Hotline: 081.385.386.583 - 0882.9685.0453 - 0895.6131.08911

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

25 Khasiat & Manfaat Daun Sambiloto

Rabu, 09 April 2014

Khasiat dan Manfaat Sambiloto dalam Mengobati Penyakit.
Sambiloto adalah satu tanaman herbal (jamu) dari rumpun famili Acanthaceae. Tanaman ini berasal dari India dan juga Sri Lanka. Sambiloto juga dengan mudah bisa ditemukan di Indonesia, Malaysia, Thailand dan beberapa daerah di benua Amerika.

Tanaman sambiloto merupakan sebuah tumbuhan yang berkhasiat sebagai obat herbal dan tinggi pohonnya bisa mencapai 90 cm. Ada beberapa nama sambiloto yang berbeda di beberapa daerah, misalnya Sambilata dalam bahasa Melayu, orang Sumatera Barat menyebutnya Ampadu Tanah. Di Jawa Tengah dan Jawa Timur menyebutnya Sambiloto, Bidara, Ki Pahit dan Andiloto. Sedangkan di Jawa Barat disebut dengan Ki Oray dan di Madura disebut Pepaitan. Berikut 25 khasiat dan manfaat Sambiloto mengobati penyakit luar dan dalam:

1. Mengobati Tifoid dengan Sambiloto
  • Siapkan daun sambiloto segar kira-kira sebanyak 10 hingga 15 lembar, kemudian direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas saja.Setelah dingin kemudian disaring, tambahkan madu asli secukupnya. Setelah itu minum sekaligus. Lakukan 3 kali sehari, hingga keluhan penyakit sembuh total.
2. Mengobati Disentri Basiler dengan sambiloto
3. Mengobati diare dengan sambiloto
4. Mengobati radang saluran napas dengan sambiloto
5. Mengobati radang paru dengan sambiloto
  • Ramuan untuk nomor 2-5 di atas gunakan daun sambiloto yang sudah dikeringkan sebanyak 9 hingga 15 gr. Setelah itu rebus dengan menggunakan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas saja. Setelah dingin kemudian disaring. Air rebusannya tersebut diminum sehari sebanyak 2 kali, masing-masing sebanyak 1/2 gelas.
6. Mengobati disentri dengan sambiloto
  • Siapkan herba Krokot Segar (Portulaca Oleracea) kira-kira sebanyak 500 gram yang diuapkan selama 3 hingga 4 menit, setelah itu Anda tumbuk dan peras. Air perasan tersebut ditambahkan dengan bubuk kering daun sambiloto kira-kira sebanyak 10 gram sambil diadukhingga tercampur rata. Campuran itu kemudian diminum sehari 3 x masing-masing sebanyak 1/3 bagian.
7. Mengobati influenza dengan sambiloto
8. Mengobati sakit kepala dengan sambiloto
  • Untuk mengobati influenza dan sakit kepala gunakan bubuk kering daun sambiloto sebanyak 1 gram kemudian diseduh dengan mengunakan secangkir air panas. Setelah dingin, kemudian diminum sekaligus, Lakukan 3 hingga 4 kali sehari.
9. Mengobati demam dengan sambiloto
  • Siapkan daun sambiloto yang masih segar sebanyak 1 genggam, kemudian ditumbuk. Tambahkan sekitar 1/2 cangkir air bersih, setelah itu saring lalu minum airnya sekaligus. Daun sambiloto segar yang digiling dengan halus juga dapat digunakan sebagai kompres badan yang panas.
10. Mengobati TB paru dengan sambiloto
  • Siapkan daun sambiloto yang sudah kering dan digiling menjadi serbuk. Tambahkan madu asli secukupnya kemudian diaduk hingga rata dan dibuat pil dengan diameter sekitar 0,5 cm. Pil ini kemudian diminum dengan menggunakan air matang 2 hingga 3 kali sehari, setiap kali minum sebanyak 15 hingga 30 pil.
11. Mengobati batuk rejan atau pertusis dengan sambiloto
12. mengobati darah tinggi dengan sambiloto
  • Untuk no 7 dan 8 diatas siapkan daun sambiloto segar sebanyak 5 hingga 7 lembar yang diseduh dengan menggunakan 1/2 cangkir air panas. Tambahkan saja madu asli secukupnya dan diaduk hingga rata. Setelah dingin kemudian Anda minum sekaligus. Lakukan ini sehari 3 kali saja.
13. Mengobati radang paru dengan sambiloto
14. Mengobati radang mulut dengan sambiloto
15. Mengobati radang tonsilitis dengan sambiloto
  • Untuk ketiga penyakit ini siapkan bubuk kering herba daun sambiloto sebanyak 3 hingga 4,5 gram yang diseduh dengan menggunakan air panas. Setelah dingin Anda dapat menambahkan madu asli secukupnya kemudian diminum sekaligus.
16. Mengobati Faringitis atau radang amandel dengan sambiloto
  • Siapkan daun sambiloto segar sebanyak 9 gram yang telah dicuci dan dibilas dengan menggunakan air matang. Kunyah daun tersebut dan aimya ditelan saja.
17. Mengobati hidung berlendir atau rinorea dengan sambiloto
18. Mengobati infeksi telinga tengah (OMA) dengan sambiloto
19. Mengobati sakit gigi dengan sambiloto
  • Untuk ketiga penyakit diatas siapkan daun sambiloto yang masih segar sebanyak 9 hingga 15 gram direbus dengan menggunakan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas saja. Setelah dingin kemudian disaring, setelah itu diminum 2 kali sehari masing-masing1/2 gelas saja. Untuk OMA, gunakan daun sambiloto yang masih segar yang telah dicuci kemudiandigiling hingga halus dan kemudian diperas. Gunakan airnya untuk tetes telinga.
20. mengobati kencing manis dengan sambiloto
  • Siapkan daun sambiloto segar kira-kira sebanyak 1/2 genggam kemudian dicuci sampai bersih dan direbus dengan menggunakan 3 gelas air bersih hingga tersisa dua seperempat gelas. Setelah dingin kemudian disaring, setelah itu diminum setelah makan 3 kali dalam sehari masing-masing 3/4 gelas.
21. Mengobati tifus dengan sambiloto
  • Caranya ambil 10 hingga 15 daun sambiloto dan rebus dengan menggunakan 2 gelas air hingga mendidih dan tersisa sekitar 1 gelas kemudian diminum air rebusannya setelah dingin.
22. Mengobati radang tenggorokan dengan sambiloto
  • Caranya adalah ambil 10 hingga 15 lembar daun sambiloto dan rebus dengan menggunakan 2 hingga 3 gelas air hingga mendidih dan air rebusan tersebut tersisa sekitar 1 gelas. Setelah itu dinginkan dan minum air rebusannya. Lebih baik lagi jika ramuan ini ditambahkan dengan 3 hingga 5 lembar daun sirih merah.
23. Mengobati gigitan ular berbisa ataupun sengatan binatang berbisa lainnya
  • Caranya adalah kunyah daun sambiloto dan telan airnya, sedangkan ampasnya di tempelkan pada luka akibat gigitan.
24. Mengobati malaria dengan sambiloto
  • Caranya segenggam daun sambiloto direbus dengan menggunakan 4 cangkir air hingga mendidih dan tersisa separuhnya, setelah itu diminum setengah gelas setiap hari 3X.
25. Masih banyak khasiat dan manfaat dauh sambiloto lainnya bagi kesehatan,
  • diantaranya untuk mengatasi hepatitis, mengobati infeksi pada saluran empedu, mengatasi abses paru, mengatasi radang paru (pneumonia), mengatasi radang ginjal akut atau pielonefritis akut), mengatasi radang usus buntu, mengatasi kencing nanah atau gonore, skrofuloderma, mengatasi sesak napas (asma), mengatasi darah tinggi atau hipertensi, mengatasi kusta, leptospirosis, mengatasi keracunan jamur, keracunan singkong, keracunan tempe bongkrek, keracunan makanan laut, serta beberapa jenis kanker.
Itulah 25 khasiat dan manfaat sambiloto mengobati penyakit luar dan dalam. Semoga bermanfaat dan menjadi jalan penyembuh bagi penyakit Anda.

Sumber: Tips Sehat Alami

An Apple A Days, Keeps The Doctor Away

Senin, 19 Agustus 2013

Minuman Kesehatan Keluarga Yang Segar Menyehatkan Dilengkapi Dengan Gizi, Mineral dan Nutrisi Penting Untuk Mengatasi, Mencegah dan Mengobati Berbagai Penyakit. Anti Kanker, Antioksidan, Menurunkan Tekanan Darah, Menurunkan Kadar Gula Darah dan Kolesterol Serta Menjaga dan Melindungi Fungsi Tubuh dan Meningkatkan Kesehatan.

Produk Asli dan Halal dari MUI, Tidak Menimbulkan Efek Samping Negatif, Tanpa Bahan Pengawet dan Pewarna Kimia. Aman dikonsumsi oleh Anak-anak, Pria-Wanita, Remaja Dewasa, dan Para Orang Tua.

Penjelasan Seputar Cuka Apel
Apel umumnya dikonsumsi sebagai buah segar, tetapi juga bisa diolah menjadi cuka, keripik, minuman atau berbagai hidangan penutup. Selain rasanya enak, apel juga memiliki banyak manfaat seperti:

  1. Kulit apel mengandung pektin yang dapat membersihkan racun dari dalam tubuh, menyerap kelebihan air dalam usus, serta memperlunak feses. Pektin termasuk serat makanan yang bisa larut dalam air.
  2. Menurunkan tekanan darah
  3. Membantu mencegah terjadinya karises gigi dan penyakit gusi. Hal ini disebabkan zat dalam apel dapat membersihkan makanan yang tersembunyi di belakang gigi dan gusi.
  4. Menurunkan kadar kolesterol
  5. Meningkatkan kolesterol baik (HDL)
  6. Berperan sebagai antikanker karena kandungan quercetin yang bisa memberikan efek perlindungan dalam melawan kanker.
  7. Quercetin juga bisa mengurangi oksidasi lemak sehingga melindungi hati dari keruskan oksidatif.
  8. Mencegah tumor karena kandungan catechin yang bisa mencegah pembentukan tumor usus dan menunda serangan tumor.
  9. Memperkuat ginjal
  10. Membantu menurunkan berat badan karena bisa mengurangi nafsu makan.
  11. Bisa digunakan untuk terapi diabetes mellitus karena mampu menstabilkan gula darah atau mengontrol insulin agar tidak berlebihan.
  12. Bisa digunakan untuk terapi kecantikan.
  13. Sebagai obat jantung
  14. Buah yang baik untuk kulit, rambut dan kuku
  15. Mencegah konstipasi dan kanker usus.

Apel merupakan buah terbaik yang diciptakan untuk kepentingan umat manusia, dilengkapi dengan gizi dan mafaat terbaik. Beberapa unsur gizi yang baik dari apel, seperti Quercetin yang memiliki anti oksidan yang sangat baik bagi kesehatan tubuh dan penangkal radikal bebas penyebab kanker. Kandungan serat pektinnya sebagai anti kolesterol juga efektif untuk menurunkan kadar gula darah, membersihkan lemak dan mencegah terjadinya gangguan pada fungsi saluran cerna.

Kini buah apel yang nikmat telah dikemas dalam bentuk Cuka Apel Tahesta yang merupakan minuman kesehatan yang dihasilkan dari fermentasi buah apel pilihan asli Indonesia.

Fermentasi buah apel dalam bentuk cuka ini tidak mengurangi fungsi, manfaat dan kandungan asli dari buah apel itu sendiri. Cuka Apel Tahesta terbukti memiliki kemampuan untuk menjaga, melindungi, mengoptimalkan dan mengaktifkan fungsi kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Cuka Apel Tahesta dilengkapi dengan segudang unsur vitamin, gizi, mineral dan 93 komponen sumber gizi lainnya yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh manusia.

Sari cuka apel
Cuka Apel Tahesta memiliki keunggulan berbeda bila dibandingkan dengan produk minuman kesehatan sejenis lainnya. Keunggulan dan keistimewaan Cuka Apel Tahesta, adalah:

  1. Banyak mengandung asam organik yang berfungsi sebagai penetral racun, anti kanker, membantu metabolisme tubuh dan mengurangi peningkatan kadar gula saat proses pemecahan karbohidrat.
  2. Kaya mineral, seperti kalium yang membuat denyut jantung berdetak lebih teratur, menjaga elastisitas pembuluh darah agar tetap lentur, mencegah viskositas (kekentalan darah), membantu membersihkan endapan lemak dan kolesterol dari pembuluh darah sehingga sangat cocok dikonsumsi bagi penderita jantung koroner, stroke dan hipertensi.
  3. Banyak mengandung serat, baik serat larut maupun tak larut yang membantu untuk mencegah sembelit, kanker usus besar, wasir dan sangat baik dikonsumsi penderita obesitas, kolesterol tinggi dan kencing manis.
  4. Cuka Apel Tahesta juga dikenal sebagai antiseptik dan antibiotik alamiah. Jadi, jika ada luka karena benda tajam atau tergores, maka cuka apel bisa dioleskan sebagai obat luar yang sangat efektif menghentikan pendarahan dan mencegah infeksi.
  5. Cuka apel juga bisa dipergunakan untuk perawatan kecantikan seperti untuk menghilangkan ketombe, masker kulit, jerawat serta menjadikan kulit kencang dan awet muda.
  6. Termasuk untuk urusan memasak, cuka apel bisa digunakan sebagai penyedap masakan, agar masakan lebih beraroma, segar dan tidak bau amis seperti acar, ikan, daging dan salad.
  7. Memiliki kombinasi nutrisi yang lengkap dan berimbang sehingga mampu membantu atasi berbagai gangguan kesehatan seperti jantung, stroke, diabetes, hipertensi, kolesterol, batu ginjal, batu empedu, maag, rematik, asma, alergi, flu, liver, prostat, sakit kepala, sembelit, wasir, kista, kanker serta bisa mempercepat pemulihan kondisi tubuh pasca sakit.
  8. Yang pasti, Tahesta bisa dikonsumsi segala usia, mudah dan cepat diserap tubuh, serta tanpa efek samping.

Manfaat apel yang dibuat menjadi cuka apel dengan proses fermentasi tidak akan menimbulkan efek samping negatif bagi tubuh bila dikonsumsi dalam jangaka panjang. Dalam proses fermentasi itu tetap menjaga kandungan enzim dan asam amino yang memang banyak terdapat dalam buah apel.

Sementara itu kemampuan tubuh menghasilkan zat asam akan menurun sejalan dengan bertambahnya usia. Padahal kekurangan zat asam seperti, asam karbonik, asam laktik, asam sulfur dan asam fosfor akan menyebabkan tingginya kadar sodium bikarbonat dalam darah. Akibatnya darah menjadi terlalu basa (hiperalkaline) dari basa yang seharusnya. Darah yang normal mempunyai reaksi basa (alkaline) yang lemah. Dalam keadaan terlalu basa (hiperalkaline) inilah gangguan kesehatan seperti rematik, asam urat, pengapuran sendi, rapuh tulang, tekanan darah, kolesterol, batu ginjal, jantung, diabetes dan lain-lain akan muncul.

Kandungan nutrisi dan mineral yang sangat komplek dan berimbang merupakan ‘kunci’ kesehatan yang mengagumkan dari Cuka Apel Tahesta sebagai minu-man kesehatan. Mengandung mineral dalam jumlah seimbang, termasuk kalium/potasium, fosfor, chlor, natrium, magnesium, kalsium, sulfur, besi dan silikon. Selain itu masih ada serat pectin yang berguna untuk kesehatan system pencernaan. Mineral lain, yaitu asam maltat juga berguna untuk menstimulasi pencernaan dalam tubuh.

A.P John Institute for Cancer Research, pada april 2005 memberikan pernyataan pada pers bahwa asam asetat dalam cuka apel memiliki dampak mematikan pada sel kanker, karena menghambat suplai energi yang dibutuhkan sel kanker. Dr. Jarvis, dalam bukunya “Khasiat Cuka Apel dan Madu” serta buku “Obat Penyembuh di Rumah”, menjelaskan banyak kegunaan cuka apel untuk kesehatan antara lain, untuk mengatasi keracunan makanan, luka bakar, varises, impetigo (penyakit kulit bernanah), infeksi bakteri, hipertensi, rematik, asam urat, diabetes, kelelahan kronis, gangguan pencernaan sampai untuk meningkatakan vitalitas dan kekebalan tubuh.

“An Apple A Days, Keeps The Doctor Away”, (makanlah satu buah apel tiap hari, niscaya Anda tak akan gampang jatuh sakit) menggambarkan manfaat apel untuk menjaga kesehatan dan keseimbangan tubuh. Cuka apel adalah pengolahan buah apel melalui proses fermentasi alami. Proses fermentasi mengaktifkan dan mengoptimalkan kandungan nutrisi, vitamin, mineral, serat, enzim, asam amino dan anti oksidan.

Petunjuk atau Cara memilih dan membeli Cuka Apel Terbaik

  1. Pastikan cuka apel berwarna keruh kecoklatan. Menunjukkan benar-benar terbuat dari buah apel murni yang matang pohon, yang besar pengaruhnya terhadap manfaat dan khasiatnya. Jika cuka apel berwarna bening berarti kandungan apelnya sedikit dan manfaatnya tentu kurang optimal.
  2. Memiliki aroma khas apel dan berbau seperti tape. Menunjukkan proses fermentasi berjalan alami, dengan jangka waktu yang tepat. Jika cuka apel berbau pecing, agak busuk atau aroma apelnya kurang terasa, itu berarti proses fermentasi yang terjadi kurang sempurna.
  3. Terdapat endapan di bawah botol. Endapan atau “mother” ini adalah biang cuka apel. Disinilah terkandung unsur sehat yang sangat bermanfaat. Jika endapan ini tidak ada, maka cuka apel pantas dipertanyakan.
  4. Bersifat pekat dan tidak bisa diminum langsung. Jadi, cara minumnya harus diencerkan dulu dengan air matang. Cuka apel yang siap saji boleh saja dikonsumsi, tapi tentu berbeda manfaatnya dengan yang murni.

Pasang Iklan Anda Di Sini!

OpenStage at Cibitung

 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2014. Comedy Store Indonesia - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger