenis oksigen reaktif sekaligus menurunkan mekanisme pertahanan atau sistem kekebalan.

Radikal bebas bereaksi secara kimiawi dengan lipid, protein dan karbohidrat, serta komponen matriks ekstrasel (di luar sel), yang dapat menimbulkan kerusakan yang tak bisa normal kembali bahkan jika kerusakan menyebar akan menyebabkan kematian sel. Oleh karena itu kadar antioksidan dalam tubuh perlu ditingkatkan dengan memberikan antioksidan eksternal.

Peneliti berkebangsaan Perancis ini, Luc Montaigner, juga menambahkan dalam tulisannya di Journal of Infectious Disease (1997), bahwa ada banyak data berkenaan dengan infeksi HIV berdasarkan penelitian in vitro dan in vivo yang menunjukkan bahwa stress oksidatif berperan khusus dalam patogenesisi AIDS.

Penelitian termutakhir memperlihatkan, jumlah ROS intrasell (dalam sel) yang berlebihan pada induksi ekspresi HIV dan kematian sel disebabkan apoptosis. Beberapa penelitian juga menunjukkan adanya penurunan glutathione dalam sel berinti tunggal (mononuklir) darah periferal individu, tanpa gejala gangguan metabolisme yang menyebabkan penurunan kemampuan mengatasi stress oksidatif.

Dalam patogenesis AIDS, stress oksidatif tampak sebagai satu kelainan metabolik yang jsutru mempercepat berkembangnya penyakit, baik dengan induksi apoptosis maupun replikasi virus.

Belasan tahun lalu, Montagnier mengajukan usulan untuk mengembangkan pengobatan non toksik bagi penderita HIV stadium I. Harapannya,  jika sistem kekebalan tubuh bisa ditingkatkan, maka stadium asimtomasis bisa diperpanjang dan kemungkinan bisa mencegah pasien masuk ek stadium berikutnya dimana dibutuhkan terapi antriretroviral (anti penyebaran virus) yang bisa berdampak buruk dikarenakan masalah biaya, durasi pengobatan, efek samping dan resistensi (penolakan tubuh terhadap proses pengobatan).

Montaigner juga memperhatikan bahwa pengobatan pasien AIDS dengan antiretroviral, memang mengalami perbaikan sistem kekebalan. Namun begitu, masih belum optimal. Oleh karena itu memberantas virus dengan terapi pengobatan komplementer dengan tujuan meningkatkan kekebalan harus dilakukan.

Ketertarikan penulis terhadap antioksidan, membuat penulis mencari informasi sebanyak mungkin tentang sumber antioksidan alami yang baik dan besar dari penelusuran di internet. Termasuk salah satunya hasil penelitian Catalysis Laboratory di Spanyol, dimana sang peneliti Luc Montaigner dan Rene Y. Olivier, telah melakukan penelitian untuk  mendaptkan informasi mendalam mengenai produk antioksidan alamiah.

Madu Herbal Pamungkas 8.1.5 adalah hasil rangkuman dari berbagai penelitian ilmiah tentang kehebatan khasiat madu sebagai antioksidan alami yang dikombinasikan beragam herbal penghasil antioksidan tinggi seperti habbatussauda (black cummin oil), minyak zaitun, gamat dan herbal alami lainnya. Dengan komposisi formula larutan yang didominasi madu alam hutan dari lebah liar dicampur dengan madu Arab Yaman dengan madu Kalimantan dan Sumbawa serta madu lainnya di berbagai daerah Indonesia, maka menghasilkan komposisi madu herbal yang memiliki kadar antioksidan terbaik di dunia saat ini yakni (10.000 x dari Vit E atau Vit C) dengan aktivitas biologis terbaik, yang secara otomatis sangat efektif mengobati segala macam penyakit penghasil radikal bebas baik secara langsung maupun tidak langsung menyebabkan stress oksidatif.

Cara Kerja Virus
Proses kinase P (fosforilasi) dimulai dengan masuknya viruske dalam sel CD4. Virus melepaskan RNA virus dan menembus ke dalam sitoplasma sel, yang kemudian ditranslasikan menjadi DNA. Suatu proses yang dimediasi oleh reverse transcriptase (enzim yang bekerja dengan membaca lingkungan sel secara terbalik). Genome virus (dalam bentuk DNA) telah masuk ke dalam genome sel. Karena virus menginfeksi sel CD4 (bagian dari sel darah putih), maka sistem kekebalan menjadi lemah. Akibatnya respon sistem kekebalan atas munculnya partikel virus dalam medium ekstraseluler (di luar sel) menjadi tidak efektif.

Di dalam sel CD4, virus menggandakan diri (replikasi) dengan membentuk RNA dan kapsul protein baru. Dalam kondisi stress oksidatif, faktor transkripsi NFkB (pembacaan sifat sel secara genetis) justru membangunkan virus laten dalam sel. Sehingga, RNA dan kapsul protein terlepaskan dari sel dan mencari rumah baru untuk berreplikasi. Proses ini berlangsung secara terus menerus, sehingga tubuh mengalami kekurangan jumlah CD4, yang mati karena terinfeksi virus. Padahal CD4 berperan penting dalam pertahanan tubuh dari serangan infeksi virus.

Cara Kerja Madu Herbal Pamungkas 8.1.5
MHP 8.1.5 mempunyai kemampuan untuk mempertahankan dan meningkatkan kadar CD4. MHP 8.1.5 dengan kapasitas antioksidan yang telah ditingkatkan dengan aktivasi molekuler (dilakukan proses pemaparan bio energi pada formula madu herbal), bekerja dengan mencegah sel virus menggunakan sel CD4 sebagai pabrik untuk berreplikasi, dengan mencegah intercellular-uncoating (pembongkaran kulit terluar antar sel) di antara virus dan lapisan atau membran terluar sel darah putih. Dengan demikian sel virus tidak bisa masuk ke dalam sel CD4.

MHP 8.1.5 meningkatkan sistem kekebalan dan jumlah sel CD4, sehingga dapat merespon keberadaan partikel virus dalam medium ekstraseluler (di luar sel) dan mengeliminasi sejumlah besar partikel virus secara alamiah. Meskipun kapsul protein dan RNA tetap terbentuk, namun aktivasi yang rendah dari pembentukan kapsul protein dan RNA hanya dalam jumlah yang kecil. Sebagai antioksidan, MHP 8.1.5 menurunkan stress oksidatif, sehingga faktor transkripsi NFkb tidak cukup terpicu dan karenanya virus laten yang "dibangunkan" hanya sedikit.

MHP 8.1.5 juga sangat cepat menghambat replikasi sel virus, menurunkan secara cepat viral load (pemuatan penularan virus) dan meningkatkan secara cepat jumlah sel CD4. Berdasarkan pengalaman MHP 8.1.5 digunakan sebagai monoterapi pada pasien HIV-AIDS. Digunakan dalam jangka pendek atau jangka panjang tidak ada efek samping dan tidak juga menyebabkan resistensi. Tidak seperti ARV yang harus diminum setiap hari, mengkonsumsi MHP 8.1.5 bisa dihentikan sementara (bagi orang yang telah sehat maksimal pemakaian 6 minggu, bisa dilanjutkan 1 - 2 bulan kemudian).

MHP 8.1.5 juga mencegah infeksi oportunistik pada pasien HIV-AIDS dan memberikan hasil positif lebih dari 20-an kasus pada pasien yang telah mengkonsumsinya. Pasien memiliki angka harapan hidup > 64% setelah 6 bulan.

Mengkonsumsi MHP 8.1.5 dengan terapi kejut (shock therapy), dimana untuk konsumsi pertama kali, pasien harus menghabiskan 1 botol (berat 1,5kg) madu herbal pamungkas dalam waktu 1-2 hari pertama. Kemudian pasien bisa mengalami detoksifikasi pseudo resistensi (pembuangan racun dengan gejala seolah-olah penolakan semu tubuh terhadap terapi herbal) dimana dalam beberapa kasus ada yang mengalami mual-mual, pening, demam atau kebas-kebas di beberapa bagian tubuh bahkan muntah-muntah selama beberapa jam. Setelah proses pseudo resistensi  pada terapi kejut ini kondisi pasien akan kembali normal dan siap dilanjutkan dengan mengkonsumsi MHP 8.1.5 secara bertahap.

Terapi oral dengan madu herbal ini diminum sesuai dengan kondisi dan stadium penderita AIDS. Untuk stadium tertinggi bisa dimulai dengan 4 sendok makan sebanyak 4 x sehari selama 7 hari, baru kemudian 3 sendok sebanyak 3 x sehari hingga 4 minggu (28 hari). Untuk stadium awal bisa dimulai dengan 3 sendok sebanyak 2 x sehari selama 6-24 bulan hingga terjadi peningkatan jumlah sel darah putih stabil mencapai 350 CD4/ml . Dan yang terpenting adalah MHP 8.1.5 tidak menimbulkan efek samping sama sekali. Sementara untuk penggunaan bagi wanita hamil, tidak disarankan kecuali atas petunjuk dokter ahli.

Jika Anda tertarik untuk pemesanan silakan menghubungi (021)9346.1965 atau 081.385.386.583 dengan Sidik Rizal.

KHASIAT MADU HERBAL PAMUNGKAS (MHP 8.1.5)
Jelas ada dalam ayat Al-Qur`an Madu obat yang menyembuhkan bagi manusia (QS: An – Nahl :69) Firman tersebut dibuktikan oleh hasil penelitian, fakta dan kesaksian dari jaman ke jaman yang diantaranya madu terbukti secara klinis dan empiris efektif untuk hal-hal berikut:

1. Mengembalikan kekuatan tubuh
a) memulihkan kesegaran tubuh dan menambah tenaga.
b) memulihkan sel-sel urat besar.
c) menjaga dan mengimbangi kekuatan badan.
d) merangsang tenaga batin.
e) memperbaiki sel jaringan tubuh yang rusak

2. Membersihkan dan menambah darah.
a) memulihkan kembali bekuan darah dan meperbaiki aliran darah.
b) membersihkan lapisan darah dan darah menjadi bersih.
c) mengimbangi kandungan lemak dan membuat jantung aktif.
d) menghilangkan rasa kebas-kebas dan mengurangkan tekanan darah tinggi.
e) membunuh bakteri dan virus berbahaya dalam tubuh penderita penyakit tertentu
f) meningkatkan kekebalan tubuh dengan meningkatkan produksi sel darah putih dan sel-T

3. Manfaat Umum:
a) mencegah kegemukan yang tidak terkendali.
b) memudahkan proses pembuangan dan susah buang air.
c) memulihkan penyakit berkepanjangan.
d) menguatkan jantung, buah pinggang dan badan.
e) menyembuhkan penyakit dalam perut.
f) mempercepat penyembuhan luka atau bekas pembedahan.
g) memulihkan batuk dan lelah.
h) menghilangkan badan letih dan lesu.
i) mengurangi rasa sakit bila datang haid.
j) baik untuk perempuan bersalin.
k) membantu menerangkan penglihatan.

CARA MENGKONSUMSI MHP 8.1.5.
1.    Kocok terlebih dahulu botol kemasan madu herbal pamungkas dan berdoalah sebelum meminumnya, karena kesembuhan datangnya hanya dari Tuhan Yang Maha Esa semata.
2.    Lakukan shock therapy (terapi kejut) dengan meminum satu botol penuh (1,5 kg) MHP 8.1.5 dalam 1-2 hari hingga habis dan rasakan khasiatnya mengembalikan metabolisme tubuh seketika. Pasien akan merasakan pseudo resistensi sebagai proses terjadinya detoksifikasi (pembuangan racun dan partikel berbahaya dari dalam sistem kekebalan tubuh).
3.    Pada hari berikutnya ambil 3 sendok makan madu herbal pamungkas minum langsung sebanyak 3 x sehari.
4.    Atau bisa juga dengan menuangkan ke dalam segelas air hangat 3 sendok makan madu herbal pamungkas dan minum 3 x sehari.
5.    Untuk penyakit yang sudah parah dan menahun, bisa dimulai konsumsinya 4 x sehari @ 4 sendok makan selama 7 hari pertama. 7 hari berikutnya dosis normal 3 x sehari @ 3 sendok makan madu Pamungkas
6.    Bisa diminum untuk tambahan makanan atau minuman lainnya sesuai selera dan kebutuhan


Konsultasi Pengobatan

HIV/AIDS dan Kecanduan Narkoba

Hotline: 087878821248 
SMS (021)9346.1965 - 081385386583

Tanaman Geranium, Obat AIDS Masa Depan

Senin, 05 Mei 2014

Geranium juga mampu mengusir nyamuk karena keharumannya
KOMPAS.com - Tanaman Geranium (Pelargonium sp.) umumnya dimanfaatkan sebagai anti nyamuk. Namun sebuah studi baru dari German Research Centre for Environmental Health di Munich mengindikasikan, tanaman ini juga dapat menjadi kunci pengobatan generasi baru HIV.

Studi tersebut menemukan, ekstrak dari tanaman geranium memiliki kemampuan untuk menginaktivasi HIV-1 dan mencegah virus untuk masuk ke sel manusia. Seperti yang diketahui, HIV dibagi menjadi dua tipe, yaitu HIV-1 dan HIV-2. HIV-1 merupakan tipe yang paling bertanggung jawab atas kasus AIDS.

Para peneliti mengatakan, ekstrak dari tanaman geranium berpotensi menjadi pengobatan baru AIDS karena mengandung senyawa anti-HIV-1 kelas baru. Khususnya pada bagian akar, tanaman geranium mengandung senyawa yang menyerang HIV-1 dan mencegah virus untuk berreplikasi dalam tubuh manusia.
Mereka juga menemukan, senyawa tersebut dapat melindungi darah dan sel imun dari infeksi virus. Caranya yaitu dengan menahan partikel HIV pada sel manusia, sehingga secara efisien mencegah virus tersebut masuk ke dalam sel.

Sejumlah uji klinis telah menunjukkan bahwa tanaman tersebut aman digunakan pada manusia. Bahkan di Jerman, tanaman tersebut sudah mendapatkan izin penggunaan sebagai obat herbal.

Ketua studi Profesor Ruth Brack-Werner mengatakan, ekstrak geranium sangat menjanjikan sebagai pengembangan pengobatan yang berasal dari tumbuhan, khususnya untuk melawan HIV-1. "Ekstrak melawan HIV-1 dengan cara yang berbeda dengan obat-obat HIV-1 sebelumnya dalam penggunaan klinis, sehingga ekstrak pun bisa dikatakan sebagai jenis terapi yang bernilai," jelas Brack-Werner.

Menurut dia, ekstrak geranium merupakan kandidat yang menjanjikan untuk perbaikan pilihan pengobatan anti-HIV-1. Bahkan ekstrak memiliki beberapa keunggulan, antara lain menggunakan sumber daya terbatas, mudah diproduksi, dan tidak butuh pendinginan.

"Selanjutnya, kami harus menguji keamanannya sebagai pengobatan HIV-1 pada manusia," ujarnya.
Menurut WHO, lebih dari 35 juta orang di dunia terinfeksi HIV, khususnya HIV-1. Tanpa terapi, HIV dapat merusak sistem imun yang kelamaan menjadi AIDS. Kondisi tersebut diketahui mematikan karena pasien sangat mudah terkena penyakit lainnya.

Penulis : Unoviana Kartika | Minggu, 2 Februari 2014 | 09:34 WIB - Kompas


Konsultasi Pengobatan

HIV/AIDS dan Kecanduan Narkoba

Hotline: 087878821248 
SMS (021)9346.1965 - 081385386583
 

Kedelai Bisa Jadi Obat HIV-AIDS

Sabtu, 03 Mei 2014

Menurut sebuah studi terbaru, sebuah senyawa yang berasal dari kedelai menjanjikan harapan dalam pengobatan HIV. Penelitian dilakukan oleh pakar gabungan dari George Mason University, Tulane University Health Sciences Center, dan National Institute of Allergy and Infectious Diseases.

Menurut mereka, kedelai mengandung senyawa yang disebut genistein. Senyawa ini mampu mencegah infeksi yang dapat membantu meringankan masalah resistensi obat karena bertindak dengan cara yang berbeda dari pengobatan HIV saat ini.

"Alih-alih bertindak langsung pada virus, genistein mengganggu proses seluler yang diperlukan virus untuk menginfeksi sel," kata seorang peneliti, Yuntao Wu, profesor di National Center for Biodefense and Infectious Diseases di George Mason University. Senyawa ini membuat virus lebih sulit menjadi resisten terhadap obat. "Penelitian kami saat ini masih tahap awal. Jika secara klinis terbukti efektif, genistein dapat digunakan sebagai pengobatan pelengkap untuk infeksi HIV."

Namun Wu menjelaskan bahwa penelitian ini masih terlalu dini untuk bisa menyimpulkan bahwa makan banyak kedelai benar-benar bisa membantu orang dengan HIV untuk sembuh.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Retrovirology ini memperlihatkan jenis sel, yang disebut sel T CD4--nama untuk genistein, mampu menghentikan sel-sel dari infeksi HIV.

Baru-baru ini, kedelai dinyatakan mampu menghentikan penyakit mematikan lain: kanker. Peneliti dari University of Arkansas di Fayetteville menemukan bahwa peptida kedelai--minyak yang diekstrak dari biji kedelai--tampaknya mampu menghentikan pertumbuhan kanker paru-paru, hati, dan usus besar dalam skala laboratorium.

sumber TEMPO.CO, New York


Konsultasi Pengobatan

HIV/AIDS dan Kecanduan Narkoba

Hotline: 087878821248 
SMS (021)9346.1965 - 081385386583

Obat HIV-AIDS Herbal Kombinasi

Kamis, 10 April 2014

Dari ACE MAX’S Merupakan Obat Tradisional HIV AIDS Yang Aman Dan Efektif Mengobati. Ace Max’s adalah produk herbal terbaik dari PT. H2O yang terbuat dari khasiat dan keajaiban kulit buah manggis yang dipadu padankan dengan daun sirsak hasil alam asli Indonesia untuk kesehatan secara menyeluruh.

Bahan baku Pengobatan Alternatif  HIV AIDS Alami Teraman Ace-Maxs adalah kulit manggis dan daun sirsak pilihan terbaik yang berkhasiat tinggi dan luar biasa dalam menyembuhkan sekaligus mencegah penyakit umum hingga berbagai penyakit kronis.

Pengobatan Alami HIV AIDS dengan Ace Maxs diolah dengan teknologi terkini dan dikendalikan oleh tangan-tangan terampil dari disiplin ilmu terbaik yang menjadikannya sangat tepat sebagai produk herbal pilihan untuk kesehatan Anda dan keluarga.

Obat Alami HIV AIDS ACE MAX’S adalah

Ace : Acetogenins
Acetogenins adalah senyawa aktif dalam daun sirsak yang dapat membantu kesembuhan pasien yang menderita kanker.

M : Manggis / Mangosteen (Garcinia Mangostana L.)
Manggis, buah yang kulit nya kami jadikan racikan untuk Ace Max’s. Kulit manggis sangat berkhasiat untuk penyembuhan berbagai penyakit kronis.

A : Antiaging & Antioksidan
Antiaging untuk memperlambat proses penuaan dan antioksidan penangkal radikal bebas, keduanya ada dalam Ace Maxs.

X : Xanthone
Xanthone senyawa yang terdapat dalam kulit manggis. Senyawa ini melebihi antioksidan, memiliki sifat anti-kanker, anti-bakteri, anti-fungisida, dll.

S : Sirsak / Soursop (Annona Muricata L.)
Sirsak, buah yang daunnya kami gunakan untuk bahan Ace Maxs. Daun sirsak sangat berkhasiat dalam pengobatan berbagai jenis kanker.

Sekilas Mengenai HIV AIDS

Obat Tradisional HIV AIDS

Gejala HIV AIDS
  • berat badan turun drastis
  • demam berulang atau berkeringat hebat di malam hari
  • kelelahan parah
  • pembengkakan kelenjar getah bening
  • diare lebih dari seminggu
  • bintik-bintik atau noda putih yang tidak biasa di lidah, mulut, atau tenggorokan
  • radang paru
  • bercak merah, coklat, merah muda, atau keunguan pada atau di bawah kulit atau di dalam mulut, hidung, atau kelopak mata
  • kehilangan memori, depresi, dan gangguan neurologis lainnya.
sumber: Obat Tradisional Herbal ACE


Konsultasi Pengobatan

HIV/AIDS dan Kecanduan Narkoba

Hotline: 087878821248 
SMS (021)9346.1965 - 081385386583

Daun Sambiloto Obat HIV Paten

Selasa, 08 April 2014

Sambiloto merupakan tumbuhan berkhasiat obat berupa terna tegak yang tingginya bisa mencapai 90 sentimeter. Asalnya diduga dari Asia tropika. Penyebarannya dari India meluas ke selatan sampai di Siam, ke timur sampai semenanjung Malaya, kemudian ditemukan Jawa.

Tumbuh baik di dataran rendah sampai ketinggian 700 meter dari permukaan laut. Sambiloto dapat tumbuh baik pada curah hujan 2000-3000 mm/tahun dan suhu udara 25-32 derajat Celcius.

Kelembaban yang dibutuhkan termasuk sedang, yaitu 70-90% dengan penyinaran agak lama. Nama daerah untuk sambiloto antara lain: sambilata (Melayu); ampadu tanah (Sumatera Barat); sambiloto, ki pait, bidara, andiloto (Jawa Tengah); ki oray (Sunda); pepaitan (Madura), sedangkan nama asingnya Chuan xin lien (Cina).[2]

Tanaman sambiloto digunakan untuk mencegah pembentukan radang, memperlancar air seni (diuretika), menurunkan panas badan (antipiretika), obat sakit perut, kencing manis, dan terkena racun. kandungan senyawa kalium memberikan khasiat menurunkan tekanan darah. Hasil percobaan farmakologi menunjukkan bahwa air rebusan daun sambiloto 10% dengan takaran 0.3 ml/kg berat badan dapat memberikan penurunan kadar gula darah yang sebanding dengan pemberian suspensi glibenclamid.[3] Selain itu, daun Sambiloto juga dipercaya bisa digunakan sebagai obat penyakit tifus dengan cara mengambil 10-15 daun yang direbus sampai mendidih dan diminum air rebusannya.

Sambiloto (Andrographis paniculata). Karena kandungannya berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh, sambiloto diyakini mampu menangkal virus HIV/AIDS. Sebuah perusahaan di Amerika Serikat sudah mematenkan tanaman ini. Di Indonesia, tanaman ini terserak di sembarang tempat.

Simak berikut ini:
Sambiloto termasuk dalam familia atau suku acanthaceae. Tanaman yang daun dan batangnya pahit ini dapat tumbuh pada ketinggian 700 m dpl. Tanaman ini sering kali dijumpai orang di pekarangan rumah. Bahkan tanaman ini juga tumbuh liar di tempat-tempat terbuka seperti ladang, sisi-sisi jalanan atau di tanah kosong yang terbengkalai.

Sambiloto merupakan suatu tanaman yang tumbuh tegak, dengan tinggi mencapai 90 cm. Batangnya berbentuk segi empat dan bercabang banyak. Tanaman ini mempunyai daun tunggal yang saling berhadap-hadapan, panjangnya 2-8 cm dan lebar 1-3 cm. Tanaman ini juga berbunga sepanjang tahun. Berwarna putih atau ungu, tersusun dalam rangkaian berupa tandan yang tumbuh pada ujung-ujung tangkai.

Sambiloto juga mempunyai buah yang bentuknya memanjang sampai jorong. Panjang buahnya itu sekitar 1,5 cm, lebar 0,5 cm serta pangkal dan ujungnya runcing. Bila sudah matang buahnya itu akan berwarna hitam dan akan pecah membujur menjadi empat keping. Biji tumbuhan ini gepeng, kecil, warnanya coklat muda.

Sambiloto mempunyai kandungan zat yang khas berupa andrographolide. “Zat andrographolide ini tidak ada di tanaman lain” ungkap Ir. Winarto, pemilik kebun tanaman obat Karyasari. Selain andrographolide tanaman ini juga mempunyai kandungan zat panicolin. “Makanya berdasarkan dua unsur zat itu sambiloto diberi nama andrographis paniculata” ujar Winarto lagi.

Andrographolide dan panicolin itu memang spesifik. Fungsi utamanya sebenarnya adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Makanya di Amerika Serikat, sambiloto sudah dipatenkan sebagai obat penyakit AIDS.

Menjadikan suatu tanaman menjadi obat tidaklah gampang. Karena berkaitan dengan pemasaran serta kepercayaan masyarakat. Bila kita berbicara mengenai uji klinis, kebanyakan semua dilakukan di luar negeri. Di samping biayanya yang besar, tenaga ahlinya di sana banyak. Karena itu perusahaan luar negeri berani mematenkan sambiloto sebagai obat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Kebanyakan pengobatan tradisional di Jawa, sambiloto diminum sebagai bahan untuk mengobati berbagai penyakit karena dia bersifat antibiotik. Bahan yang biasanya diambil pada sambiloto bisa batang atau daun. “Karena tanaman ini berumur semusim. Daun dan batangnya bisa dicabut sekaligus lalu direbus semua” tambah Winarto lagi.

Masih menurut Winarto, umumnya kalau kita mau meminum sehari 2 gelas ramuan sambiloto, maka daya tahan tubuh kita akan meningkat dan tidak mudah terserang penyakit. Caranya: 10 gram daun kering diberi air 4 gelas lalu direbus hingga airnya tersisa 2 gelas. Sering tidaknya kita minum rebusan sambiloto tergantung dari keadaan badan kita. Bila menderita penyakit serius, maka bisa minum lebih banyak ramuan itu. Untuk kasus-kasus gigitan serangga sambiloto sangat mujarab. Sedikit ditumbuk lalu dimamarkan ke kulit yang terkena gigitan, gatal-gatal di kulit akan cepat hilang.

Tapi, “Karena rasanya pahit, untuk sekedar pencegahan penyakit bisa minum olahan sambiloto 1/2 gelas saja sehari, tidak perlu sampai 2 gelas. Atau kalau Anda tidak suka rasa pahit, Anda bisa menelan ramuan sambiloto itu dalam bentuk kapsul. Caranya, masukkan saja bubuk dari daun sambiloto kering ke dalam kapsul. Tapi untuk orang yang terkena tekanan darah rendah, minum olahan sambiloto malah akan menambah tekanan darahnya menjadi drop,” ungkap Winarto mengingatkan. Jadi hati-hati Anda yang punya tekanan darah rendah.

Tanaman Sambiloto
HINGGA saat ini belum ada penelitian yang membuktikan sebuah formula bisa untuk mengobati AIDS dan menjadi penyelamat jiwa penderitanya. Namun, sejumlah pakar berhasil menemukan setidaknya ada jenis tumbuhan yang mampu bekerja menghambat perubahan virus HIV menjadi AIDS, meski belum bisa membunuhnya, yakni meniran dan sambiloto.

Ketua Klinik VCT Rumah Sakit Prof Dr Margono Sukarjo (RSMS) Banyumas dr Akhmad Wiryawan mengatakan, menurut penelitian yang dilakukan pakar luar negeri, tanaman sambiloto dan meniran memiliki khasiat untuk meningkatkan kekebalan tubuh dalam menghadapi berbagai serangan penyakit termasuk HIV/AIDS.

Selain itu, kedua tanaman tersebut memiliki kemampuan mencegah virus HIV menjadi dewasa, masuk ke sel tubuh dan berkembang biak. Kegunaan itulah yang harusnya dilihat masyarakat khususnya pengidap HIV/AIDS, sebagai solusi alternatif obat konvensional buatan pabrik.
Populasi kedua tanaman itu juga sangat banyak di Indonesia, bahkan keberadaannya selama ini hanya dipandang sebelah mata sebagai tumbuhan pengganggu, papar Akhmad Wiryawan kepada KR di ruang kerjanya baru-baru ini.

Dijelaskan, pengidap HIV/ AIDS kebanyakan menggunakan obat konvensional, yakni Antiretroviral (ARV). Namun obat ini mempunyai efek samping bagi penggunanya, yakni mempengaruhi pencernaan, alergi kulit, terganggunya fungsi organ tubuh, serta tidak bisa dicampur dengan sembarang obat.

Sebagai obat buatan pabrik dan memiliki kandungan kimia sintetis yang tinggi, otomatis ARV mempunyai efek samping, sehingga pengguna tidak merasa nyaman. Selain itu harganya mahal dan sering terkendala pasokan karena masih diimpor.

Berbeda dengan meniran dan sambiloto yang alami dan murah. Selain khasiatnya sama, penggunaannya tidak menimbulkan efek samping, ujar Akhmad.

Ditambahkan, proses pengolahan meniran dan sambiloto hingga siap dikonsumsi sebagai obat penghambat HIV/AIDS cukup mudah dan bisa dilakukan semua orang. Antara lain dengan memasak tumbuhan itu dan meminum air rebusannya, atau membuatnya menjadi jus.

Prosesnya memang mudah, namun agar hasilnya maksimal, terapi harus dilakukan secara teratur setiap hari minimal sekali. Jika dilakukan secara teratur, dalam jangka waktu tiga bulan hasilnya terlihat dengan naiknya tingkat kekebalan tubuh, dan itu sudah terbukti.

Sumber: www.wikipedia.indonesia.org & kesehatan.kompas.com

Molekul Intelijen Sistem Kekebalan Tubuh

Kamis, 23 Januari 2014

Produk 4Life Transfer Factor
Dicari Distributor 4Life Transfer Factor

Memperkenalkan Suplemen Paling Inovatif abad ini, Woodland Health Report menjulukinya Miracle Molecule, dunia KEDOKTERAN menyebutnya TRANSFER FACTOR

PRODUK 4LIFE TRANSFER
FACTOR READY STOCK
SIAP DI ORDER

"Belilah produk 4Life pada Distributor Resmi 4Life Indonesia, karena Barang dijamin Kualitas & Keasliannya".

Anda bisa mendapatkan HARGA LEBIH MURAH dengan membeli PAKET MURAH dibawah ini :
Silahkan menghubungi kami untuk mendapatkan PAKET MURAH LAINNYA sesuai kebutuhan anda.

Dicari Distributor 4Life Seluruh Indonesia

Manfaat Utama
• Mendidik, Meningkatkan dan menyeimbangkan sistem imun dengan Tri-Factor Formula
• Meningkatkan aktivitas sel Natural Killer hingga 283%
• Setiap kapsul mengandung 300 mg Transfer Factor E-XF & NanoFactor Extract
• Untuk kecantikan, bisa digunakan sebagai masker, dicampur dengan TF RenewAll untuk hasil yang lebih baik
• Sangat aman digunakan untuk anak-anak bahkan untuk bayi yang baru berumur 1 hari
• Bubuk boleh ditaburkan diatas luka lama (ganren) atau luka baru
• Membantu penyembuhan penyakit :
- Auto Immune Desease. spt: lupus, rheumatoid arthritis, multiple sclerosis, GBS, MDS, ITP, CIDP, psoriasis
- Alergi. spt: asma, sinusitis, asam urat, autisme
- akibat masalah hormonal. spt: tiroid
- akibat kerusakan jaringan. spt: lambung, gagal ginjal, diabetes tipe 1
- yang berkaitan dengan syaraf secara umum
- akibat permasalahan pada darah

PERHATIAN
• Tidak boleh diminum oleh orang yang pernah menjalani TRANSPLANTASI ORGAN.
Apa yang membuat produk ini Unik?
• Mempromosikan kesehatan sistem imun yang pada gilirannya akan meningkatkan energi dan kesehatan semua sistem diseluruh tubuh
• Mengandung Transfer Factor ( molekul informasi ) yang membantu mendidik sel-sel imun dan meningkatkan kemampuan sistem imun untuk bekerja lebih efektif dalam mengenali, merespon terhadap setiap ancaman yang berpotensi mengganggu kesehatan
• Fitur NanoFactor Extract mendukung keseimbangan sistem imun dengan cara menaikkan kemampuan sel-sel imun dalam mengetahui kapan harus bertindak, bagaimana harus bertindak dan kapan harus istirahat. Fitur ini telah dipatentkan pendingkan oleh 4Life
• Proses ekstraksi Transfer Factor yang bersumber dari telur dilindungi oleh hak paten US 6.468.534, dan proses menggabungkan Transfer Factor yang bersumber dari kolostrum sapi dan kuning telur ayam dilindungi oleh hak paten US 6.866.868
• Penelitian yang dilakukan oleh laboratorium independen menunjukkan bahwa 4Life Transfer Factor Advance mampu menaikkan efektifitas sistem imun dengan cara menaikkan aktifitas sel natural Killer hingga 283%
• Produk-produk 4Life Research masuk Physicians' Desk Reference (buku panduan para dokter di Amerika) dari tahun 2003 hingga sekarang
• Produk-produk 4Life Research telah direkomendasikan oleh Menteri Kesehatan Rusia untuk digunakan di seluruh rumah sakit & klinik di Rusia.


Konsultasi Pengobatan

HIV/AIDS dan Kecanduan Narkoba

Hotline: 087878821248 
SMS (021)9346.1965 - 081385386583

AKHIRNYA OBAT HIV DITEMUKAN

Minggu, 16 Agustus 2009

Pengguna Narkoba Berat & HIV/AIDS
Disembuhkan Secara Pengobatan Medis dalam 6 s/d 12 Minggu


Cibubur, dobeldobel.com
Tak dinyana penyakit yang dikategorikan penyakit berbahaya yang belum bisa disembuhkan ini oleh badan kesehatan dunia, WHO, kini sudah ditemukan obatnya oleh seorang pengusaha kesehatan bangsa Indonesia. Kita patut berbangga, ternyata justru obat-obatannya datang dari tumbuhan di daerah reopis seperti Indonesia. Bahkan mungkin hanya terdapat di daerah tertentu saja.

Lalu apakah sang penemu yang kebetulan mempunyai bidang usaha Rumah Sakit ini, mau mengkomersilkannya dengan harga selangit? Ternyata tidak. Justru yang dia kuatir adalah datangnya pihak asing, luar negeri ke Indonesia untuk memborong obat ini dan menjualnya ke seluruh dunia dengan harga yang tak terjangkau.

Karena itulah kini dia hanya mamu menjual dan mendistribusikannya kepada orang yang sangat membutuhkan dengan harga terjangkau. Bahkan salah satu pasiennya yang dia tolong dan kini bukan saja memberikan testimoni tapi juga membantu memasarkan ke wilayah tempatnya tinggal. Sebutlah pasien yang berhasil disembuhkan dengan obat-obatan tradisional yang berasal dari pedalaman hutan di Jambi itu kita sebut dengan nama pak Bobby.

Menurut pak Bobby yang kini telah berubah penampilannya menjadi sedikit bersih dan kekar di usianya yang telah 40 tahun, bahwa keadaan fisiknya kini jauh berubah dari saat dia masih menggunakan narkoba dan terjangkit virus HIV.

Saat dia dinyatakan positif, maka harapan dan semangat hidupnya seperti hilang melayang. Tapi entah bagaimana, perjalananya menuju pengobatan telah menggiringnya bertemu dengan seorang wanita tua yang misterius pada awalnya. baru di belakang waktu ia mengetahui bahwa wanita tersebut adalah seorang tabib tradisional dari daerah pelosok hutan di Jambi.

Bagaimana ia bisa disembuhkan? Pak Bobby yang terkadang dipanggil Ricky ini mengatakan bahwa ia diberi minuman berwarna agak kehitaman dan pahit rasanya. Dia menjalanani pengobatan terapi herbal ini selama beberapa minggu, dan baru pada hari pertama dia langsung merasakan perubahan yang lumayan berarti. Setelah bebrapa kali minum ramuan obat tersebut, dia memutuskan untuk tinggal selama beberapa hari di wilayah pedalaman Jambi itu.

Dan saya mencoba menyimpulkan sementara waktu bahwa obat ini ternyata merubah keadaan dan kondisi tubuh saya yang sudah sangat lemah dan tak ada harapan sama sekali. Setelah menkonsumsi minuman jamu herbal ibu tua itu, dia pun merasa mulai membaik, dan setelah kondisinya tubuhnya pulih, diapun diberi 5 karung daun untuk ramuan obat itu untuk dibawa pulang.

Setelah mengalami kesembuhan saya mencoba menawarkan kepada teman-teman saya, cerita Ricky alias pak Bobby ini kepada dobeldobel.com. kebanyakan teman-temannya di Medan adalah penderita pengguna narkoba akut, dan alhasil setelah mereka menkonsumsi minuman ramuan daun tersebut semuanya mengalami perbaikan dan kesembuhan secara bertahap.

Ada satu temannya yang juga menderita penyakit HIV-AIDS. Dari fotokopi surat keterangan laboratorium dari pemeriksaan Instalasi Patologi Klinik RS Adam Malik Medan, statusnya adalah CD4 dimana Abs Cnt-nya tinggal 2 yang artinya sudah tidak mampu l;agi untuk bergerak dari tempat tidur, dan setelah minum ramuan daun tersebut, kini sudah mampu berjalan dan berbicara secara normal, tambah Ricky penuh semangat.

Hal senada juga disampaikan oleh Maria Susanti, seorang pengusaha kesehatan yang tertarik dan mau membantu Ricky untuk memasarkan dan membuat obat daun herbal itu menjadi standard pengobatan dunia medis. Kemudian Maria pun mendaftarkan legalitas paten ke BPOM serta DinKes.

maria Susanti menyatakan "Ramuan ini sangat berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit terutama penderita kecanduan narkoba akut dan HIV/AIDS. Untuk derivasi (turunan) dari ramuan ini juga bisa mengobati sakit kencing manis, sekaligus meningkatkan kecerdasan daya pikir terutama pada anak-anak.

Hasil dari penelitian lab, bahwa obat herbal yang diekstrak dari daun itu, kini dipatenkan dengan nama Ramuan Dua Rupa, ternyata sangat kaya dengan zat anti-oksidan dan anti-toksid. Di mana hal ini berarti sangat baik untuk memperbaiki organ tubuh yang telah rusak karena gangguan sirkulasi darah, tutur Maria merinci.

"Saya berani menjamin para penderita kecanduan narkoba dan penyakit HIV/AIDS akan sembuh dalam waktu relatif dingkat bila rutin meminum ramuan obat herbal ini." tegas Maria yang mulai tertarik pertama kali dengan kasus unik Ricky semenjak ditemukan.

Obat ramuan Dua Rupa ini sendiri telah didaftarkan di Dinkes dengan nomor 440/8273/VI/2009P.002009000316 dan kini telah diproduksi massal oleh CV Rani Herbal Mandiri.

Cara mengkonsumsinya sangat praktis cukup dengan merebus hingga mendidih (seperti teh herbal layaknya) kemudian dimunm setelah dingin secara rutin. Biasanya hanya dalam waktu 4 minggu, maka penyakit HIV/AIDS dan kecanduan narkoba sembuh total. Dan untuk sementara waktu pengobatan ini dipatok harga yang tidak terlalu mahal, namun bila hendak dijual secara massal untuk ekspor, Maria menegaskan akan mematok hargo yang sangat tinggi.

Dalam bulan ini (Agustus 2009) Maria Susanti, yang juga Pengusaha RM besar di bilangan Cibubur ini, telah memborong 5 ton daun ajaib itu dari Jambi untuk diproduksi pengemasannya di Jakarta.

Adapun jenis daun ajaib ini mempunyai empat nama, yakni Daun Ketumbit Ramuan Dua Rupa yang berfungsi sebagai obat penyembuh total penderita HIV/AIDS dan kecanduan narkoba. Indikasi penyembuhan adalah membuang racun dalam tubuh secara total dari ketergantuangan narkoba dan rokok. Meningkatkan daya pikir dan kekebalan tubuh secara drastis.

Kemudian ada ramuan turunan lainnya yang bernama Daun Ketapang, yang bermanfaat untuk memperbaiki sistem syaraf, mengobati Parkinson, menyembuhkan rheumatik, mengobati batuk darah, menymbuhkan kepikunan, melancarkan peredaran darah, meningkatkan daya pikir, menghilangkan sakit pinggang dan menyembuhkan asam urat.


Konsultasi Pengobatan

HIV/AIDS dan Kecanduan Narkoba

Hotline: 087878821248 
SMS (021)9346.1965 - 081385386583

Pasang Iklan Anda Di Sini!

OpenStage at Cibitung

 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2014. Comedy Store Indonesia - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger