Hotline: 081.385.386.583 - 0882.9685.0453 - 0895.6131.08911

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Kedelai Bisa Jadi Obat HIV-AIDS

Sabtu, 03 Mei 2014

Menurut sebuah studi terbaru, sebuah senyawa yang berasal dari kedelai menjanjikan harapan dalam pengobatan HIV. Penelitian dilakukan oleh pakar gabungan dari George Mason University, Tulane University Health Sciences Center, dan National Institute of Allergy and Infectious Diseases.

Menurut mereka, kedelai mengandung senyawa yang disebut genistein. Senyawa ini mampu mencegah infeksi yang dapat membantu meringankan masalah resistensi obat karena bertindak dengan cara yang berbeda dari pengobatan HIV saat ini.

"Alih-alih bertindak langsung pada virus, genistein mengganggu proses seluler yang diperlukan virus untuk menginfeksi sel," kata seorang peneliti, Yuntao Wu, profesor di National Center for Biodefense and Infectious Diseases di George Mason University. Senyawa ini membuat virus lebih sulit menjadi resisten terhadap obat. "Penelitian kami saat ini masih tahap awal. Jika secara klinis terbukti efektif, genistein dapat digunakan sebagai pengobatan pelengkap untuk infeksi HIV."

Namun Wu menjelaskan bahwa penelitian ini masih terlalu dini untuk bisa menyimpulkan bahwa makan banyak kedelai benar-benar bisa membantu orang dengan HIV untuk sembuh.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Retrovirology ini memperlihatkan jenis sel, yang disebut sel T CD4--nama untuk genistein, mampu menghentikan sel-sel dari infeksi HIV.

Baru-baru ini, kedelai dinyatakan mampu menghentikan penyakit mematikan lain: kanker. Peneliti dari University of Arkansas di Fayetteville menemukan bahwa peptida kedelai--minyak yang diekstrak dari biji kedelai--tampaknya mampu menghentikan pertumbuhan kanker paru-paru, hati, dan usus besar dalam skala laboratorium.

sumber TEMPO.CO, New York


Konsultasi Pengobatan

HIV/AIDS dan Kecanduan Narkoba

Hotline: 087878821248 
SMS (021)9346.1965 - 081385386583

10 Manfaat Kedelai Untuk Kesehatan

Selasa, 13 Agustus 2013


Kacang kedelai merupakan salah satu polong-polongan yang kaya kandungan nutrisi baik bagi tubuh. Di Indonesia sendiri sudah banyak olahan kacang kedelai seperti tempe, tahu dan susu kedelai.

Di berbagai negara seperti Jepang dan Cina menjadikan kedelai sebagai salah satu makanan yang hampir dikonsumsi oleh semua penduduknya. Hal ini sangat signifikan jika dilihat dari tingkat kesehatan penduduk di negeri tersebut.

Maka dari itu kita juga harus mengetahui manfaat kedelai serta kandungan gizi dan efek samping kedelai ini.


Manfaat Kedelai Pada Kandungan Nutrisinya
1. Lemak Tak Jenuh
Meskipun kacang-kacangan mengandung sejumlah lemak (kedelai mengandung 19 persen lemak) namun sebagian besar adalah lemak tak jenuh. Kandungan lemak tak jenuh ganda kedelai termasuk asam linolenat atau asam lemak omega-3. Yang membuatnya istimewa adalah kehadiran omega-3, dimana sedikit asam lemak esensial ini pada tanaman, yang biasanya banyak didapat dari manfaat minyak ikan. Asam lemak omega-3 merupakan nutrisi penting yang membantu untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker.

2. Protein
Pada jenis kacang-kacangan seperti kedelai banyak mengandung protein seperti juga manfaat kacang hijau dan manfaat kacang merah. Kandungan protein nabati sangat baik bagi pencernaan dan sangat disarankan kepada para vegetarian untuk menggantikan asupan protein hewani yang tidak dikonsumsi mereka. Manfaat kedelai dengan kandungan protein yang tinggi membantu dalam membangun sel-sel dalam tubuh, terutama pada anak-anak pada masa pertumbuhan.

3. Serat
Kita mungkin hanya mengetahui bahwa serat hanya terdapat pada manfaat buah-buahan tapi kedelai menyediakan sekitar 8 gram serat alami. Tapi produk olahan kedelai yang telah mengalami proses, dapat mengurangi kadar serat secara signifikan. Tahu dan susu kedelai mengandung sangat sedikit serat, sementara makanan kedelai yang memanfaatkan seluruh bagian kacang kedelai seperti tempe, tepung kedelai masih mengandung serat yang tinggi.

4. Kalsium
Kedelai adalah sumber kalsium yang baik dibandingkan dengan sumber kacang-kacangan lain, menyerupai manfaat susu sapi. Namun pengolahan kedelai dapat mempengaruhi kandungan kalsium, pada tahu atau susu kedelai. Meskipun kedelais tinggi kandungan oksalat dan phytates yang menghambat penyerapan kalsium, namun kalsium cukup diserap dengan baik sama dengan susu.

5. Lechitin
Lechitin ini yang menghasilkan senyawa choline yang berguna bagi metabolisme tubuh. Zat Choline membantu metabolisme lemak yang tersendat dalam hati. Berbeda dengan manfaat tomat, zat choline ini tidak terkandung didalam buah tersebut sehingga tidak dapat menghilangkan lemak yang tersendat di hati. Tentu saja hal ini melindungi organ hati dan organ tubuh lainnya yang saling berkaitan.

6. Pencegahan Osteoporosis
Kedelai mengandung isoflavon, yaitu zat yang memiliki struktur kimia yang sangat mirip dengan estrogen. Kesehatan tulang menjadi amat rentan pada usia lanjut. Hal ini karena penyerapan kalsium yang mulai melemah.Selama masa menopause kadar estrogen ini akan menurun dan isoflavon ini berikatan dengan reseptor estrogen dalam sel yang akan meringankan gejala menopause. Isoflavon akan meningkatkan kepadatan tulang pada wanita dan menawarkan perlindungan terhadap osteoporosis.

7. Menjaga Pencernaan
Kandungan serat larut dalam kedelai, akan membantu mempercepat pembuangan sisa makanan melalui saluran pencernaan. Menurut Live strong, diet tinggi serat akan meningkatkan kesehatan pencernaan dengan buang air besar yang normal. Tambahkan kedelai pada menu makanan untuk mencegah kanker usus besar, sembelit dan wasir.

8. Memerangi Radikal Bebas
Zat isoflavon di dalah kacang kedelai merupakan senyawa baik yang mampu memperbaiki sel-sel yang rusak dalam tubuh yang dikarenakan oleh polusi udara. Seseorang yang sering beraktivitas di luar rumah, konsumsi kacang kedelai dengan teratur untuk mencegah timbulnya akibat radikal bebas penyebab kanker.

9. Meningkatkan Kualitas Otak 
Kandungan lesitin yang mampu memberikan asupan baik bagi kinerja otak. Lesitin mampu mencegah terjadinya gejala penyakit Alzheimer dan kandungan pitosterol membantu meningkatkan kekuatan sel saraf.

10. Menjaga Kesehatan Jantung
Penelitian pada National Laboratory Kedelai di University of Illinois mengatakan bahwa minyak kedelai tidak mengandung kolesterol. Minyak kedelai merupakan sumber yang kaya asam lemak tak jenuh ganda, termasuk dua asam lemak esensial yang disebut asam linoleat dan asam linolenat. Kedua asam lemak esensial ini akan mempengaruhi kontraksi otot polos dan tekanan darah.

Kacang kedelai merupakan sumber serat larut, yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan berpotensi mengurangi risiko penyakit jantung.

EFEK SAMPING KEDELAI
Kedelai mentah mengandung zat yang disebut goitrogens, yang dapat mengganggu aktivitas kelenjar tiroid. Kacang kedelai juga mengandung oksalat, sehingga seseorang yang memiliki masalah dengan oksalat harus menghindari konsumsi kacang kedelai secara berlebihan, karena dapat mempengaruhi pembentukan batu ginjal.

Kemudian bagi wanita yang pernah mengalami tumor payudara, harus membatasi asupan kedelai agar tidak lebih dari empat porsi per minggu. Walaupun belum ada penelitian yang akurat untuk memberikan petunjuk tentang konsumsi makanan yang kaya kedelai terhadap wanita, namun wanita yang mengalami reseptor estrogen atau tumor payudara positif harus membatasi asupan kedelai dan harus menghindari suplemen kedelai isoflavon.

Kacang Kedelai Manfaat & Efek Samping

Senin, 12 Agustus 2013

Kedelai, atau kacang kedelai, adalah salah satu tanaman polong-polongan yang menjadi bahan dasar banyak makanan dari Asia Timurseperti kecap, tahu, dan tempe. Berdasarkan peninggalan arkeologi, tanaman ini telah dibudidayakan sejak 3500 tahun yang lalu di Asia Timur.

Kedelai merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabatidunia. Penghasil kedelai utama dunia adalah Amerika Serikatmeskipun kedelai praktis baru dibudidayakan masyarakat di luar Asiasetelah 1910.

Kedelai yang dibudidayakan adalah Glycine max yang merupakan keturunan domestikasi dari spesies moyang, Glycine soja. Dengan versi ini, G. max juga dapat disebut sebagai G. soja subsp. max. Kedelai merupakan tanaman budidaya daerah Asia subtropik seperti Cina dan Jepang. Sebaran G. soja sendiri lebih luas, hingga ke kawasan Asia tropik.

Kedelai adalah tumbuhan yang selalu peka terhadap pencahayaan. Dalam pencahayaan agak rendah batangnya akan mengalami pertumbuhan memanjang sehingga berwujud seperti tanaman merambat.

Beberapa kultivar kedelai putih budidaya di Indonesia, di antaranya adalah 'Ringgit', 'Orba', 'Lokon', 'Davros', dan 'Wilis'. 'Edamame' adalah kultivar kedelai berbiji besar berwarna hijau yang belum lama dikenal di Indonesia dan berasal dari Jepang.

PEMERIAN
Kedelai dikenal dengan berbagai nama: sojaboon (bahasa Belanda), soja, soja bohne (bahasa Jerman), soybean (bahasa Inggris), kedele (bahasa Indonesia sehari-hari, bahasa Jawa), kacang ramang, kacang bulu, kacang gimbol, retak mejong, kaceng bulu, kacang jepun, dekenana, demekun, dele, kadele, kadang jepun, lebui bawak, lawui, sarupapa tiak, dole, kadule, puwe mon, kacang kuning (Sumatera bagian utara) dan gadelei. Berbagai nama ini menunjukkan bahwa kedelai telah lama dikenal di Indonesia.

Kedelai merupakan terna dikotil semusim dengan percabangan sedikit, sistem perakaran akar tunggang, dan batang berkambium. Kedelai dapat berubah penampilan menjadi tumbuhan setengah merambat dalam keadaan pencahayaan rendah. Kedelai, khususnya kedelai putih dari daerah subtropik, juga merupakan tanaman hari-pendek dengan waktu kritis rata-rata 13 jam. Ia akan segera berbunga apabila pada masa siap berbunga panjang hari kurang dari 13 jam. Ini menjelaskan rendahnya produksi di daerah tropika, karena tanaman terlalu dini berbunga.

Biji
Biji kedelai berkeping dua, terbungkus kulit biji dan tidak mengandung jaringan endosperma. Embrio terletak di antara keping biji. Warna kulit biji kuning, hitam, hijau, coklat. Pusar biji (hilum) adalah jaringan bekas biji melekat pada dinding buah. Bentuk biji kedelai umumnya bulat lonjong tetapi ada pula yang bundar atau bulat agak pipih.

KecambahBiji kedelai yang kering akan berkecambah bila memperoleh air yang cukup. Kecambah kedelai tergolong epigeous, yaitu keping biji muncul diatas tanah. Warna hipokotil, yaitu bagian batang kecambah di bawah daun kecambah (kotiledon), ungu atau hijau yang terpaut dengan warna bunga. Kedelai yang berhipokotil ungu berbunga ungu, sedang yang berhipokotil hijau berbunga putih. Kecambah kedelai dapat digunakan sebagai sayuran (tauge).

PerakaranTanaman kedelai mempunyai akar tunggang yang membentuk akar-akar cabang yang tumbuh menyamping (horizontal) tidak jauh dari permukaan tanah. Jika kelembapan tanah turun, akar akan berkembang lebih ke dalam agar dapat menyerap unsur hara dan air. Pertumbuhan ke samping dapat mencapai jarak 40 cm, dengan kedalaman hingga 120 cm. Selain berfungsi sebagai tempat bertumpunya tanaman dan alat pengangkut air maupun unsur hara, akar tanaman kedelai juga merupakan tempat terbentuknya bintil-bintil akar. Bintil akar tersebut berupa koloni dari bakteri pengikat nitrogen Bradyrhizobium japonicum yang bersimbiosis secara mutualis dengan kedelai. Pada tanah yang telah mengandung bakteri ini, bintil akar mulai terbentuk sekitar 15 – 20 hari setelah tanam. Bakteri bintil akar dapat mengikat nitrogen langsung dari udara dalam bentuk gas N2 (nitrogen) yang kemudian dapat digunakan oleh kedelai setelah dioksidasi menjadi nitrat (NO3+).

Batang
Kedelai berbatang memiliki tinggi 30–100 cm. Batang dapat membentuk 3 – 6 cabang, tetapi bila jarak antar tanaman rapat, cabang menjadi berkurang, atau tidak bercabang sama sekali. Tipe pertumbuhan batang dapat dibedakan menjadi terbatas (determinate), tidak terbatas (indeterminate), dan setengah terbatas (semi-indeterminate). Tipe terbatas memiliki ciri khas berbunga serentak dan mengakhiri pertumbuhan meninggi. Tanaman pendek sampai sedang, ujung batang hampir sama besar dengan batang bagian tengah, daun teratas sama besar dengan daun batang tengah. Tipe tidak terbatas memiliki ciri berbunga secara bertahap dari bawah ke atas dan tumbuhan terus tumbuh. Tanaman berpostur sedang sampai tinggi, ujung batang lebih kecil dari bagian tengah. Tipe setengah terbatas memiliki karakteristik antara kedua tipe lainnya.

BungaBunga kedelai termasuk bunga sempurna yaitu setiap bunga mempunyai alat jantan dan alat betina. Penyerbukan terjadi pada saat mahkota bunga masih menutup sehingga kemungkinan kawin silang alami amat kecil. Bunga terletak pada ruas-ruas batang, berwarna ungu atau putih. Tidak semua bunga dapat menjadi polong walaupun telah terjadi penyerbukan secara sempurna. Sekitar 60% bunga rontok sebelum membentuk polong.

BuahBuah kedelai berbentuk polong. Setiap tanaman mampu menghasilkan 100 – 250 polong. Polong kedelai berbulu dan berwarna kuning kecoklatan atau abu-abu. Selama proses pematangan buah, polong yang mula-mula berwarna hijau akan berubah menjadi kehitaman.

DaunPada buku (nodus) pertama tanaman yang tumbuh dari biji terbentuk sepasang daun tunggal. Selanjutnya, pada semua buku di atasnya terbentuk daun majemuk selalu dengan tiga helai. Helai daun tunggal memiliki tangkai pendek dan daun bertiga mempunyai tangkai agak panjang. Masing-masing daun berbentuk oval, tipis, dan berwarna hijau. Permukaan daun berbulu halus (trichoma) pada kedua sisi. Tunas atau bunga akan muncul pada ketiak tangkai daun majemuk. Setelah tua, daun menguning dan gugur, mulai dari daun yang menempel di bagian bawah batang.

Di Indonesia, kedelai menjadi sumber gizi protein nabati utama, meskipun Indonesia harus mengimpor sebagian besar kebutuhan kedelai. Ini terjadi karena kebutuhan Indonesia yang tinggi akan kedelai putih. Kedelai putih bukan asli tanaman tropis sehingga hasilnya selalu lebih rendah daripada di Jepang dan Cina. Pemuliaan serta domestikasi belum berhasil sepenuhnya mengubah sifat fotosensitif kedelai putih. Di sisi lain, kedelai hitam yang tidak fotosensitif kurang mendapat perhatian dalam pemuliaan meskipun dari segi adaptasi lebih cocok bagi Indonesia.

Kedelai merupakan tumbuhan serbaguna. Karena akarnya memiliki bintil pengikat nitrogen bebas, kedelai merupakan tanaman dengan kadar protein tinggi sehingga tanamannya digunakan sebagai pupuk hijau dan pakan ternak.

Pemanfaatan utama kedelai adalah dari biji. Biji kedelai kaya protein dan lemak serta beberapa bahan gizi penting lain, misalnya vitamin (asam fitat) dan lesitin. Olahan biji dapat dibuat menjadi:

  • tahu (tofu),
  • bermacam-macam saus penyedap (seperti kecap, taosi, dan tauco),
  • tempe,
  • susu kedelai (baik bagi orang yang sensitif laktosa),
  • tepung kedelai,
  • minyak (dibuat sabun, plastik, kosmetik, resin, tinta, krayon, pelarut, dan biodiesel),
  • makanan ringan
Efek Samping Kacang Kedelai
Kedelai mentah mengandung zat yang disebut goitrogens, yang dapat mengganggu aktivitas kelenjar tiroid. Kacang kedelai juga mengandung oksalat, sehingga seseorang yang memiliki masalah dengan oksalat harus menghindari konsumsi kacang kedelai secara berlebihan, karena dapat mempengaruhi pembentukan batu ginjal.

Kemudian bagi wanita yang pernah mengalami tumor payudara, harus membatasi asupan kedelai agar tidak lebih dari empat porsi per minggu. Walaupun belum ada penelitian yang akurat untuk memberikan petunjuk tentang konsumsi makanan yang kaya kedelai terhadap wanita, namun wanita yang mengalami reseptor estrogen atau tumor payudara positif harus membatasi asupan kedelai dan harus menghindari suplemen kedelai isoflavon.

Sumber: Wikipedia Indonesia

Susu Kedelai dan Manfaatnya

Minggu, 11 Agustus 2013

Susu kacang kedelai (lebih tepatnya adalah Sari kacang kedelai) (Hanzi: 豆漿; 豆奶) adalah semacam minuman yang dibuat dari kacang kedelai, dan disebut susu karena minuman ini berwarnaputih kekuningan mirip dengan susu.

Susu ini juga dikenal sebagai susu kedelai di Indonesia. Susu kacang kedelai lazim sebagai hidangan sarapan pagi bersama dengan penganan lainnya seperti youtiao.

Susu kacang memiliki komposisi yang mirip dengan susu: 3,5% protein, 2% lemak, serta 2,9% karbohidrat.

Menurut seorang ahli nutrisi, susu kacang kedelai bukanlah termasuk kategori susu, karena susu adalah cairan yang hanya diproduksi oleh kelenjar susu pada mamalia dan manusia.[1]

ASAL MULA
Susu kacang kedelai yang terkadang disebut susu kedelai atau susu kacang telah ada di Tiongkok selama ribuan tahun, tepatnya 1900 tahun lalu. Tercatat bahwa Raja Huainan, Liu An dari Dinasti Hankarena sang ibu sakit tak dapat mengunyah makanan keras, Liu An kemudian menggiling kacang kuning yang telah direndam selama beberapa waktu menjadi cairan yang kemudian dikenal sebagai susu kacang.

Penyakit sang ibu kemudian berangsur membaik menyebabkan susu kacang kemudian menyebar luas ke masyarakat. Susu kacang menjadi minuman umum di dalam kebudayaan Tionghoa karena cocok diminum sepanjang tahun.

MANFAAT SUSU KEDELAI
Susu kacang dipercaya memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan:[2]

Antioksidan
Kedelai mengandung senyawa yang disebut isoflavon, di mana bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan. Senyawa ini bertanggung jawab untuk memperbaiki sel dan mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh polusi, sinar matahari dan proses tubuh yang normal.
Mengurangi resiko penyakit jantung
Protein dan isoflavon hadir dalam kedelai, membantu dalam mengurangi kolesterol LDL (kolesterol "jahat") serta penurunan kemungkinan pembekuan darah. Hal ini pada gilirannya, mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Penelitian menunjukkan, konsumsi susu yang mengandung 25 gram protein kedelai selama sembilan minggu mengakibatkan penurunan 5% kolesterol LDL rata-rata.
Mencegah kanker
Isoflavon bertindak sebagai agen antikanker yang melawan sel-sel kanker. Melindungi tubuh dari kanker hormon seperti itu dari rahim, payudara dan prostat.

Membalikkan efek endometriosis
Kedelai membantu dalam menunda aksi estrogen alami tubuh, yang bertanggung jawab untuk mengurangi atau mencegah rasa sakit selama periode menstruasi (perdarahan berat) dan gejala lainnya pada wanita.

Mencegah osteoporosis
Protein kedelai membantu dalam penyerapan yang lebih baik kalsium dalam tulang. Isoflavon yang hadir dalam makanan kedelai berfungsi untuk memperlambat kehilangan tulang dan menghambat kerusakan tulang yang pada gilirannya mencegah osteoporosis.

Mengatasi gejala menopause
Kandungan isoflavon pada kedelai membantu untuk mengatur estrogen. Penelitian telah menemukan bahwa isoflavon kedelai dapat mengurangi rasa panas pada badan (hot flushes) pada wanita menopause.

Memberi efek baik untuk diabetes dan sakit ginjal
Protein dan serat yang larut dalam kedelai, mengatur kadar glukosa darah dan filtrasi ginjal, dengan demikian mengendalikan diabetes dan penyakit ginjal.

Menjaga berat badan
Kandungan serat yang tinggi pada kedelai sebagai alat untuk manajemen (mengatur) berat badan. Ini adalah indeks glisemik rendah (GI) makanan yang mengatur gula darah dan fluktuasi insulin. Sehingga dapat membantu mengontrol rasa lapar. Hal ini akan sangat membantu Anda dalam proses penurunan berat badan.


Bahaya Susu Kedelai Bagi Wanita & Pria

Jumat, 09 Agustus 2013

BAHAYA MINUM SUSU KEDELAI UNTUK WANITA HAMIL
Seperti yang kita ketahui bahwa susu kedelai mengandung banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Namun ternyata ini justru terbalik jika yang mengkonsumsi adalah ibu hamil yang berada pada trisemester pertama (1-3 bulan periode hamil). Hal ini disebabkan kandungan phytoestrogen yang terdapat dalam kedelai yang justru dapat membuat wanita hamil mengalami keguguran.


Phytoestrogen yang terdapat dalam kedelai adalah estrogen (sex female hormone) yang diperoleh dari tumbuhan. Secara kimiami struktur dan fungsinya hamper sama namun perbedaannya adalah sumbernya, phytoestrogen diperoleh dari tumbuhan sedangkan estrogen diperoleh dari sistesis organ tubuh sendiri.

Estrogen pada trisemester pertama ini berbahaya bagi keberlangsungan kehamilan, hal ini karena estrogen dapat memicu terjadinya kontraksi pada rahim (uterus) dimana perlekatan janin belum sempurna. Jika kontraksi yang berlebihan ini terjadi maka perlekatan akan terlepas dan terjadilah keguguran.

Kondisi ini akan berubah sesuai dengan umur kandungan, semakin tua umur kandungan maka perlekatan janin dengan rahim akan semakin kuat. Selain itu, seiring dengan pertambahan usia kehamilan maka produksi progesterone akan meningkat sampai dengan 400%. Progesterone merupakan hormone yang juga disebut hormone kehamilan karena berfungsi untuk menjaga keadaan rahim agar menjadi nyaman buat janin termasuk merelaksasikan / mencegah kontraksi berlebih dari rahim.

Jadi, untuk mengurangi bahaya untuk ibu yang sedang hamil pada trisemester pertama, sebaiknya para ibu hamil menunda untuk minum susu kedelai dan juga makan makanan dari bahan pangan yang terbuat dari kedelai. Jangan sampai karena hal sepele seperti ini justru membuyarkan harapan yang telah diimpi-impikan.

BAHAYA SUSU KEDELAI BAGI KESUBURAN PRIA
Susu kedelai mengurangi kesuburan pria
Kandungan fitoestrogen isoflavon (zat yang mirip dengan hormon estrogen) dapat mempengaruhi keseimbangan hormon pada pria dan wanita. Kandungan fitoestrogen isoflavon pada susu kedelai diketahui dapat mengurangi kesuburan pria atau mempengaruhi hormon testoteron.

Kacang kedelai hasil rekayasa genetika memiliki efek samping
Efek samping yang dapat ditimbulkan oleh kedelai rekayasa genetika adalah masalah saluran pencernaan, masalah kesehatan jantung dan juga dapat mempengaruhi kesehatan reproduksi.

Setelah mengertahui manfaat dari susu kedelai beserta resiko kerugian mengkonsumsi susu kedelai, seyogyanya pembaca agar lebih bijak dalam meminum susu kedelai dengan tidak berlebihan dan hati-hati.

Sumber: (kaskus) & alami-ilmiah.com

Susu Kedelai & Susu Kental Manis, Bukanlah Susu

Kamis, 08 Agustus 2013

Jakarta, Saat ini banyak produk yang dijual di masyarakat dengan menggunakan label susu, seperti susu kedelai dan susu kental manis. Padahal tidak semua produk tersebut termasuk kategori susu.

"Masih banyak produk yang menggunakan label susu yang sebetulnya tidak bisa masuk ke dalam kategori produk diary," ujar ahli nutrisi Emilia E Achmadi, MS, RD dalam acara Rayakan World School Milk Day untuk Perbaikan Gizi Anak di SDN 01 Menteng, Jakarta, Rabu (26/9/2012).

Emilia menjelaskan susu adalah cairan yang diproduksi oleh kelenjar susu pada mamalia termasuk manusia.

Sedangkan seperti susu kedelai tidak termasuk susu karena ia berasal dari nabati, tapi ia bisa menjadi replacement (pengganti) pada orang yang tidak bisa mengonsumsi susu.

"Susu kental manis tidak masuk ke dalam kategori susu karena kandungan kalsium dan protein rendah, tapi gula dan lemaknya tinggi. Mending nggak usah minum susu daripada harus minum susu kental manis dan lebih baik ganti dengan sumber protein lain seperti dari tahu dan juga tempe," ungkapnya.

Selain itu sampai sekarang masih ada kesalahpahaman di masyarakat yang takut untuk mengonsumsi susu karena khawatir berat badannya akan semakin meningkat, padahal menjadi gemuk bisa disebabkan jika salah memilih jenis susu atau pola makan yang salah.

"Menghindari susu karena nggak mau gemuk, tapi saat bersamaan giliran ada tahu goreng isi bisa makan 4-5 dan nggak mikirin lemaknya. Pilihan makanan lain ini juga bisa bikin gemuk," ungkapnya.

Ketakutan akan kenaikan berat badan menjadi pemicu utama orang dewasa menghindari susu, untuk itu susu rendah lemak menjadi produk pilihan yang paling tepat bagi orang dewasa yang takut gemuk.

Di dalam susu terdapat protein kualitas tinggi yang mudah dicerna dan diserap dalam jumlah tinggi serta bisa turut membantu menjaga bentuk tubuh atau menurunkan berat badan. Ini karena konsumsi susu bisa mencetuskan lebih banyak energi dan meningkatkan metabolisme.

Sumber: Health.detikcom (ver/ir)

Pasang Iklan Anda Di Sini!

OpenStage at Cibitung

 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2014. Comedy Store Indonesia - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger