Hotline: 081.385.386.583 - 0882.9685.0453 - 0895.6131.08911

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Pemanfaatan Air Biji Lamtoro Untuk Diabetes Melitus

Minggu, 25 Januari 2015

Lamtoro, petai cina, atau petai selong adalah sejenis perdu dari suku Fabaceae (Leguminosae, polong-polongan), yang kerap digunakan dalam penghijauan lahan atau pencegahan erosi. Berasal dari Amerika tropis, tumbuhan ini sudah ratusan tahun diperkenalkan ke Jawa untuk kepentingan pertanian dan kehutanan,[6] dan kemudian menyebar pula ke pulau-pulau yang lain di Indonesia. Tanaman ini di Malaysia dinamai petai belalang.

Tumbuhan ini dikenal pula dengan aneka sebutan yang lain seperti pĕlĕnding, peuteuy sélong (Sd.); kemlandingan, mètir, lamtoro dan lamtoro gung (lamtoro besar; untuk varietas yang bertubuh lebih besar) (Jw.); serta kalandhingan, lantoro (Md.).[6] Nama-namanya dalam pelbagai bahasa asing, di antaranya: petai belalang, petai jawa (Mly.); lamandro (PNG); ipil-ipil, elena, kariskis (Fil.); krathin (Thai); leucaena, white leadtree (Ingg.); dan leucaene, faux mimosa (Prc.).[7] Nama spesiesnya, leucocephala (='berkepala putih') mengacu kepada bongkol-bongkol bunganya yang berwarna keputihan.[8]

INTRODUKSI
Pohon atau perdu memiliki tinggi hingga 20m;[9] meski kebanyakan hanya sekitar 2-10 m.[10]

Percabangannya rendah dan banyak, dengan pepagan berwarna kecoklatan atau keabu-abuan, berbintil-bintil dan berlentisel. Ranting-rantingnya berbentuk bulat torak, dengan ujung yang berambut rapat.[7]
 
Daunnya majemuk dan berbentuk menyirip rangkap, siripnya berjumlah 3-10 pasang, kebanyakan dengan kelenjar pada poros daun tepat sebelum pangkal sirip terbawah; daun penumpu kecil, bentuk segitiga. Anak daun tiap sirip 5-20 pasang, berhadapan, bentuk garis memanjang, 6-16(-21) mm × 1-2(-5) mm, dengan ujung runcing dan pangkal miring (tidak sama), permukaannya berambut halus dan tepinya berjumbai.[7][11]
Bunganya majemuk berupa bongkol bertangkai panjang yang berkumpul dalam malai berisi 2-6 bongkol; tiap-tiap bongkol tersusun dari 100-180 kuntum bunga, membentuk bola berwarna putih atau kekuningan berdiameter 12–21 mm, di atas tangkai sepanjang 2-5 cm.[8] Bunga kecil-kecil, berbilangan-5; tabung kelopak bentuk lonceng bergigi pendek, lk 3 mm; mahkota bentuk solet, lk. 5 mm, lepas-lepas. Benangsari 10 helai, lk 1 cm, lepas-lepas.[11]

Buahnya polong berbentuk pita lurus, pipih dan tipis, 14–26 cm × 2 cm, dengan sekat-sekat di antara biji, hijau dan akhirnya coklat kehijauan atau coklat tua apabila kering jika masak, memecah sendiri sepanjang kampuhnya. Buah lamtoro mengandung 15-30 biji yang terletak melintang dalam polongan, berbentuk bulat telur sungsang[10] atau bundar telur terbalik, dengan warna coklat tua mengkilap yang berukuran 6–10 mm × 3-4,5 mm.[7][11] Bijinya mirip petai, namun berukuran lebih kecil dan berpenampang lebih kecil.[12]


Lamtoro berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah, dan dari situ kemudian menyebar luas. Penjajah Spanyol membawa biji-bijinya dari sana ke Filipina pada akhir abad XVI. Dari tempat ini mulailah lamtoro menyebar luas ke pelbagai bagian dunia. Lamtoro ditanam sebagai peneduh tanaman kopi, penghasil kayu bakar, serta sumber pakan ternak yang lekas tumbuh.[13]

ASAL-USUL, ANAK JENIS DAN PERSEBARAN
Lamtoro mudah beradaptasi, dan dengan cepat tanaman ini menjadi liar di berbagai daerah tropis di Asia dan Afrika; termasuk pula di Indonesia. Ada tiga anak jenis (subspesies)nya, yakni:[8]
  • Leucaena leucocephala ssp. leucocephala; ialah anak jenis yang disebarluaskan oleh bangsa Spanyol. Di Jawa dikenal sebagai lamtoro atau petai cina ‘lokal’, berbatang pendek sekitar 5 m tingginya dan pucuk rantingnya berambut lebat.
  • ssp. glabrata (Rose) S. Zárate. Dikenal sebagai lamtoro gung, tanaman ini berukuran besar (pohon, daun, bunga, buah) dibandingkan anak jenis yang pertama. Lamtoro gung baru menyebar luas di dunia dalam beberapa dekade terakhir. Serta;
  • ssp. ixtahuacana C. E. Hughes; yang menyebar terbatas di Meksiko dan Guatemala.
PEMANFAATAN
Sejak lama lamtoro telah dimanfaatkan sebagai pohon peneduh, pencegah erosi, sumber kayu bakar dan pakan ternak. Di tanah-tanah yang cukup subur, lamtoro tumbuh dengan cepat dan dapat mencapai ukuran dewasanya (tinggi 13–18 m) dalam waktu 3 sampai 5 tahun. Tegakan yang padat (lebih dari 5000 pohon/ha) mampu menghasilkan riap kayu sebesar 20 hingga 60 m³ per hektare per tahun. Pohon yang ditanam sendirian dapat tumbuh mencapai gemang 50 cm.[13] Jika ditanam di dekat-dekat pohon lainnya, maka pohon di sampingnya akan kekurangan sinar matahari. Oleh sebab itu, biasanya lamtoro/petai cina ditanam sebagai pohon pelindung/peneduh, dan untuk menanggulangi terjangan angin ribut. Tumbuhan ini juga dapat dipakai untuk pupuk hijau -dengan cara membenamkan daun pangkasnya sebagai pupuk dalam tanah-.[14]

Lamtoro adalah salah satu jenis polong-polongan serbaguna yang paling banyak ditanam dalam pola pertanaman campuran (wanatani). Pohon ini sering ditanam dalam jalur-jalur berjarak 3–10 m, di antara larikan-larikan tanaman pokok. Kegunaan lainnya adalah sebagai pagar hidup, sekat api, penahan angin, jalur hijau, rambatan hidup bagi tanaman-tanaman yang melilit seperti lada, vanili, markisa dan gadung, serta pohon penaung di perkebunan kopi dan kakao.[7][15] Di hutan-hutan tanaman jati yang dikelola Perhutani di Jawa, lamtoro kerap ditanam sebagai tanaman sela untuk mengendalikan hanyutan tanah (erosi) dan meningkatkan kesuburan tanah.[16] Perakaran lamtoro memiliki nodul-nodul akar tempat mengikat nitrogen dan banyak menghasilkan daun sebagai sumber organik.[17]


Apakah Buah Anggur Itu?

Anggur merupakan tanaman buah berupa perdu merambat yang termasuk ke dalam keluarga Vitaceae.[1] Buah ini biasanya digunakan untuk membuatjus anggur, jelly, minuman anggur, minyak biji anggur dan kismis, atau dimakan langsung.[1]

Buah ini juga dikenal karena mengandung banyak senyawa polifenol dan resveratol yang berperan aktif dalam berbagai metabolisme tubuh, serta mampu mencegah terbentuknya sel kanker dan berbagai penyakit lainnya.[2] Aktivitas ini juga terkait dengan adanya senyawa metabolit sekunder di dalam buah anggur yang berperan sebagai senyawa antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas.[3][4]

Tanaman ini sudah dibudidayakan sejak tahun 4000 SM di Timur Tengah.[1] Akan tetapi, proses pengolahan buah anggur menjadi minuman anggur baru ditemukan pada tahun 2500 SM oleh bangsaMesir.[1] Hanya beberapa waktu berselang, proses pengolahan ini segera tersebar luas ke berbagai penjuru dunia, mulai dari daerah di Laut Hitam, Spanyol, Jerman, Perancis, dan Austria.[1]Penyebaran buah ini berkembang samakin pesat dengan adanya perjalanan Colombus yang membawa buah ini mengitari dunia.[1]

VARIETAS ANGGUR
Buah anggur memiliki banyak varietas, antara lain[5][6][7]:
Hibrida juga ada, utamanya merupakan persilangan dari V. vinifera dengan satu atau lebih varietas V. labrusca,V. riparia atau V. aestivalis.[6] Hibrida cenderung lebih tidak terpengaruh dingin ("frost") dan penyakit (terutamaphylloxera), tetapi minuman anggurnya kurang memiliki karakteristik aroma "foxy" labrusca.[6]

Anggur laut Coccoloba uvifera merupakan anggota dari keluarga Buckwheat Polygonaceae dan merupakan tanaman asli di tanah di Laut Karibia.[6]

KONDISI TUMBUHAN
Iklim
Anggur merupakan salah satu tanaman yang hidup pada daerah dataran rendah.[1] Tidak seperti kebanyakan tanaman lainnya, tanaman anggur justru membutuhkan musim kemarau panjang berkisar 4-7 bulan agar dapat tumbuh dengan baik dan intensitas cahaya matahari yang cukup tinggi.[1]Curah hujan yang diperlukan oleh tanaman ini hanya 800 mm per tahun.[1]Oleh karena itu, penyiraman yang berlebihan dapat mengganggu proses pembuahannya.[8] Suhu untuk tumbuh maksimal adalah 31oC dan suhu minumum adalah 23oC dengan kelembapan udara berkisar antara 75-80%.

Media Tanam
Hanya beberapa jenis tanah yang dapat menunjang pertumbuhan tanaman anggur dengan baik.[8] Secara umum, tanah tersebut harus mengandung pasir dan lempung dalam jumlah yang cukup agar tanaman tidak mengalamitranspirasi berlebihan.[8] Selain itu, tanah yang digunakan harus subur dan bertekstur gembur agar terdapat asupan nutrisi dan pasokan udara yang baik.[8] Tanah tersebut juga harus memiliki derajat keasaman (pH) yangnetral, yaitu 7.[8]

MANFAAT BAGI KESEHATAN
Anggur memiliki banyak manfaat kesehatan karena mengandung berbagai jenis senyawa metabolit sekunder, terutama golongan flavonoid dan antosianin, serta resveratol.[9] Penelitian lain mengungkapkan bahwa senyawa aktif di dalam anggur mampu meningkatkan kerja sel endotelial yang berperan dalam memperlancar aliran darah dalam arteri terkait dengan aktivitasnya terhadap sel-sel otot halus.[10] Melalui mekanisme ini, risiko terkena serangan jantung dapat berkurang. [11]Selain itu, anggur juga mengandung banyak senyawa antioksidan yang daya kerjanya lebih kuat daripada vitamin C dan vitamin E.[11] Di dalam tubuh, senyawa flavonoid anggur dapat meningkatkan produksi lemak baik (HDL) sekaligus menurunkan trigliserida yang beredar di dalam darah.[11]

NILAI NUTRISI
Anggur, merah atau hijau
Nilai nutrisi per 100 g (3.5 oz)
Energi288 kJ (69 kcal)
Karbohidrat18.1 g
Gula15.48 g
Serat pangan0.9 g
Lemak0.16 g
Protein0.72 g
Thiamine (Vit. B1)0.069 mg (5%)
Riboflavin (Vit. B2)0.07 mg (5%)
Niacin (Vit. B3)0.188 mg (1%)
Asam Pantothenat (B5)0.05 mg (1%)
Vitamin B60.086 mg (7%)
Folat (Vit. B9)2 μg (1%)
Vitamin B120 μg (0%)
Vitamin C10.8 mg (18%)
Vitamin K22 μg (21%)
Kalsium10 mg (1%)
Besi0.36 mg (3%)
Magnesium7 mg (2%)
Mangan0.071 mg (4%)
Fosfor20 mg (3%)
Kalium191 mg (4%)
Natrium3.02 mg (0%)
Seng0.07 mg (1%)
Persentase merujuk kepada rekomendasi Amerika Serikat untuk dewasa.
Sumber: Data Nutrisi USDA

Tanaman Geranium, Obat AIDS Masa Depan

Senin, 05 Mei 2014

Geranium juga mampu mengusir nyamuk karena keharumannya
KOMPAS.com - Tanaman Geranium (Pelargonium sp.) umumnya dimanfaatkan sebagai anti nyamuk. Namun sebuah studi baru dari German Research Centre for Environmental Health di Munich mengindikasikan, tanaman ini juga dapat menjadi kunci pengobatan generasi baru HIV.

Studi tersebut menemukan, ekstrak dari tanaman geranium memiliki kemampuan untuk menginaktivasi HIV-1 dan mencegah virus untuk masuk ke sel manusia. Seperti yang diketahui, HIV dibagi menjadi dua tipe, yaitu HIV-1 dan HIV-2. HIV-1 merupakan tipe yang paling bertanggung jawab atas kasus AIDS.

Para peneliti mengatakan, ekstrak dari tanaman geranium berpotensi menjadi pengobatan baru AIDS karena mengandung senyawa anti-HIV-1 kelas baru. Khususnya pada bagian akar, tanaman geranium mengandung senyawa yang menyerang HIV-1 dan mencegah virus untuk berreplikasi dalam tubuh manusia.
Mereka juga menemukan, senyawa tersebut dapat melindungi darah dan sel imun dari infeksi virus. Caranya yaitu dengan menahan partikel HIV pada sel manusia, sehingga secara efisien mencegah virus tersebut masuk ke dalam sel.

Sejumlah uji klinis telah menunjukkan bahwa tanaman tersebut aman digunakan pada manusia. Bahkan di Jerman, tanaman tersebut sudah mendapatkan izin penggunaan sebagai obat herbal.

Ketua studi Profesor Ruth Brack-Werner mengatakan, ekstrak geranium sangat menjanjikan sebagai pengembangan pengobatan yang berasal dari tumbuhan, khususnya untuk melawan HIV-1. "Ekstrak melawan HIV-1 dengan cara yang berbeda dengan obat-obat HIV-1 sebelumnya dalam penggunaan klinis, sehingga ekstrak pun bisa dikatakan sebagai jenis terapi yang bernilai," jelas Brack-Werner.

Menurut dia, ekstrak geranium merupakan kandidat yang menjanjikan untuk perbaikan pilihan pengobatan anti-HIV-1. Bahkan ekstrak memiliki beberapa keunggulan, antara lain menggunakan sumber daya terbatas, mudah diproduksi, dan tidak butuh pendinginan.

"Selanjutnya, kami harus menguji keamanannya sebagai pengobatan HIV-1 pada manusia," ujarnya.
Menurut WHO, lebih dari 35 juta orang di dunia terinfeksi HIV, khususnya HIV-1. Tanpa terapi, HIV dapat merusak sistem imun yang kelamaan menjadi AIDS. Kondisi tersebut diketahui mematikan karena pasien sangat mudah terkena penyakit lainnya.

Penulis : Unoviana Kartika | Minggu, 2 Februari 2014 | 09:34 WIB - Kompas


Konsultasi Pengobatan

HIV/AIDS dan Kecanduan Narkoba

Hotline: 087878821248 
SMS (021)9346.1965 - 081385386583
 

10 Manfaat dari Buah Anggur

Jumat, 18 April 2014


Manfaat anggur sudah terkenal sejak dahulu.  Anggur biasa disantap begitu saja atau sebagai bahan resep masakan atau dijadikan sirup.

Di wilayah Eropa sudah dibudidayakan anggur sekitar 6000 tahun yang lalu. Tanaman perdu ini, biasa hidup didaerah dangan intensitas yang cukup tinggi dengan curah hujan yang rendah. Sekitar 60 jenis varietas anggur, dikonsumsi oleh seluruh dunia.

Nilai Gizi (Nutrisi) Buah Anggur
Anggur memiliki kandungan zat gizi yang baik bagi tubuh.Setiap varietas  anggur memiliki nilai gizi tersendiri, namun secara umum kandungan nutrisi anggur terdiri dari 70 persen air dan 20 persen zat gula, yang menjadikan buah anggur sangat baik untuk metabolisme tubuh. 10 persen zat lain termasuk di dalamnya:

  • Asam galat
  • Glukosida
  • Asam fosfat
  • Mangan
  • zat besi
  • sejumlah vitamin
  • Kalsium
  • Senyawa lain seperti zat polifenol dan resveratol terkandung dalam anggur yang kita kenal sebagai antioksidan. Kandungan antioksidan anggur menangkal radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh, untuk mencegah terbentuknya sel penyebab terjadinya kanker.

Manfaat Anggur Mengatasi Berbagai Penyakit
Manfaat anggur mampu mencegah timbulnya penyakit pada tubuh. Berikut ini beberapa contohnya:

1. Sumber Gula Darah Yang Baik
Tidak semu buah memiliki regulasi gula darah, seperti yang terdapat di dalam manfaat buah semangka memiliki kadar glikemik yang cukup tinggi sekitar 70-75, yang tidak terlalu cocok untuk dimakan orang yang memiliki masalah keseimbangan gula darah. Pada buah anggur hanya tersaji sekitar 43-53 kadar glikemik yang menunjukkan kadar glikemik yang rendah. Pada studi yang dikembangkan saat ini, keseimbangan gula darah yang baik ini berkaitan dengan kandungan phytonutrisi di dalam anggur.

2. Bahan Anti Mikroba
Kandungan antioksidan umum seperti piceatannol dan resveratrol, menghasilkan fitonutrien di dalam anggur yang telah banyak dibuktikan sebagai zat anti mikroba. Pada penelitian memang belum menemukan bagaimana zat anti mikroba ini di dapat dari dalam buah anggur. Zat ini membantu tubuh dalam mencegah masalah yang terkait karena mikroba makanan.

3. Menjaga Kesehatan Jantung
Pada penelitian pada buah anggur menunjukkan bahwa kandungan zat resveratrol ini, memiliki kegunaan untuk meningkatkan pelebaran pembuluh darah, yang memberikan kesempatan untuk darah dapat mengalir lebih mudah.

Penelitian tersebut juga  ditunjukkan saat keadaan tubuh yang santai, dengan dinding pembuluh darah yang lebih besar, sehingga menurunkan tekanan darah atau saat  darah mengalir melalui semua area tubuh dengan volume tekanan yang tinggi. hal ini bermanfaat dalam peningkatan oksigen dan nutrisi ke sel-sel tubuh.

4. Sumber Vitamin
Buah anggur merah menyediakan sumber vitamin yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Setiap satu porsi anggur merah, memberikan sekitar 16 mg vitamin C, sekitar 27 persen dari kebutuhan harian, pada diet 2.000 kalori seperti manfaat jeruk. Sejumlah vitamin lain juga ditemukan seperti :

Kandungan Anggur:

  • 22 mcg vitamin K (sekitar 28% dari nilai diet harian)
  • 0,4 mg thiamin (27 persen dari nilai harian)
  • vitamin E
  • vitamin A, asam pantotenat
  • vitamin B-6
  • folat
  • beta karoten
  • alpha karoten
  • Vitamin membantu fungsi proses tubuh berjalan dengan benar yang akan mengurangi risiko masalah kesehatan tertentu.

4. Kaya Mineral
Manfaat buah anggur kaya akan sejumlah mineral penting. Setiap 1 porsi anggur merah menyediakan mineral seperti:

  • 288 mg kalium (yang juga ditemukan dalam manfaat pisang)
  • 0,2 mg tembaga
  • 0,1 mg mangan
  • 0,5 zat besi
  • Anggur merah juga mengandung beberapa mineral dalam kecil diantaranya kalsium, magnesium, seng dan selenium.

5. Manfaat Kognitif
Buah anggur yang dikonsumsi sebagai asupan jus anggur oleh manusia, memberikan manfaat dalam mengoptimalkan kekuatan kognitif. Pada sebuah peneitian Concord terhadap konsumsi harian jus anggur sebanyak 1-2 minggu sekitar beberapa bulan, menunjukkan peningkatan nilai pada peserta penelitian di California Verbal Learning Test tersebut.

6. Perlindungan Tubuh dari Radiasi
Kandungan nutrisi ampuh yang telah terbukti dapat melindungi tubuh terhadap terapi radiasi, saat digunakan sebagai pengobatan terhadap radiasi kanker.

7. Membantu Pemulihan Otot
Antioksidan yang kuat dapat mendukung sel-sel dan organ, dalam menghilangkan asam urat dan racun lainnya dari tubuh. Termasuk juga memberi dukungan terhadap pemulihan cidera otot bagi para atlet.

Manfaat Buah Anggur Untuk Kulit
Selain anggur sangat baik bagi kesehatan, manfaat anggur lainnya juga merawat kecantikan, yaitu sebagai berikut:

8. Perlindungan Terhadap Kanker Kulit
Pada banyak penelitian, zat resveratrol menunjukkan pengaruh positif terhadap perkembangan sel kanker. Resveratrol memberikan perlindungan pada kulit dari kerusakan sinar UVB dari matahari, sehingga memberikan perlawanan terhadap kanker kulit.

9. Melembabkan kulit wajah
Buah anggur iris menjadi dua buah bagian, kemudian oleskan pada wajah dan diamkan lima belas menit. Gunakanlah secara rutin setiap dua kali sehari pagi dan malam sebelum tidur dan rasakanlah manfaat anggur yang memberikan kelembaban alami kulit.

10. Mencerahkan wajah
Wajah yang kusam, sangat menggangu penampilan, anggur dapat membantunya. 1 sampai 2 buah anggur ambil dan dikupas kulitnya, lalu remas dengan tangan. Campurkan dengan madu ± 2-3 tetes, kemudian oleskan ke wajah yang bersih. Diamkan paling kurang 15 menit, lalu bilas dengan air biasa.

sumber: www.manfaat.co.id

Daun Sambiloto Obat HIV Paten

Selasa, 08 April 2014

Sambiloto merupakan tumbuhan berkhasiat obat berupa terna tegak yang tingginya bisa mencapai 90 sentimeter. Asalnya diduga dari Asia tropika. Penyebarannya dari India meluas ke selatan sampai di Siam, ke timur sampai semenanjung Malaya, kemudian ditemukan Jawa.

Tumbuh baik di dataran rendah sampai ketinggian 700 meter dari permukaan laut. Sambiloto dapat tumbuh baik pada curah hujan 2000-3000 mm/tahun dan suhu udara 25-32 derajat Celcius.

Kelembaban yang dibutuhkan termasuk sedang, yaitu 70-90% dengan penyinaran agak lama. Nama daerah untuk sambiloto antara lain: sambilata (Melayu); ampadu tanah (Sumatera Barat); sambiloto, ki pait, bidara, andiloto (Jawa Tengah); ki oray (Sunda); pepaitan (Madura), sedangkan nama asingnya Chuan xin lien (Cina).[2]

Tanaman sambiloto digunakan untuk mencegah pembentukan radang, memperlancar air seni (diuretika), menurunkan panas badan (antipiretika), obat sakit perut, kencing manis, dan terkena racun. kandungan senyawa kalium memberikan khasiat menurunkan tekanan darah. Hasil percobaan farmakologi menunjukkan bahwa air rebusan daun sambiloto 10% dengan takaran 0.3 ml/kg berat badan dapat memberikan penurunan kadar gula darah yang sebanding dengan pemberian suspensi glibenclamid.[3] Selain itu, daun Sambiloto juga dipercaya bisa digunakan sebagai obat penyakit tifus dengan cara mengambil 10-15 daun yang direbus sampai mendidih dan diminum air rebusannya.

Sambiloto (Andrographis paniculata). Karena kandungannya berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh, sambiloto diyakini mampu menangkal virus HIV/AIDS. Sebuah perusahaan di Amerika Serikat sudah mematenkan tanaman ini. Di Indonesia, tanaman ini terserak di sembarang tempat.

Simak berikut ini:
Sambiloto termasuk dalam familia atau suku acanthaceae. Tanaman yang daun dan batangnya pahit ini dapat tumbuh pada ketinggian 700 m dpl. Tanaman ini sering kali dijumpai orang di pekarangan rumah. Bahkan tanaman ini juga tumbuh liar di tempat-tempat terbuka seperti ladang, sisi-sisi jalanan atau di tanah kosong yang terbengkalai.

Sambiloto merupakan suatu tanaman yang tumbuh tegak, dengan tinggi mencapai 90 cm. Batangnya berbentuk segi empat dan bercabang banyak. Tanaman ini mempunyai daun tunggal yang saling berhadap-hadapan, panjangnya 2-8 cm dan lebar 1-3 cm. Tanaman ini juga berbunga sepanjang tahun. Berwarna putih atau ungu, tersusun dalam rangkaian berupa tandan yang tumbuh pada ujung-ujung tangkai.

Sambiloto juga mempunyai buah yang bentuknya memanjang sampai jorong. Panjang buahnya itu sekitar 1,5 cm, lebar 0,5 cm serta pangkal dan ujungnya runcing. Bila sudah matang buahnya itu akan berwarna hitam dan akan pecah membujur menjadi empat keping. Biji tumbuhan ini gepeng, kecil, warnanya coklat muda.

Sambiloto mempunyai kandungan zat yang khas berupa andrographolide. “Zat andrographolide ini tidak ada di tanaman lain” ungkap Ir. Winarto, pemilik kebun tanaman obat Karyasari. Selain andrographolide tanaman ini juga mempunyai kandungan zat panicolin. “Makanya berdasarkan dua unsur zat itu sambiloto diberi nama andrographis paniculata” ujar Winarto lagi.

Andrographolide dan panicolin itu memang spesifik. Fungsi utamanya sebenarnya adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Makanya di Amerika Serikat, sambiloto sudah dipatenkan sebagai obat penyakit AIDS.

Menjadikan suatu tanaman menjadi obat tidaklah gampang. Karena berkaitan dengan pemasaran serta kepercayaan masyarakat. Bila kita berbicara mengenai uji klinis, kebanyakan semua dilakukan di luar negeri. Di samping biayanya yang besar, tenaga ahlinya di sana banyak. Karena itu perusahaan luar negeri berani mematenkan sambiloto sebagai obat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Kebanyakan pengobatan tradisional di Jawa, sambiloto diminum sebagai bahan untuk mengobati berbagai penyakit karena dia bersifat antibiotik. Bahan yang biasanya diambil pada sambiloto bisa batang atau daun. “Karena tanaman ini berumur semusim. Daun dan batangnya bisa dicabut sekaligus lalu direbus semua” tambah Winarto lagi.

Masih menurut Winarto, umumnya kalau kita mau meminum sehari 2 gelas ramuan sambiloto, maka daya tahan tubuh kita akan meningkat dan tidak mudah terserang penyakit. Caranya: 10 gram daun kering diberi air 4 gelas lalu direbus hingga airnya tersisa 2 gelas. Sering tidaknya kita minum rebusan sambiloto tergantung dari keadaan badan kita. Bila menderita penyakit serius, maka bisa minum lebih banyak ramuan itu. Untuk kasus-kasus gigitan serangga sambiloto sangat mujarab. Sedikit ditumbuk lalu dimamarkan ke kulit yang terkena gigitan, gatal-gatal di kulit akan cepat hilang.

Tapi, “Karena rasanya pahit, untuk sekedar pencegahan penyakit bisa minum olahan sambiloto 1/2 gelas saja sehari, tidak perlu sampai 2 gelas. Atau kalau Anda tidak suka rasa pahit, Anda bisa menelan ramuan sambiloto itu dalam bentuk kapsul. Caranya, masukkan saja bubuk dari daun sambiloto kering ke dalam kapsul. Tapi untuk orang yang terkena tekanan darah rendah, minum olahan sambiloto malah akan menambah tekanan darahnya menjadi drop,” ungkap Winarto mengingatkan. Jadi hati-hati Anda yang punya tekanan darah rendah.

Tanaman Sambiloto
HINGGA saat ini belum ada penelitian yang membuktikan sebuah formula bisa untuk mengobati AIDS dan menjadi penyelamat jiwa penderitanya. Namun, sejumlah pakar berhasil menemukan setidaknya ada jenis tumbuhan yang mampu bekerja menghambat perubahan virus HIV menjadi AIDS, meski belum bisa membunuhnya, yakni meniran dan sambiloto.

Ketua Klinik VCT Rumah Sakit Prof Dr Margono Sukarjo (RSMS) Banyumas dr Akhmad Wiryawan mengatakan, menurut penelitian yang dilakukan pakar luar negeri, tanaman sambiloto dan meniran memiliki khasiat untuk meningkatkan kekebalan tubuh dalam menghadapi berbagai serangan penyakit termasuk HIV/AIDS.

Selain itu, kedua tanaman tersebut memiliki kemampuan mencegah virus HIV menjadi dewasa, masuk ke sel tubuh dan berkembang biak. Kegunaan itulah yang harusnya dilihat masyarakat khususnya pengidap HIV/AIDS, sebagai solusi alternatif obat konvensional buatan pabrik.
Populasi kedua tanaman itu juga sangat banyak di Indonesia, bahkan keberadaannya selama ini hanya dipandang sebelah mata sebagai tumbuhan pengganggu, papar Akhmad Wiryawan kepada KR di ruang kerjanya baru-baru ini.

Dijelaskan, pengidap HIV/ AIDS kebanyakan menggunakan obat konvensional, yakni Antiretroviral (ARV). Namun obat ini mempunyai efek samping bagi penggunanya, yakni mempengaruhi pencernaan, alergi kulit, terganggunya fungsi organ tubuh, serta tidak bisa dicampur dengan sembarang obat.

Sebagai obat buatan pabrik dan memiliki kandungan kimia sintetis yang tinggi, otomatis ARV mempunyai efek samping, sehingga pengguna tidak merasa nyaman. Selain itu harganya mahal dan sering terkendala pasokan karena masih diimpor.

Berbeda dengan meniran dan sambiloto yang alami dan murah. Selain khasiatnya sama, penggunaannya tidak menimbulkan efek samping, ujar Akhmad.

Ditambahkan, proses pengolahan meniran dan sambiloto hingga siap dikonsumsi sebagai obat penghambat HIV/AIDS cukup mudah dan bisa dilakukan semua orang. Antara lain dengan memasak tumbuhan itu dan meminum air rebusannya, atau membuatnya menjadi jus.

Prosesnya memang mudah, namun agar hasilnya maksimal, terapi harus dilakukan secara teratur setiap hari minimal sekali. Jika dilakukan secara teratur, dalam jangka waktu tiga bulan hasilnya terlihat dengan naiknya tingkat kekebalan tubuh, dan itu sudah terbukti.

Sumber: www.wikipedia.indonesia.org & kesehatan.kompas.com

Kacang Kedelai Manfaat & Efek Samping

Senin, 12 Agustus 2013

Kedelai, atau kacang kedelai, adalah salah satu tanaman polong-polongan yang menjadi bahan dasar banyak makanan dari Asia Timurseperti kecap, tahu, dan tempe. Berdasarkan peninggalan arkeologi, tanaman ini telah dibudidayakan sejak 3500 tahun yang lalu di Asia Timur.

Kedelai merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabatidunia. Penghasil kedelai utama dunia adalah Amerika Serikatmeskipun kedelai praktis baru dibudidayakan masyarakat di luar Asiasetelah 1910.

Kedelai yang dibudidayakan adalah Glycine max yang merupakan keturunan domestikasi dari spesies moyang, Glycine soja. Dengan versi ini, G. max juga dapat disebut sebagai G. soja subsp. max. Kedelai merupakan tanaman budidaya daerah Asia subtropik seperti Cina dan Jepang. Sebaran G. soja sendiri lebih luas, hingga ke kawasan Asia tropik.

Kedelai adalah tumbuhan yang selalu peka terhadap pencahayaan. Dalam pencahayaan agak rendah batangnya akan mengalami pertumbuhan memanjang sehingga berwujud seperti tanaman merambat.

Beberapa kultivar kedelai putih budidaya di Indonesia, di antaranya adalah 'Ringgit', 'Orba', 'Lokon', 'Davros', dan 'Wilis'. 'Edamame' adalah kultivar kedelai berbiji besar berwarna hijau yang belum lama dikenal di Indonesia dan berasal dari Jepang.

PEMERIAN
Kedelai dikenal dengan berbagai nama: sojaboon (bahasa Belanda), soja, soja bohne (bahasa Jerman), soybean (bahasa Inggris), kedele (bahasa Indonesia sehari-hari, bahasa Jawa), kacang ramang, kacang bulu, kacang gimbol, retak mejong, kaceng bulu, kacang jepun, dekenana, demekun, dele, kadele, kadang jepun, lebui bawak, lawui, sarupapa tiak, dole, kadule, puwe mon, kacang kuning (Sumatera bagian utara) dan gadelei. Berbagai nama ini menunjukkan bahwa kedelai telah lama dikenal di Indonesia.

Kedelai merupakan terna dikotil semusim dengan percabangan sedikit, sistem perakaran akar tunggang, dan batang berkambium. Kedelai dapat berubah penampilan menjadi tumbuhan setengah merambat dalam keadaan pencahayaan rendah. Kedelai, khususnya kedelai putih dari daerah subtropik, juga merupakan tanaman hari-pendek dengan waktu kritis rata-rata 13 jam. Ia akan segera berbunga apabila pada masa siap berbunga panjang hari kurang dari 13 jam. Ini menjelaskan rendahnya produksi di daerah tropika, karena tanaman terlalu dini berbunga.

Biji
Biji kedelai berkeping dua, terbungkus kulit biji dan tidak mengandung jaringan endosperma. Embrio terletak di antara keping biji. Warna kulit biji kuning, hitam, hijau, coklat. Pusar biji (hilum) adalah jaringan bekas biji melekat pada dinding buah. Bentuk biji kedelai umumnya bulat lonjong tetapi ada pula yang bundar atau bulat agak pipih.

KecambahBiji kedelai yang kering akan berkecambah bila memperoleh air yang cukup. Kecambah kedelai tergolong epigeous, yaitu keping biji muncul diatas tanah. Warna hipokotil, yaitu bagian batang kecambah di bawah daun kecambah (kotiledon), ungu atau hijau yang terpaut dengan warna bunga. Kedelai yang berhipokotil ungu berbunga ungu, sedang yang berhipokotil hijau berbunga putih. Kecambah kedelai dapat digunakan sebagai sayuran (tauge).

PerakaranTanaman kedelai mempunyai akar tunggang yang membentuk akar-akar cabang yang tumbuh menyamping (horizontal) tidak jauh dari permukaan tanah. Jika kelembapan tanah turun, akar akan berkembang lebih ke dalam agar dapat menyerap unsur hara dan air. Pertumbuhan ke samping dapat mencapai jarak 40 cm, dengan kedalaman hingga 120 cm. Selain berfungsi sebagai tempat bertumpunya tanaman dan alat pengangkut air maupun unsur hara, akar tanaman kedelai juga merupakan tempat terbentuknya bintil-bintil akar. Bintil akar tersebut berupa koloni dari bakteri pengikat nitrogen Bradyrhizobium japonicum yang bersimbiosis secara mutualis dengan kedelai. Pada tanah yang telah mengandung bakteri ini, bintil akar mulai terbentuk sekitar 15 – 20 hari setelah tanam. Bakteri bintil akar dapat mengikat nitrogen langsung dari udara dalam bentuk gas N2 (nitrogen) yang kemudian dapat digunakan oleh kedelai setelah dioksidasi menjadi nitrat (NO3+).

Batang
Kedelai berbatang memiliki tinggi 30–100 cm. Batang dapat membentuk 3 – 6 cabang, tetapi bila jarak antar tanaman rapat, cabang menjadi berkurang, atau tidak bercabang sama sekali. Tipe pertumbuhan batang dapat dibedakan menjadi terbatas (determinate), tidak terbatas (indeterminate), dan setengah terbatas (semi-indeterminate). Tipe terbatas memiliki ciri khas berbunga serentak dan mengakhiri pertumbuhan meninggi. Tanaman pendek sampai sedang, ujung batang hampir sama besar dengan batang bagian tengah, daun teratas sama besar dengan daun batang tengah. Tipe tidak terbatas memiliki ciri berbunga secara bertahap dari bawah ke atas dan tumbuhan terus tumbuh. Tanaman berpostur sedang sampai tinggi, ujung batang lebih kecil dari bagian tengah. Tipe setengah terbatas memiliki karakteristik antara kedua tipe lainnya.

BungaBunga kedelai termasuk bunga sempurna yaitu setiap bunga mempunyai alat jantan dan alat betina. Penyerbukan terjadi pada saat mahkota bunga masih menutup sehingga kemungkinan kawin silang alami amat kecil. Bunga terletak pada ruas-ruas batang, berwarna ungu atau putih. Tidak semua bunga dapat menjadi polong walaupun telah terjadi penyerbukan secara sempurna. Sekitar 60% bunga rontok sebelum membentuk polong.

BuahBuah kedelai berbentuk polong. Setiap tanaman mampu menghasilkan 100 – 250 polong. Polong kedelai berbulu dan berwarna kuning kecoklatan atau abu-abu. Selama proses pematangan buah, polong yang mula-mula berwarna hijau akan berubah menjadi kehitaman.

DaunPada buku (nodus) pertama tanaman yang tumbuh dari biji terbentuk sepasang daun tunggal. Selanjutnya, pada semua buku di atasnya terbentuk daun majemuk selalu dengan tiga helai. Helai daun tunggal memiliki tangkai pendek dan daun bertiga mempunyai tangkai agak panjang. Masing-masing daun berbentuk oval, tipis, dan berwarna hijau. Permukaan daun berbulu halus (trichoma) pada kedua sisi. Tunas atau bunga akan muncul pada ketiak tangkai daun majemuk. Setelah tua, daun menguning dan gugur, mulai dari daun yang menempel di bagian bawah batang.

Di Indonesia, kedelai menjadi sumber gizi protein nabati utama, meskipun Indonesia harus mengimpor sebagian besar kebutuhan kedelai. Ini terjadi karena kebutuhan Indonesia yang tinggi akan kedelai putih. Kedelai putih bukan asli tanaman tropis sehingga hasilnya selalu lebih rendah daripada di Jepang dan Cina. Pemuliaan serta domestikasi belum berhasil sepenuhnya mengubah sifat fotosensitif kedelai putih. Di sisi lain, kedelai hitam yang tidak fotosensitif kurang mendapat perhatian dalam pemuliaan meskipun dari segi adaptasi lebih cocok bagi Indonesia.

Kedelai merupakan tumbuhan serbaguna. Karena akarnya memiliki bintil pengikat nitrogen bebas, kedelai merupakan tanaman dengan kadar protein tinggi sehingga tanamannya digunakan sebagai pupuk hijau dan pakan ternak.

Pemanfaatan utama kedelai adalah dari biji. Biji kedelai kaya protein dan lemak serta beberapa bahan gizi penting lain, misalnya vitamin (asam fitat) dan lesitin. Olahan biji dapat dibuat menjadi:

  • tahu (tofu),
  • bermacam-macam saus penyedap (seperti kecap, taosi, dan tauco),
  • tempe,
  • susu kedelai (baik bagi orang yang sensitif laktosa),
  • tepung kedelai,
  • minyak (dibuat sabun, plastik, kosmetik, resin, tinta, krayon, pelarut, dan biodiesel),
  • makanan ringan
Efek Samping Kacang Kedelai
Kedelai mentah mengandung zat yang disebut goitrogens, yang dapat mengganggu aktivitas kelenjar tiroid. Kacang kedelai juga mengandung oksalat, sehingga seseorang yang memiliki masalah dengan oksalat harus menghindari konsumsi kacang kedelai secara berlebihan, karena dapat mempengaruhi pembentukan batu ginjal.

Kemudian bagi wanita yang pernah mengalami tumor payudara, harus membatasi asupan kedelai agar tidak lebih dari empat porsi per minggu. Walaupun belum ada penelitian yang akurat untuk memberikan petunjuk tentang konsumsi makanan yang kaya kedelai terhadap wanita, namun wanita yang mengalami reseptor estrogen atau tumor payudara positif harus membatasi asupan kedelai dan harus menghindari suplemen kedelai isoflavon.

Sumber: Wikipedia Indonesia

Apakah Cuka Apel Itu?

Minggu, 07 Juli 2013

Cuka apel merupakan minuman kesehatan yang diperoleh dari hasil fermentasi buah apel asli jenis Anna. Buah apel yang difermentasikan dalam bentuk cairan cuka apel memiliki manfaat dan fungsi yang sangat baik bagi kesehatan dan pemeliharaan tubuh secara menyeluruh.

Penyajian buah apel dalam bentuk cuka apel semakin besar tanpa mengurangi rasa dan unsur vitamin penting dalam buah apel yang difermentasikan terutama pada kandungan enzim dan asam amino.

Cuka apel yang juga mengandung asam asetat yang membantu membunuh bakteri dan jamur yang bersarang pada saluran pencernaan, sehingga membantu proses pencernaan menjadi lebih optimal dan penyerapan nutrisi makanan oleh usus.

Selain itu, cuka apel juga mengandung pektin yang merupkan jenis serat yang baik yang mudah larut dalam air, sehingga membantu penyerapan air, lemak, racun dan kolesterol dari saluran pencernaan dan membuang sisa makanan dan zat yang tidak dibutuhkan keluar dari tubuh.

Secara umum buah apel sendiri memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh dan kesahatan serta buah yang dapat dijadikan sebagai penangkal dari risiko kanker, yakni :

  • Menurunkan dan mengendalikan kadar kolesterol dalam darah
  • Menurunkan tekanan darah tinggi
  • Menstabilkan kadar gula darah
  • Mengurangi nafsu makan berlebih (terutama bagi mereka yang dalam program diet, karena kandungan serat dalam apel mampu memberikan efek mengenyangkan lebih lama)
  • Membunuh bakteri, virus penghambat sistem metabolisme tubuh terhadap saluran pencernaan
  • Menjaga organ kerja dan fungsi usus sebagai penyerapan sari nutrisi makanan
  • Meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menekan produksi kolesterol jahat (LDL)
  • Memperlancar dan mengoptimalkan sistem pencernaan
  • Mempertahankan kesehatan urat syaraf
  • Sebagai antikanker
  • Sebagai obat penyakit jantung dan mampu menjaga fungsi organ jantung
  • Sebagai suplemen atau multivitamin yang sangat baik bagi kesehatan kulit, rambut dan kuku
  • Mengobati dan mencegah sembelit atua konstipasi
  • Serta mencegah risiko kanker usus
Manfaat lainnya dari buah apel:
  1. Zat phloridzin yang dapat memperkuat tulang terutama pada mereka yang mengalami sindrom atau gejala dari osteoporosis terutama pada wanita yang cepat memasuki masa menopause sangat membutuhkan jenis zat ini untuk memperkuat tulang tubuh dengan mengkonsumsi minimal 1-2 buah apel setiap harinya.
  2. Apel yang dibuat jus juga disarankan dikonsumsi oleh mereka yang memiliki penyakit diabetes mellitus untuk menekan produksi dari insulin yang berlebih penyebab dari penyakit diabetes mellitus mudah meningkat. Selain itu jus apel juga dapat membantu mengendalikan kadar gula dalam darah.
  3. Menurut sebuah penelitian di Rusia dengan mengkonsumsi jus apel setiap harinya mampu mencegah dan meringankan penyakit asma terutama pada anak-anak.
  4. Kandungan zat quercetin membantu melindungi otak dari radikal bebas serta mencegah dari penyakit Alzheimer yakni penyakit kemerosotan fungsi otak.
  5. Apel juga merupakan bagian dari menu sehat untuk mereka yang dalam program diet dan menurunkan berat badan berlebih. Kandungan tinggi serat alami mampu memberikan rasa kenyang lebih lama dan menunda rasa lapar datang lebih awal.
  6. Konsumsi apel setiap harinya juga dapat membantu mengurangi risiko dari penyakit kanker usus sebanyak 45 %.
  7. Selain melindungi usus pada saluran pencernaan, apel juga dapat mencegah dari risiko penyakit kanker hati dan meningkatkan kemampuan fungsi hati untuk menetralisir dan membuang racun dalam organ hati.
  8. Membantu pencegahan dari penyakit kanker paru-paru dan meringankan penderita dari kanker paru-paru sebanyak 50 % terutama yang disebabkan oleh rokok.

Anti Kanker Terpendam Bertahun-Tahun

Kamis, 06 Oktober 2011

Sirsak Obat Kanker

Sumber:. http://obtrando.wordpress.com/ http://obtrando.wordpress.com/

Selama ini kita tahu bahwa kanker hanya bisa diobati dengan terapi kemo. Namun tampaknya persepsi ini harus dihapus dan dibuang sejauh-jauhnya. Kenapa?

Karena sebenarnya ada obat alami untuk membunuh sel kanker yang kekuatannya 10.000 X Lipat lebih ampuh dibanding terapi kemo. Obat alami ini adalah buah yang familiar dengan orang Indonesia.

Tapi kenapa kita tidak tahu?
Karena salah satu perusahaan Dunia merahasiakan penemuan riset mengenai hal ini serapat-rapatnya, mereka ingin dana riset yang di keluarkan sangat besar, selama bertahun-tahun, dapat kembali lebih dulu plus keuntungan berlimpah dengan cara membuat pohon Graviola Sintetissebagai bahan baku obat dan obatnya di jual ke pasar dunia.


Memprihatinkan, beberapa orang meninggal sia-sia, mengenaskan, karena keganasan kanker, sedangkan perusahaan raksasa, pembuat obat dengan omzet milyaran dollar menutup rapat-rapat rahasia keajaiban pohon graviola ini.

Pohonnya rendah, di brazil dinamai “Graviola”, di Spanyol “Guanabana”bahasa inggrisnya “soursop”. Di Indonesia, ya buah sirsak. Buahnya berduri lunak, daging buah berwarna putih, rasanya manis-manis kecut / asam, dimakan dengan cara membuka kulitnya atau di buat jus.

Khasiat dari buah sirsak ini memberikan effek anti tumor / kanker yang sangat kuat, dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker. Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri, anti jamur (fungi), efektif melawan berbagai jenis parasit / cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali system syaraf yang kurang baik.

Salah satu contoh betapa pentingnya keberadaan Health Science Institutebagi orang-orang Amerika adalah institute ini membuka tabir rahasia buah ajaib ini.

Fakta yang mencengangkan adalah jauh dipedalaman hutan amazon, tumbuh “pohon ajaib”, yang akan merubah cara berpikir anda, dokter anda, dan dunia mengenai proses penyembuhan kanker dan harapan untuk bertahan hidup. Tidak ada yang bisa menjanjikan lebih dari hal ini, untuk masa-masa yang akan datang.

Riset membuktikan “pohon ajaib” dan buahnya ini bisa :

  1. Menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami, tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.
  2. Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.
  3. Pasien merasakan lebih kuat, lebih sehat selama proses perawatan / penyembuhan.
  4. Energi meningkat dan penampilan fisik membaik.
Sumber berita sangat mengejutkan ini berasal dari salah satu pabrik obat terbesar di Amerika. Buah Graviola ditest di lebih dari 20 Laboratorium, sejak tahun 1970-an sampai beberapa tahun berikutnya.

Hasil test dari ekstrak (sari) buah ini adalah :

  1. Secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda, diantaranya kanker : Usus Besar, Payudara, Prostat, Paru-paru, dan Pankreas.
  2. Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan Adriamicin dan Terapi Kemo yang biasa di gunakan.
  3. Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel-sel jahat dan tidak membahayakan / membunuh sel-sel sehat.
Riset telah di lakukan secara ekstensive pada pohon “ajaib” ini, selama bertahun-tahun tapi kenapa kita tidak tahu apa-apa mengenai hal ini?

Jawabnya adalah begitu mudah kesehatan kita, kehidupan kita, dikendalikan oleh yang memiliki uang dan kekuasaan.

Salah satu perusahaan obat terbesar di Amerika dengan omzet milyaran dollar melakukan riset luar biasa pada pohon Graviola yang tumbuh di hutan Amazon ini.

Ternyata beberapa bagian dari pohon ini : Kulit kayu, akar, daun, daging buah dan bijinya, selama berabad-abad menjadi obat bagi suku Indian di Amerika selatan untuk menyembuhkan : sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan reumatik.

Dengan bukti-bukti ilmiah yang minim, perusahaan mengucurkan dana dan sumber daya manusia yang sangat besar guna melakukan riset dan aneka test. Hasilnya sangat mencengangkan. Graviola secara ilmiah terbukti sebagai mesin pembunuh sel kanker.

Tapi, kisah Graviola hampir berakhir disini. Kenapa?
Dibawah undang-undang federal, sumber bahan alami untuk obat DILARANG / TIDAK BISA dipatenkan.
Perusahaan menghadapi masalah besar, berusaha sekuat tenaga dengan biaya sangat besar untuk membuat sinthesa / cloning dari Graviola ini agar bisa di patenkan sehingga dana yang di keluarkan untuk riset dan aneka test bisa kembali, dan bahkan meraup keuntungan besar.

Tapi usaha ini tidak berhasil. Graviola tidak bisa di-kloning. Perusahaan gigit jari setelah mengeluarkan dana milyaran dollar untuk riset dan aneka test.

Ketika mimpi untuk mendapatkan keuntungan lebih besar berangsur-angsur memudar, kegiatan riset dan test juga berhenti. Lebih parah lagi, perusahaan menutup proyek ini dan memutuskan untuk tidak mempublikasikan hasil riset ini.

Beruntunglah, ada salah seorang Ilmuwan dari team riset tidak tega melihat kekejaman ini terjadi. Dengan mengorbankan karirnya, dia menghubungi sebuah perusahaan yang biasa mengumpulkan bahan-bahan alami dari hutan amazon untuk pembuatan obat.

Ketika para pakar riset dari Health Science Institute mendengar berita keajaiban Graviola, mereka mulai melakukan riset. Hasilnya sangat mengejutkan. Graviola terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanker yang efektif.

The National Cancer Institute mulai melakukan riset ilmiah yang pertama pada tahun 1976. Hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel-sel jahat kanker. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan tidak di publikasikan.

Sejak 1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang di lakukan oleh 20 Laboratorium Independence yang berbeda.

Suatu studi yang di publikasikan oleh The Journal of Natural Products meyatakan bahwa studi yang dilakukan oleh Catholic University di Korea Selatan, menyebutkan bahwa salah satu unsur kimia yang terkandung di dalam Graviola, mampu memilih, membedakan dan membunuh sel kanker Usus Besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan adriamicin dan Terapi Kemo.

Penemuan yang paling mencolok dari study Catholic University ini adalah Graviola bisa menyeleksi memilih dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat tidak tersentuh / terganggu
Graviola tidak seperti terapi kemo yang tidak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel-sel reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis oleh terapi kemo, sehingga timbul efek negatif seperti rasa mual dan rambut rontok.

Sebuah studi di Purdue University membuktikan bahwa daun Graviola mampu membunuh sel kanker secara efektif, terutama sel kanker : prostate, pancreas, dan paru-paru.

Setelah selama kurang lebih dari 7 tahun tidak ada berita mengenai Graviola, akhirnya berita keajaiban ini pecah juga, melalui informasi dari lembaga-lembaga tersebut di atas.

Pasokan terbatas ekstrak Graviola yang di budidayakan dan di panen oleh orang-orang pribumi Brazil, kini bisa di peroleh di Amerika. Sirsak mempunyai manfaat yang sangat besar dalam pencegahan dan penyembuhan penyakit kanker.

Untuk pencegahan : Disarankan makan atau minum jus buah sirsak.

Untuk penyembuhan :

  • 10 buah daun sirsak yang sudah tua (warna hijau tua) dicampur ke dalam 3 gelas air dan direbus terus hingga menguap dan air tinggal 1 gelas saja.
  • Air yang tinggal 1 gelas diminumkan ke penderita setiap hari 2 kali.
  • Setelah minum, pada beberapa orang efeknya badan terasa panas, mirip dengan efek kemoterapi.
Dalam waktu 2 minggu, hasilnya bisa dicek ke dokter, katanya cukup berkhasiat. Daun sirsak ini sifatnya seperti kemoterapi, bahkan lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel sel yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel sel yang tumbuh normal. Sedangkan kemoterapi masih ada efek membunuh juga sebagian sel-sel yang normal.

Sekarang anda tahu manfaat buah sirsak yang luar biasa ini. Rasanya manis-manis kecut menyegarkan. Buah alami 100% tanpa efek samping apapun.

Kisah lengkap tentang Graviola, dimana memperolehnya, dan bagaimana cara memanfaatkannya, dapat di jumpai dalam Beyond Chemotherapy : New Cancer Killers, Safe as Mother’s Milk, sebagai free special bonus terbitan Health Science Institute.

Konsultasi Pengobatan
Kanker, HIV/AIDS dan Kecanduan Narkoba
Hotline: 087878821248 
SMS (021)9346.1965 - 081385386583

XAMthone : Obat HIV / AIDS buatan Indonesia

Senin, 06 Juni 2011

Apakah Sari Kulit Buah Manggis "Xanthone"
Seampuh Madu Habbtussauda Mengobati HIV/AIDS?

Di Indonesia saat ini sudah ditemukan obat herbal ajaib yang mampu melawan penyakit HIV/AIDS secara berkala. XAMthone plus namanya. Diproduksi dari keseluruhan buah manggis, artinya bukan saja daging buahnya tetapi seluruh kulitnya.

Dengan menggunakan mesin berteknologi tinggi zat XANTHONE yang ada dalam kulit buah manggis diambil. XANTHONE merupakan zat dalam kulit buah manggis yang antioksidannya paling tinggi dari seluruh buah-buahan di dunia.

Menurut Dr Ir Raffi Paramawati, M.Si, dari Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian, semua buah-buahan mengandung antioksidan, namun yang paling tinggi kandungan antioksidannya hanya dalam buah manggis dan itu terdapat pada kulitnya.

Lebih jauh ia mengatakan bahwa tidak semua antioksidan yang ada dalam buah-buahan bersifat menyembuhkan penyakit, berbeda dengan manggis, kalau manggis kandungan antioksidannya mampu menyembuhkan berbagai penyakit.

Khasiat buah manggis yang luar biasa ini diakomodir sebuah perusahaan yang telah 20 tahun lebih memproduksi makanan dan minuman kesehatan maka lahirlah XAMthone plus. Sejak kehadirannya, XAMthone plus telah banyak membantu menyembuhkan berbagai macam penyakit berbahaya, salah satunya HIV/AIDS.

Seorang konsultan HIV/AIDS  di Bandung bersaksi dengan sangat yakin bahwa XAMthone plus telah menyelamatkan 88 nyawa manusia, 9 diantaranya sudah masuk stadium AIDS.

Kesaksian serupa juga diungkapkan oleh H. Ki Ageng S. Dewantara seorang therapist herbal yang berpraktik di Bali menegaskan bahwa selama dia menggunakan XAMthone plus untuk para pasiennya yang mengidap HIV/AIDS, sudah 4 orang sembuh dan dibuktikan secara medis. Rata-rata masa proses menuju kesembuhannya di bawah 1 tahun.

Mas Kurnadi juga dari Bali bersaksi tentang kehebatan XAMthone plus menyembuhkan orang sakit HIV/AIDS. Seorang pemuda yang sudah putus harapan hidupnya karena usianya tinggal sebulan akibat HIV/AIDS. Setelah minum XAMthone plus selama 1 tahun, sekarang pemuda tersebut hidup sehat dan panjang umur.

Kisah-kisah kesembuhan para penderita HIV/AIDS yang diceritakan kembali oleh orang-orang tersebut di atas, dan kesembuhan itu karena mengonsumsi XAMthone plus bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Sejatinya kesembuhan-kesembuhan itu adalah karya penyelamatan Tuhan, campur tanganNya, mujizatNya dan cinta kasihNya yang begitu besar bagi manusia. Tuhan telah menghadirkan XAMthone plus untuk para penderita HIV/AIDS dan para penderita jantung, kanker payudara, kanker kelenjar getah bening, diabetes, stroke, stress, alzheimer, mystenia gravis, dll.

Anda Percaya atau tidak? Andalah yang membuktikan sendiri rasa percaya itu. Salam Sehat XAMthone plus. Dari berbagai sumber.

TERNYATA BUKAN SAJA PARA PENGAKUAN AHLI TERAPI HIV AID TETAPI PENELITIAN SUDAH MEMBUKTIKAN BAHWA XAMTHONE AMPUH MEMBASMI REPLIKASI VIRUS HIV

Salah satu penyakit akibat infeksi virus yang ditakuti banyak orang karena belum ada obatnya adalah HIV.. HIV merupakan penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Mangostin xamthone yang terkandung dalam kulit manggis telah dibuktikan mampu menghambat siklus replikasi virus HIV (Vliettinck,1998)

Hasil penelitian Vlietinck,1998 Memeperkuat penelitian sebelumnya yang dilakukan di Cina yang juga menyimpulkan bahwa ekstrak kulit manggis menunjukan potensi dalam menghambat HIV-1 Protease yang mempengaruhi replikasi HIV (Chen et al., 1996) Tampaknya mekanisme kerja xanthone berbeda dengan obat antiretroviral (ARV), dikutif dari buku Dahyatnya manggis untuk menumpas penyakit, Karangan DR.Ir. Raffi Paramawati, MSi



Membaca tulisan di atas, berarti kita maklum bahwa sangat banyak sekali obat-obatan herbal yang bisa dijadikan penyembuh penyakit paling berbahaya sekaligus mematikan seperti HIV / AIDS. Yang jadi masalahnya manakah yang paling cocok dengan setiap pasien HIV / AIDS atau para penderita penyalahgunaan Narkoba?

Ilmu pengetahuan modern telah membuktikan obat dari sari buah dan kulit manggis secara klinis mampu menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh beberapa pemicu seperti hubungan seks yang tak aman dengan sembarang orang atau pengguna jarum suntik yang tak steril dari virus maut AIDS.

Sementara itu penelitian ilmiah dari pengobatan terapi madu dan habbatussaudah sudah berusia ribuan tahun semenjak jaman Nabi Musa alaihissalam,  juga zaman Nabi Isa alaihissalam sampai Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam, atau mulai dari zaman Ratu Cleopatra, Julius Caesar hingga berkembangnya peradaban obat-obatan tradisional Timur Tengah di zaman Khalifah Utsmaniyah (Ottoman Caliph), mereka telah mengenal keampuhan dari khasiat penyembuh pada madu dan jinten hitam.

Ketika masuknya Islam melalui kaum pedagang Gujarat, maka obat herbal berupa madu dan habbatussaudah begitu populer. Sehingga sampai jaman penjajahan Belanda, istilah habbatussaudah yang bisa menyembuhkan setiap penyakit pu  juga kian populer. Karena masyarakat Indonesia saat itu saat melakukan terapi dari para pedagang Gujarat, jika ada keluhan penyakit, selalu saja diberikan solusi jawabannya untuk meminum habbatussaudah. Jika mereka sakit, maka jawabannya adalah, "Minum saja Habbatussaudah," kemudian diperingkas, "Minum saja Habbat," atau "Minum saja Hobbat," Hingga sekarang lebih populer dengan istilah "Minum saja Obat". Semenjak itulah di Indonesia dan semenanjung negara-negara yang menggunakan bahasa Melayu, mengenal kata Obat sebagai segala sesuatu yang bisa diminum atau dimakan untuk menyembuhkan beragam penyakit.

Kenapa hal itu bisa terjadi? Karena memang telah terbukti secara klinis, bahwa habbatussaudah atau hobbat mampu menyembuhkan beragam penyakit. Dalam kandungan habbatussaudah banyak sekali senyawa penting yang dibutuhkan oleh manusia, baik yang sehat maupun yang sakit. Apalagi saat dikombinasi dengan madu sebagai salah satu obat medis dan herbal tradisional yang terkenal dan terbukti sejak ribuan tahun yang lalu. Bahkan mungkin semenjak peradaban manusia mengenal metode pengobatan herbal.

Apalagi yang mesti Anda ragukan, bahwa kombinasi madu herbal yang terdiri dari komposisi madu dan habbatussaudah ditambah dengan bahan herbal lainnya seperti minyak buah zaitun dan VCO (Virgin Coconut Oil) pastinya mampu membunuh virus HIV / AIDS, bahkan juga mampu menyembuhkan penyakit kanker yang konon juga belum ada obatnya dalam dunia kedokteran modern.

Sebagai suplemen, atau terapi herbal penyembuh beragam penyakit baik itu madu dan habbatussauda plus memang sudah terbukti secara medis dan klinis, tinggal apakah kita mau dan berikhtiar untuk menyembuhkan penyakit seperti HIV/AIDS ataupun kanker di tingkat stadium paling parah sekalipun?

Coba kita perhatikan tulisan berikut yang saya ambil dari situs rekan online saya: www.madu.sumbawanews.com

Madu Bisa Mengobati Penderita HIV/AIDS


Setiap penyakit yang ada di dunia ini pasti ada obatnya, apapun jenis penyakit tersebut pasti dapat disembuhkan. Mungkin ada beberapa penyakit yang sampai pada saat ini merupakan penyakit yang sangat mematikan karena para ilmuwan belum menemukan suatu formula obat untuk mengobati penyakit tersebut. Penyakit tersebut biasanya disebabkan oleh virus seperti : HIV/AIDS.

Ada suatu bahan atau zat yang sementara ini bisa digunakan sebagai obat alternatife berbagai macam penyakit, zat tersebut dinamakan MADU, dan madu ini merupakan zat yang dihasilkan oleh lebah. Dan madu mempunyai beberapa kandungan zat yang dapat mengobati beberapa macam penyakit.

Adapun kandungan (komposisi) yang terdapat di setiap 100 gram madu, antara lain :
1. Kalori                    : 328 Kal
2. Kadar air             : 17,2 – 27
3. Protein                 : 0,5 gram
4. Karbohidrat       : 82,4 gram
5. Abu                       : 0,2 gram
6. Tembaga            : 4,4 – 9,2 mg
7. Fosfor                 : 1,9 – 6,3 mg
8. Besi                      : 0,06 – 1,5 mg
9. Mangan             : 0,02 – 0,4 mg
10. Magnesium   : 1,2 – 3,5 mg
11. Thiamin           : 0,12 mg
12. Riboflavin      : 0,02 mg
13. Niasin              : 0,20 mg
14. Lemak              : 0,12 mg
15. PH                     : 3,9
16. Asam total (mek/kg) : 43,12 mg

Kandungan yang terdapat di dalam madu secara umum :
1. Vitamin : Vitamin A, vitamin B, vitamin E,
2. Mineral : Kalsium, Kalium, Natrium, Magnesium, Aluminium, Kuprum, Silika, mangan, Chlorine, Fosfor, Sulfur, zat besi, Iodine, Sodium
3. Enzym : Amylase, invertase, Phosphatase, Peroksidase
4. Asam : Asetat, Butirat, Glutamat, Format, Suksinat, Glikolat, Laktat Oxalat dan sitrat
5. Gula : Fruktosa 40%, Glukosa 34%, Sukrosa 2%
6. Kalori : 1 kg madu sebanding dengan 1,68 kg daging, 5,7 liter susu, 50 butir telur ayam, 40 buah jeruk, 25 buah pisang dan 4 kg kentang.

Madu mempunyai beberapa macam manfaat bagi manusia, Manfaat umum dan manfaat khusus:
1. Manfaat umum : Meningkatkan daya tahan tubuh, dapat mengeluarkan zat beracun dalam tubuh seperti nikotin dan toksin, memperlancar peredaran darah, membuat tubuh sehat dan energik.

2. Manfaat khusus :
a. Manfaat khusus untuk anak-anak : Karena madu mengandung banyak zat besi yang sangat baik dan berguna untuk membantu pertumbuhan dan kesehatan anak serta dapat memperbaiki susunan darah serta meningkatkan jumlah eritrosit (sel darah merah) dan hemoglobin. Menurut penelitian terhadap seorang anak yang diberi minuman madu selama 40 hari secara terus menerus, ternyata kadar hemoglobinnya meningkat sampai 23 %. Sedangkan anak yang tidak diberi minuman madu, hemoglobinnya meningkat hanya sekitar 4 % saja.
b. Manfaat khusus untuk pria : dapat mengobati lemah syahwat, menguatkan dan mengeraskan Mr. P, mengobati ejakulasi dini pada pria.
c. Manfaat khusus untuk wanita : dapat menghilangkan jerawat, bintik hitam di pipi, menghaluskan kulit, mencegah keriput, melembabkan kulit.


Jika Anda tertarik untuk memesan Madu Habbatussaudah Komplit Plus, silakan hubungi (021)9346.1965 atau (021)932.74925 atau 081.385.386.583 dengan Sidik Rizal. Atau hubungi Aris Margiyantoro di (021)9991.5511 atau  0816.48.41.41 untuk konsultasi pengobatan dengan metode Chikung yang bisa memperbaiki sel yang rusak karena kanker dan HIV/ AIDS.

Cara yang Betul Memakan Buah Manggis

Rabu, 28 Juli 2010

Selama ini mungkin kita punya banyak cara bagaimana mengkonsumsi atau mengupas buah manggis untuk langsung kita nikmati kelezatannya yang manis. Nah, dari hasil telusuran di internet berikut ini adalah bagaimana sebenarnya memakan buah manggis.




Langkah 1


Langkah 2

Langkah 3

Langkah 4

Langkah 5

Langkah Enam

Langkah Penuh

Ternyata gampang kan?
Sumber : www.eyriqozz.com

Pasang Iklan Anda Di Sini!

OpenStage at Cibitung

 
Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
Copyright © 2009-2014. Comedy Store Indonesia - All Rights Reserved
Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger