Hotline: 081.385.386.583 - 0882.9685.0453 - 0895.6131.08911

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

25 Khasiat & Manfaat Daun Sambiloto

Rabu, 09 April 2014

Khasiat dan Manfaat Sambiloto dalam Mengobati Penyakit.
Sambiloto adalah satu tanaman herbal (jamu) dari rumpun famili Acanthaceae. Tanaman ini berasal dari India dan juga Sri Lanka. Sambiloto juga dengan mudah bisa ditemukan di Indonesia, Malaysia, Thailand dan beberapa daerah di benua Amerika.

Tanaman sambiloto merupakan sebuah tumbuhan yang berkhasiat sebagai obat herbal dan tinggi pohonnya bisa mencapai 90 cm. Ada beberapa nama sambiloto yang berbeda di beberapa daerah, misalnya Sambilata dalam bahasa Melayu, orang Sumatera Barat menyebutnya Ampadu Tanah. Di Jawa Tengah dan Jawa Timur menyebutnya Sambiloto, Bidara, Ki Pahit dan Andiloto. Sedangkan di Jawa Barat disebut dengan Ki Oray dan di Madura disebut Pepaitan. Berikut 25 khasiat dan manfaat Sambiloto mengobati penyakit luar dan dalam:

1. Mengobati Tifoid dengan Sambiloto
  • Siapkan daun sambiloto segar kira-kira sebanyak 10 hingga 15 lembar, kemudian direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas saja.Setelah dingin kemudian disaring, tambahkan madu asli secukupnya. Setelah itu minum sekaligus. Lakukan 3 kali sehari, hingga keluhan penyakit sembuh total.
2. Mengobati Disentri Basiler dengan sambiloto
3. Mengobati diare dengan sambiloto
4. Mengobati radang saluran napas dengan sambiloto
5. Mengobati radang paru dengan sambiloto
  • Ramuan untuk nomor 2-5 di atas gunakan daun sambiloto yang sudah dikeringkan sebanyak 9 hingga 15 gr. Setelah itu rebus dengan menggunakan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas saja. Setelah dingin kemudian disaring. Air rebusannya tersebut diminum sehari sebanyak 2 kali, masing-masing sebanyak 1/2 gelas.
6. Mengobati disentri dengan sambiloto
  • Siapkan herba Krokot Segar (Portulaca Oleracea) kira-kira sebanyak 500 gram yang diuapkan selama 3 hingga 4 menit, setelah itu Anda tumbuk dan peras. Air perasan tersebut ditambahkan dengan bubuk kering daun sambiloto kira-kira sebanyak 10 gram sambil diadukhingga tercampur rata. Campuran itu kemudian diminum sehari 3 x masing-masing sebanyak 1/3 bagian.
7. Mengobati influenza dengan sambiloto
8. Mengobati sakit kepala dengan sambiloto
  • Untuk mengobati influenza dan sakit kepala gunakan bubuk kering daun sambiloto sebanyak 1 gram kemudian diseduh dengan mengunakan secangkir air panas. Setelah dingin, kemudian diminum sekaligus, Lakukan 3 hingga 4 kali sehari.
9. Mengobati demam dengan sambiloto
  • Siapkan daun sambiloto yang masih segar sebanyak 1 genggam, kemudian ditumbuk. Tambahkan sekitar 1/2 cangkir air bersih, setelah itu saring lalu minum airnya sekaligus. Daun sambiloto segar yang digiling dengan halus juga dapat digunakan sebagai kompres badan yang panas.
10. Mengobati TB paru dengan sambiloto
  • Siapkan daun sambiloto yang sudah kering dan digiling menjadi serbuk. Tambahkan madu asli secukupnya kemudian diaduk hingga rata dan dibuat pil dengan diameter sekitar 0,5 cm. Pil ini kemudian diminum dengan menggunakan air matang 2 hingga 3 kali sehari, setiap kali minum sebanyak 15 hingga 30 pil.
11. Mengobati batuk rejan atau pertusis dengan sambiloto
12. mengobati darah tinggi dengan sambiloto
  • Untuk no 7 dan 8 diatas siapkan daun sambiloto segar sebanyak 5 hingga 7 lembar yang diseduh dengan menggunakan 1/2 cangkir air panas. Tambahkan saja madu asli secukupnya dan diaduk hingga rata. Setelah dingin kemudian Anda minum sekaligus. Lakukan ini sehari 3 kali saja.
13. Mengobati radang paru dengan sambiloto
14. Mengobati radang mulut dengan sambiloto
15. Mengobati radang tonsilitis dengan sambiloto
  • Untuk ketiga penyakit ini siapkan bubuk kering herba daun sambiloto sebanyak 3 hingga 4,5 gram yang diseduh dengan menggunakan air panas. Setelah dingin Anda dapat menambahkan madu asli secukupnya kemudian diminum sekaligus.
16. Mengobati Faringitis atau radang amandel dengan sambiloto
  • Siapkan daun sambiloto segar sebanyak 9 gram yang telah dicuci dan dibilas dengan menggunakan air matang. Kunyah daun tersebut dan aimya ditelan saja.
17. Mengobati hidung berlendir atau rinorea dengan sambiloto
18. Mengobati infeksi telinga tengah (OMA) dengan sambiloto
19. Mengobati sakit gigi dengan sambiloto
  • Untuk ketiga penyakit diatas siapkan daun sambiloto yang masih segar sebanyak 9 hingga 15 gram direbus dengan menggunakan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas saja. Setelah dingin kemudian disaring, setelah itu diminum 2 kali sehari masing-masing1/2 gelas saja. Untuk OMA, gunakan daun sambiloto yang masih segar yang telah dicuci kemudiandigiling hingga halus dan kemudian diperas. Gunakan airnya untuk tetes telinga.
20. mengobati kencing manis dengan sambiloto
  • Siapkan daun sambiloto segar kira-kira sebanyak 1/2 genggam kemudian dicuci sampai bersih dan direbus dengan menggunakan 3 gelas air bersih hingga tersisa dua seperempat gelas. Setelah dingin kemudian disaring, setelah itu diminum setelah makan 3 kali dalam sehari masing-masing 3/4 gelas.
21. Mengobati tifus dengan sambiloto
  • Caranya ambil 10 hingga 15 daun sambiloto dan rebus dengan menggunakan 2 gelas air hingga mendidih dan tersisa sekitar 1 gelas kemudian diminum air rebusannya setelah dingin.
22. Mengobati radang tenggorokan dengan sambiloto
  • Caranya adalah ambil 10 hingga 15 lembar daun sambiloto dan rebus dengan menggunakan 2 hingga 3 gelas air hingga mendidih dan air rebusan tersebut tersisa sekitar 1 gelas. Setelah itu dinginkan dan minum air rebusannya. Lebih baik lagi jika ramuan ini ditambahkan dengan 3 hingga 5 lembar daun sirih merah.
23. Mengobati gigitan ular berbisa ataupun sengatan binatang berbisa lainnya
  • Caranya adalah kunyah daun sambiloto dan telan airnya, sedangkan ampasnya di tempelkan pada luka akibat gigitan.
24. Mengobati malaria dengan sambiloto
  • Caranya segenggam daun sambiloto direbus dengan menggunakan 4 cangkir air hingga mendidih dan tersisa separuhnya, setelah itu diminum setengah gelas setiap hari 3X.
25. Masih banyak khasiat dan manfaat dauh sambiloto lainnya bagi kesehatan,
  • diantaranya untuk mengatasi hepatitis, mengobati infeksi pada saluran empedu, mengatasi abses paru, mengatasi radang paru (pneumonia), mengatasi radang ginjal akut atau pielonefritis akut), mengatasi radang usus buntu, mengatasi kencing nanah atau gonore, skrofuloderma, mengatasi sesak napas (asma), mengatasi darah tinggi atau hipertensi, mengatasi kusta, leptospirosis, mengatasi keracunan jamur, keracunan singkong, keracunan tempe bongkrek, keracunan makanan laut, serta beberapa jenis kanker.
Itulah 25 khasiat dan manfaat sambiloto mengobati penyakit luar dan dalam. Semoga bermanfaat dan menjadi jalan penyembuh bagi penyakit Anda.

Sumber: Tips Sehat Alami

Daun Sambiloto Obat HIV Paten

Selasa, 08 April 2014

Sambiloto merupakan tumbuhan berkhasiat obat berupa terna tegak yang tingginya bisa mencapai 90 sentimeter. Asalnya diduga dari Asia tropika. Penyebarannya dari India meluas ke selatan sampai di Siam, ke timur sampai semenanjung Malaya, kemudian ditemukan Jawa.

Tumbuh baik di dataran rendah sampai ketinggian 700 meter dari permukaan laut. Sambiloto dapat tumbuh baik pada curah hujan 2000-3000 mm/tahun dan suhu udara 25-32 derajat Celcius.

Kelembaban yang dibutuhkan termasuk sedang, yaitu 70-90% dengan penyinaran agak lama. Nama daerah untuk sambiloto antara lain: sambilata (Melayu); ampadu tanah (Sumatera Barat); sambiloto, ki pait, bidara, andiloto (Jawa Tengah); ki oray (Sunda); pepaitan (Madura), sedangkan nama asingnya Chuan xin lien (Cina).[2]

Tanaman sambiloto digunakan untuk mencegah pembentukan radang, memperlancar air seni (diuretika), menurunkan panas badan (antipiretika), obat sakit perut, kencing manis, dan terkena racun. kandungan senyawa kalium memberikan khasiat menurunkan tekanan darah. Hasil percobaan farmakologi menunjukkan bahwa air rebusan daun sambiloto 10% dengan takaran 0.3 ml/kg berat badan dapat memberikan penurunan kadar gula darah yang sebanding dengan pemberian suspensi glibenclamid.[3] Selain itu, daun Sambiloto juga dipercaya bisa digunakan sebagai obat penyakit tifus dengan cara mengambil 10-15 daun yang direbus sampai mendidih dan diminum air rebusannya.

Sambiloto (Andrographis paniculata). Karena kandungannya berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh, sambiloto diyakini mampu menangkal virus HIV/AIDS. Sebuah perusahaan di Amerika Serikat sudah mematenkan tanaman ini. Di Indonesia, tanaman ini terserak di sembarang tempat.

Simak berikut ini:
Sambiloto termasuk dalam familia atau suku acanthaceae. Tanaman yang daun dan batangnya pahit ini dapat tumbuh pada ketinggian 700 m dpl. Tanaman ini sering kali dijumpai orang di pekarangan rumah. Bahkan tanaman ini juga tumbuh liar di tempat-tempat terbuka seperti ladang, sisi-sisi jalanan atau di tanah kosong yang terbengkalai.

Sambiloto merupakan suatu tanaman yang tumbuh tegak, dengan tinggi mencapai 90 cm. Batangnya berbentuk segi empat dan bercabang banyak. Tanaman ini mempunyai daun tunggal yang saling berhadap-hadapan, panjangnya 2-8 cm dan lebar 1-3 cm. Tanaman ini juga berbunga sepanjang tahun. Berwarna putih atau ungu, tersusun dalam rangkaian berupa tandan yang tumbuh pada ujung-ujung tangkai.

Sambiloto juga mempunyai buah yang bentuknya memanjang sampai jorong. Panjang buahnya itu sekitar 1,5 cm, lebar 0,5 cm serta pangkal dan ujungnya runcing. Bila sudah matang buahnya itu akan berwarna hitam dan akan pecah membujur menjadi empat keping. Biji tumbuhan ini gepeng, kecil, warnanya coklat muda.

Sambiloto mempunyai kandungan zat yang khas berupa andrographolide. “Zat andrographolide ini tidak ada di tanaman lain” ungkap Ir. Winarto, pemilik kebun tanaman obat Karyasari. Selain andrographolide tanaman ini juga mempunyai kandungan zat panicolin. “Makanya berdasarkan dua unsur zat itu sambiloto diberi nama andrographis paniculata” ujar Winarto lagi.

Andrographolide dan panicolin itu memang spesifik. Fungsi utamanya sebenarnya adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Makanya di Amerika Serikat, sambiloto sudah dipatenkan sebagai obat penyakit AIDS.

Menjadikan suatu tanaman menjadi obat tidaklah gampang. Karena berkaitan dengan pemasaran serta kepercayaan masyarakat. Bila kita berbicara mengenai uji klinis, kebanyakan semua dilakukan di luar negeri. Di samping biayanya yang besar, tenaga ahlinya di sana banyak. Karena itu perusahaan luar negeri berani mematenkan sambiloto sebagai obat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Kebanyakan pengobatan tradisional di Jawa, sambiloto diminum sebagai bahan untuk mengobati berbagai penyakit karena dia bersifat antibiotik. Bahan yang biasanya diambil pada sambiloto bisa batang atau daun. “Karena tanaman ini berumur semusim. Daun dan batangnya bisa dicabut sekaligus lalu direbus semua” tambah Winarto lagi.

Masih menurut Winarto, umumnya kalau kita mau meminum sehari 2 gelas ramuan sambiloto, maka daya tahan tubuh kita akan meningkat dan tidak mudah terserang penyakit. Caranya: 10 gram daun kering diberi air 4 gelas lalu direbus hingga airnya tersisa 2 gelas. Sering tidaknya kita minum rebusan sambiloto tergantung dari keadaan badan kita. Bila menderita penyakit serius, maka bisa minum lebih banyak ramuan itu. Untuk kasus-kasus gigitan serangga sambiloto sangat mujarab. Sedikit ditumbuk lalu dimamarkan ke kulit yang terkena gigitan, gatal-gatal di kulit akan cepat hilang.

Tapi, “Karena rasanya pahit, untuk sekedar pencegahan penyakit bisa minum olahan sambiloto 1/2 gelas saja sehari, tidak perlu sampai 2 gelas. Atau kalau Anda tidak suka rasa pahit, Anda bisa menelan ramuan sambiloto itu dalam bentuk kapsul. Caranya, masukkan saja bubuk dari daun sambiloto kering ke dalam kapsul. Tapi untuk orang yang terkena tekanan darah rendah, minum olahan sambiloto malah akan menambah tekanan darahnya menjadi drop,” ungkap Winarto mengingatkan. Jadi hati-hati Anda yang punya tekanan darah rendah.

Tanaman Sambiloto
HINGGA saat ini belum ada penelitian yang membuktikan sebuah formula bisa untuk mengobati AIDS dan menjadi penyelamat jiwa penderitanya. Namun, sejumlah pakar berhasil menemukan setidaknya ada jenis tumbuhan yang mampu bekerja menghambat perubahan virus HIV menjadi AIDS, meski belum bisa membunuhnya, yakni meniran dan sambiloto.

Ketua Klinik VCT Rumah Sakit Prof Dr Margono Sukarjo (RSMS) Banyumas dr Akhmad Wiryawan mengatakan, menurut penelitian yang dilakukan pakar luar negeri, tanaman sambiloto dan meniran memiliki khasiat untuk meningkatkan kekebalan tubuh dalam menghadapi berbagai serangan penyakit termasuk HIV/AIDS.

Selain itu, kedua tanaman tersebut memiliki kemampuan mencegah virus HIV menjadi dewasa, masuk ke sel tubuh dan berkembang biak. Kegunaan itulah yang harusnya dilihat masyarakat khususnya pengidap HIV/AIDS, sebagai solusi alternatif obat konvensional buatan pabrik.
Populasi kedua tanaman itu juga sangat banyak di Indonesia, bahkan keberadaannya selama ini hanya dipandang sebelah mata sebagai tumbuhan pengganggu, papar Akhmad Wiryawan kepada KR di ruang kerjanya baru-baru ini.

Dijelaskan, pengidap HIV/ AIDS kebanyakan menggunakan obat konvensional, yakni Antiretroviral (ARV). Namun obat ini mempunyai efek samping bagi penggunanya, yakni mempengaruhi pencernaan, alergi kulit, terganggunya fungsi organ tubuh, serta tidak bisa dicampur dengan sembarang obat.

Sebagai obat buatan pabrik dan memiliki kandungan kimia sintetis yang tinggi, otomatis ARV mempunyai efek samping, sehingga pengguna tidak merasa nyaman. Selain itu harganya mahal dan sering terkendala pasokan karena masih diimpor.

Berbeda dengan meniran dan sambiloto yang alami dan murah. Selain khasiatnya sama, penggunaannya tidak menimbulkan efek samping, ujar Akhmad.

Ditambahkan, proses pengolahan meniran dan sambiloto hingga siap dikonsumsi sebagai obat penghambat HIV/AIDS cukup mudah dan bisa dilakukan semua orang. Antara lain dengan memasak tumbuhan itu dan meminum air rebusannya, atau membuatnya menjadi jus.

Prosesnya memang mudah, namun agar hasilnya maksimal, terapi harus dilakukan secara teratur setiap hari minimal sekali. Jika dilakukan secara teratur, dalam jangka waktu tiga bulan hasilnya terlihat dengan naiknya tingkat kekebalan tubuh, dan itu sudah terbukti.

Sumber: www.wikipedia.indonesia.org & kesehatan.kompas.com

19 Manfaat Buah Apel buat Kesehatan

Kamis, 15 Agustus 2013

Manfaat Buah Apel. Apel (Malicus domestica) merupakan tumbuhan buah yang memiliki rasa manis dengan kandungan banyak air untuk memberi kesegaran saat melewati tenggorokan. Kulit buah ada yang merah, hijau dan kuning tergantung jenis dari apel itu sendiri.

Apel didapat dari pohon apel yang menurut sebagian ahli merupakan tumbuhan pertama yang menjadi tanaman pertanian, buah-buahannya diperbaiki dengan proses seleksi selama ribuan tahun.

Apel adalah buah yang tumbuh dengan baik pada kawasan dengan iklim yang dingin, tetapi Asia Tengah adalah negara-negara yang pertama kali menanam pohon apel, dengan demikian bisa pula dikatakan kalau buah ini (juga) subur pertumbuhannya pada kawasan tropis.

Tak heran semua kalangan menyukai apel, daging buah yang keras ketika digigit akan mengeluarkan banyak air. Kebanyakan orang makan apel saat kondisi mentah (tak dimasak) dan para ahli pun menganjurkan hal tersebut. Berbagai jenis olahan apel yang dimasak adalah saus apel dengan memasak buah ini sampai lunak, selain itu juga sering dibuat menjadi minuman sari buah apel (jus).

NUTRISI dan MINERAL APEL
Buah apel mengandung berbagai vitamin dan mineral yang semuanya bekerja sama untuk memberikan kontribusi terbaik terhadap sistem tubuh manusia agar sehat dan terlindungi dengan baik.

Apel mengangung flavonoid, polifenol dan vitamin C yang bertindak sebagai anti-oksidan untuk melindungu tubuh dari bakteri dan virus yang mengancap kesehatan. Kandungan beta-karoten (Vitamin A) di dalamnya mampu melawan sel kanker dan menurunkan kolesterol. Terdapat pula turunan vitamin B komplek seperti tiamin, riboflavin dan piridoksin untuk memperkaya khasiat dari buah apel.

MANFAAT DAN KHASIAT APEL
Seperti dilansir oleh Style Craze, berikut ini manfaat buah apel untuk kesehatan manusia.

1. Mencegah Kanker
Apel bersifat sebagai anti-kanker yang tentunya sangat efektif untuk melindungi tubuh dari sel-sel kanker.

Para ilmuwan dari American Association for Cancer Research sepakat memberi pernyataan bahwa konsumsi flavonoid yang tersimpan banyak dalam buah apel dapat membantu menurunkan risiko terhadap penyakit kanker pankreas mencapai 23 persen.

Di dalam kulit apel juga terdapat senyawa bernama triterpenoid yang melengkapi kinerja flavoanoid untuk mencegah pertumbuhan tiap sel kanker, potensi tersebut telah diidentifikasi oleh para peneliti dari Cornell University. Maka dari itu ketika hendak konsumsi apel, jangan buang kulitnya karena bagian tersebut juga memberikan khasiat pada kesehatan.

Karena buah apel juga kaya akan serat (sekitar 4 gram) dalam ukuran sedang, penyakit kanker kolorektal dapat dikalahkan cukup rutin makan buah ini tiap harinya.

2. Menurunkan Kolesterol
Apel sangat kaya akan serat larut yang fungsinya bersaingan dengan lemak dalam usus. Kedua nutrisi yang saling bersaing tersebut akan mengakibatkan penurunan penyerapan LDL (Low Density Lipoprotein) atau kadar kolesterol jahat dan melebihkan produksi atau penyerapan kadar HDL (High Density Lipoprotein) atau kolesterol baik yang sangat diperlukan tubuh. Dengan demikian memberi kesimpulan dengan sendirinya bahwa apel dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dan memperbanyak jumlah kolesterol yang baik.

3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Apel mengandung anti-oksidan yang dikenal dengan flavonoid dan quercetin, terutama pada apel dengan kulit merah. Salah satu antioksidan tersebut, tepatnya quercetin akan meningkatkan sistem imun manusia untuk membangun tameng alami dari virus penyebab penyakit.

Ditambah dengan kandungan vitamin C dan serat yang bersifat sebagai anti-inflamasi sehingga peranan quercetin sedikit diringankan oleh kedua nutrisi ini. Karena hal ini banyak ahli yang menganggap apel sebagai buah pemacu imunitas tinggi.

4. Mencegah Alzheimer
Satu cangkir jus apel yang Anda minum ketika cuaca terik dapat memperbaiki sel-sel saraf pada otak yang mengalami kerusakan, ini berkat peranan flavonoid sebagai antioksidan kuat. Jika begini terus, keistimewaan apel yang akan tubuh rasakan adalah terhindar dari penyakit Alzheimer.

5. Mengobati Astma
Masalah pernapasan yang terjadi akibat rusaknya fungsi utama dari paru-paru ini telah mengidap banyak orang, karena itu asma dikatakan sebagai penyakit umum.

Untuk mengurangi gejala asma dan mengobati secara perlahan, Anda bisa memanfaatkan buah apel karena kandungan fitokimia dan polifenol nya membantu tubuh memulihkan asma.

Para peneliti mengatakan bahwa anak-anak yang terbiasa minum jus apel secara teratur tiap harinya menunjukkan terjadinya penurunan risiko terhadap serangan asma dan masalah pernapasan lain. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa apel adalah buah yang ditakuti oleh penyakit asma anak.

6. Mengendalikan Gula Darah
Buah apel akan membantu menepis radikal bebas oksigen yang berpotensi besar menyebabkan diabetes. Ini dikarenakan tingginya kandungan serat larut dan pektin yang memiliki peranan sebagai pengendali kadar gula darah dalam tubuh dengan mengangkut gula ke dalam aliran darah pada siklus yang lebih lambat.

Wanita yang setiap hari setidaknya makan satu buah apel dapat memperkecil kemungkinan terserang penyakit diabetes tipe 2 hingga 28 persen dibandingkan dengan mereka (para wanita) yang tidak konsumsi apel.

7. Mencegah Batu Empedu
Batu empedu terbentuk karena dalam empedu menyimpan terlalu banyak kolesterol sehingga mengalami pengerasan, hal ini sangat identik pada orang yang kelebihan berat badan.

Untuk menghambat pembentukan batu empedu, dokter menyarankan mereka yang gemuk untuk melakukan diet tinggi serat agar kadar kolesterol jahat yang menumpuk dalam tubuhnya terkontrol. Dalam mengendalikan kolesterol tubuh, serat pektin juga berkontribusi dalam mengurangi penyerapan LDL.

8. Menetralkan Irritable Bowel Syndrome
Irritable Bowel Syndrome adalah suatu kondisi medis yang diindikasikan dengan nyeri perut dan kram, serta ada perubahan pola buang air besar. Erat pula terhadap diare dan sembelit.

Untuk mengontrol gejala tersebut, dokter merekomendasikan tiap orang untuk menghindari susu dan makanan berlemak dan menggantinya dengan asupan tinggi serat yang terdapat dalam buah apel.

9. Mengeluarkan Racun
Makanan dan minuman yang dikonsumsi tiap hari selalu menyisakan racun dalam hati yang mana bila dibiarkan menumpuk akan merusak fungsi hati, bahkan merembet mempengaruhi organ tubuh lain.

Salah satu langkah mudah yang dapat Anda lakukan adalah makan buah-buahan yang tinggi vitamin, mineral dan serat seperti apel untuk membantu mendetoksifikasi racun dari dalam hati Anda, jika racun sudah disapu bersih Anda tidak perlu khawatir akan penyakit yang mungkin menyerang Anda akibat rusaknya hati.

10. Mencegah Katarak
Dalam sebuah studi yang dilakukan baru-baru ini (merupakan jangka panjang) menunjukkan bahwa orang-orang yang memiliki kebiasaan makan buah-buahan yang kaya antioksidan seperti apel dapat memperkecil kemungkinan mengalami kerusakan mata seperti katarak sebanyak 10 sampai 15 persen.

11. Mencegah Wasir
Penyakit wasir disebabkan oleh pembuluh darah yang mengalami pembengkakan pembuluh darah akibat adanya tekanan berlebih yang membebani panggul dan dubur. Meskipun wasir bukan penyakit mematikan, rasa sakit yang dihadirkan dapat mengganggu keseharian Anda. Untuk membantu meringankan wasir Anda bisa makan buah tinggi serat seperti apel.

12. Menurunkan Berat Badan
Apel adalah buah yang banyak mengandung serat dan rendahnya kalori dapat Anda jadikan makanan untuk menunda rasa lapar. Hal ini berpotensi besar terhadap penurunan berat badan karena lemak dalam tubuh ikut terbakar.

13. Memutihkan Gigi
Menggigit daging apel sama seperti menggosok menggunakan sikat dan pasta gigi, yang menjadikan apel lebih hebat dari kedua alat dan bahan untuk memutihkan gigi tersebut karena membantu meningkatkan sekresi air liur dalam mulut sehingga mencegah terjadinya kerusakan gigi.

Buah apel merupakan sikat dan pasta gigi alami yang juga merupakan rahasia gigi putih para dokter, jadi jika Anda ingin memiliki gigi yang putih berseri seperti para dokter, rajin-rajinlah makan buah apel saat waktu santai.

14. Mencegah Kanker Kulit
Apel juga membantu memelihara kondisi kesehatan kulit dari dalam sehingga tampilan pesona yang terpancar sangat menakjubkan, salah satu kehebatannya adalah mencegah kanker kulit.

Apel merupakan sumber vitamin A yang menurut dokter membantu mengurangi risiko terhadap kanker kulit. Satu buah apel ukuran besar dapat memenuhi kebutuhan vitamin A harian pada pria sampai 5% dan wanita sampai 4%.

15. Menghilangkan Kantung Mata
Mata yang digunakan untuk melihat objek terlalu lama tanpa diberi waktu istirahat sejenak dapat mengakibatkan timbul kantung di bawah mata serta lingkaran hitam di area mata.

Jika Anda terpaksa untuk begadang, sebelum tidur lakukan perawatan dengan masker mata. Iris buah apel dan letakkan diatas kedua mata, pastikan agar kelopak juga tertutupi. Atau, Anda bisa mencampurkan 2 sendok makan sari apek dengan kentang parut untuk menutupi mata dengan memberi alas kain hangat. Setelah itu biarkan mata dirileksasi selama 10 sampai 20 menit, setelah itu bilas dengan air hangat.

16. Mengtasi Kulit Berjerawat, Kendur dan Berminyak
Campuran antara bubur apel mentah dan cuka sari apel yang dioleskan pada wajah dapat mengatasi masalah kulit wajah berminyak yang memicu timbulnya jerawat. Apel juga menyetarakan tingkat pH kulit yang menurunkan tingkat produksi minyak pada kulit wajah.

| Baca: Ramuan Dari Buah Semangka Untuk Menghilangkan Jerawat |

Untuk mengencangkan kulit wajah dan melancarkan sirkulasi darah ke seluruh lapisan kulit Anda bisa mengoleskan cuka sari apel pada wajah menggunakan kapas yang dibentuk bulat seperti bola. Perawatan ini sama halnya seperti toner.

17. Mengangkat Kotoran Yang Menempel Pada Kulit
Wajah (terutama) dan kulit tubuh lain tidak bisa dipisahkan oleh debu jalanan, tugas Anda sebagai pemiliknya adalah merawatnya agar tetap bersih dan sehat. Cobalah membuat masker dari buah apel yang telah dimasukkan ke dalam lemari es selama satu jam atau lebih, kemudian balurkan pada seluruh kulit tubuh, terutama wajah.

18. Melindugi Kulit Dari Sinar Matahari
Terlalu sering terpapar teriknya sinar matahari dapat mengakibatkan kulit terbakar, kering, kusam bahkan mengalami pengelupasan. Untuk itu apabila Anda lebih sering bekerja di bawah terpaan matahari, mengolesi tubuh dengan pasta apel yang sudah dicampurkan dengan satu sendok teh gliserin dan pulp dan membiarkannya selama 15 menit dapat memberikan perlindungan lebih terhadap sinar ultraviolet.

19. Melindungi Kulit Kepala dan Rambut Agar Tetap Sehat
Apabila Anda sedang dihadapkan dengan masalah kesehatan rambut, sepertinya buah apek cocok dijadikan bahan perawatan untuk mengurus masalah terkait rambut seperi kerontokan, kepala kering, berketombe dan rambut beruban.

Selain itu perawatan rambut dengan apel juga mempercepat proses pertumbuhan rambut yang mengalami kebotakan, menghitamkan warna rambut serta memberikan kesan kilau menawan.

Bahan-bahan:
2 buah apel berukuran sedang, atau 4 apel berukuran sedang, sesuaikan dengan panjang rambut.
2 sdm cuka apel.
1 sdt jus lemon atau jeruk nipis.
1 sdt tepung jagung.

Cara Membuat Produk Perawatan Alami:
Belah apel, singkirkan bagian tengah, kemudian perut sampai halus ke dalam mangkuk.
Tambahkan 2 sdm cuka apel dan 1sdt jus lemon/jeruk nipis juga 1 sdm tepung jagung, aduk rata.
Balurkan pasta pel pada rambut dalam keadaan kering, tutup dengan shower cap, balut lagi dengan handuk, diamkan selama 30 menit.
Jika sudah, bilas rambut dengan air hangat, kemudian keramas dengan menggunakan shampo.
Perawatan ini bisa Anda lakukan seminggu sekali.

Perlu Anda ketahui pula bahwa kandungan serat Pyrus Malus yang tersimpan di dalam buah apel biasa digunakan sebagai bahan pelengkap dalam berbagai produk perawatan rambut. Sebab, kandungan serat tersebut berguna untuk membersihkan kotoran dari kulit kepala serta rambut dan menyeimbangkan kadar pH dalam rambut.

Itulah berbagai macam manfaat buah apel baik untuk memelihara kesehatan tubuh dengan cara konsumsi mentah atau bentuk jus serta sebagai bahan untuk merawat kemulusan kulit dengan melakukan ritual atau perawatan dari bahan yang terbuat dari apel.

Apakah Cuka Apel Itu?

Minggu, 07 Juli 2013

Cuka apel merupakan minuman kesehatan yang diperoleh dari hasil fermentasi buah apel asli jenis Anna. Buah apel yang difermentasikan dalam bentuk cairan cuka apel memiliki manfaat dan fungsi yang sangat baik bagi kesehatan dan pemeliharaan tubuh secara menyeluruh.

Penyajian buah apel dalam bentuk cuka apel semakin besar tanpa mengurangi rasa dan unsur vitamin penting dalam buah apel yang difermentasikan terutama pada kandungan enzim dan asam amino.

Cuka apel yang juga mengandung asam asetat yang membantu membunuh bakteri dan jamur yang bersarang pada saluran pencernaan, sehingga membantu proses pencernaan menjadi lebih optimal dan penyerapan nutrisi makanan oleh usus.

Selain itu, cuka apel juga mengandung pektin yang merupkan jenis serat yang baik yang mudah larut dalam air, sehingga membantu penyerapan air, lemak, racun dan kolesterol dari saluran pencernaan dan membuang sisa makanan dan zat yang tidak dibutuhkan keluar dari tubuh.

Secara umum buah apel sendiri memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh dan kesahatan serta buah yang dapat dijadikan sebagai penangkal dari risiko kanker, yakni :

  • Menurunkan dan mengendalikan kadar kolesterol dalam darah
  • Menurunkan tekanan darah tinggi
  • Menstabilkan kadar gula darah
  • Mengurangi nafsu makan berlebih (terutama bagi mereka yang dalam program diet, karena kandungan serat dalam apel mampu memberikan efek mengenyangkan lebih lama)
  • Membunuh bakteri, virus penghambat sistem metabolisme tubuh terhadap saluran pencernaan
  • Menjaga organ kerja dan fungsi usus sebagai penyerapan sari nutrisi makanan
  • Meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menekan produksi kolesterol jahat (LDL)
  • Memperlancar dan mengoptimalkan sistem pencernaan
  • Mempertahankan kesehatan urat syaraf
  • Sebagai antikanker
  • Sebagai obat penyakit jantung dan mampu menjaga fungsi organ jantung
  • Sebagai suplemen atau multivitamin yang sangat baik bagi kesehatan kulit, rambut dan kuku
  • Mengobati dan mencegah sembelit atua konstipasi
  • Serta mencegah risiko kanker usus
Manfaat lainnya dari buah apel:
  1. Zat phloridzin yang dapat memperkuat tulang terutama pada mereka yang mengalami sindrom atau gejala dari osteoporosis terutama pada wanita yang cepat memasuki masa menopause sangat membutuhkan jenis zat ini untuk memperkuat tulang tubuh dengan mengkonsumsi minimal 1-2 buah apel setiap harinya.
  2. Apel yang dibuat jus juga disarankan dikonsumsi oleh mereka yang memiliki penyakit diabetes mellitus untuk menekan produksi dari insulin yang berlebih penyebab dari penyakit diabetes mellitus mudah meningkat. Selain itu jus apel juga dapat membantu mengendalikan kadar gula dalam darah.
  3. Menurut sebuah penelitian di Rusia dengan mengkonsumsi jus apel setiap harinya mampu mencegah dan meringankan penyakit asma terutama pada anak-anak.
  4. Kandungan zat quercetin membantu melindungi otak dari radikal bebas serta mencegah dari penyakit Alzheimer yakni penyakit kemerosotan fungsi otak.
  5. Apel juga merupakan bagian dari menu sehat untuk mereka yang dalam program diet dan menurunkan berat badan berlebih. Kandungan tinggi serat alami mampu memberikan rasa kenyang lebih lama dan menunda rasa lapar datang lebih awal.
  6. Konsumsi apel setiap harinya juga dapat membantu mengurangi risiko dari penyakit kanker usus sebanyak 45 %.
  7. Selain melindungi usus pada saluran pencernaan, apel juga dapat mencegah dari risiko penyakit kanker hati dan meningkatkan kemampuan fungsi hati untuk menetralisir dan membuang racun dalam organ hati.
  8. Membantu pencegahan dari penyakit kanker paru-paru dan meringankan penderita dari kanker paru-paru sebanyak 50 % terutama yang disebabkan oleh rokok.

Terapi Herbal untuk pengobatan Diabetes Melitus

Jumat, 02 November 2012

Saat ini telah banyak  kemajuan  dalam  pengobatan  diabetes melitus  salah  satunya  dengan  terapi insulin. Penderita  kini  memiliki  harapan  hidup  yang  lebih  besar, tanpa  disertai  komplikasi. Banyak obat-obat oral anti  diabetes bermunculan.  Kini  terapi  insulin  menyerupai  profil  insulin fisiologis  normal.  hasilnya  gula  darah  bisa  terjaga  dengan  baik.

Terapi  insulin  basala  analog  yang  memiliki  kerja  panjang  umumnya  digunakan  sebagai  pilihan   awal  terapi  insulin. insulin  detemir  dan  glargine  lebih dianjurkan,  dibanding  insulin-insulin NPH.  Sebab insulin-insulin  itu memiliki  puncak kerja  yang  relatif  rendah   dan  efeknya  lebih  konsisten  sepanjang  hari.  Sehingga  tidak  beresiko  menyebabkan  hipoglikemia.

Selain  dapat  disuntikan  1 x sehari , Levemir   memiliki  profil  penyerapan  yang  konsisten  pada  setiap  pasien, sehingga  memungkinkan  kenaikan   berat  badan  lebih  rendah  dibanding insulin  lain.

Pilihan  lain  dalam  memulai  terapi  insulin adalah  menggunakan   premix  insulin  Novomix30.  Premix  insulin  dapat  dimulai  1 x sehari  pada  saat makan  terbanyak  biasanya  di suntikan  pada  saat  makan  malam.   Pada  umumnya  premix  insulin  di suntikan   dua  kali.  cara  ini  lebih  nyaman  bagi pasien  dibandingkan   insulin  basal bolus   yang  harus  disuntikan  sehari  4  kali.  Pada pasien  yang  tidak  mencapai  target  dengan  insulin  basal   bisa  diganti  dengan  premix  insulin.


Keuntungan yang mendasar dari penggunaan “insulin” dibandingkan obat antidiabetik oral dalam pengobatan diabetes melitus adalah insulin terdapat di dalam tubuh secara alamiah. Selain itu, pengobatan dengan insulin dapat diberikan sesuai dengan pola sekresi insulin endogen. Sementara itu, kendala utama dalam penggunaan insulin adalah pemakaiannya dengan cara menyuntik dan harganya yang relatif mahal. Namun demikian, para ahli dan peneliti terus mengusahakan penemuan sediaan insulin dalam bentuk bukan suntikan, seperti ini hal sampai bentuk oral agar penggunaannya dapat lebih sederhana dan menyenangkan bagi para pasien penyakit  diabetes melitus.

SUPERLUTEIN pengganti terapi Insulin untuk pengobatan Diabetes Melitus

SuperLutein merupakan hasil karya  negara  Jepang sebuah penemuan  baru  didunia pengobatan  herbal dan  sangat  baik  untuk  pengobatan  diabetes melitus. Lebih dari 1.8 juta orang yang mengkonsumsi Superlutein  telah  merasakan khasiatnya dalam menyembuhkan berbagai macampenyakit. Oleh karena itulah tidak mengherankan jika SuperLutein mendapatkan predikat sebagai suplemen no.1 dunia saat ini.
 
Proses pembuatan SuperLutein sangat jauh berbeda dengan suplemen-suplemen lain pada umumnya. Ia dibuat melalui proses yang tidak terpengaruh oleh udara sehingga fungsi anti oksidannya tidak berkurang sama sekali, Sebab 300 jenis bahan dalam SuperLutein dibuat dalam bentuk cair yang dimasukkan ke dalam kapsul kristal khas dengan teknologi “kristalisasi” (teknologi terkini di Jepang dan AS).  Hal ini sangat jauh berbeda dengan suplemen lainnya yang sangat rentan teroksidasi dengan udara (oksigen).

SuperLutein dibuat dari  ekstrak berbagai macam sayur-sayuran berwarna  hijau & cerah yang terdiri dari 6 jenis caroteniod yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, dan juga mengandung vitamin E, vitamin B, dan DHA. SuperLutein merupakan pilihan tepat dan terbaik bagi masyarakat modern untuk menjaga keseimbangan nutrisi setiap hari. Kini SUPERLUTEIN makanan kesehatan yang mendominasi di negeri Jepang.

Untuk Pemesanan Superlutein @ Rp 1,8juta / botol isi 100 kapsul Super Lutein silakan hubungi 087878821248 atau 081385386583 dengan Sidik Rizal 


Konsultasi Pengobatan

HIV/AIDS dan Kecanduan Narkoba

Hotline: 087878821248 
SMS (021)9346.1965 - 081385386583

Madu Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Minggu, 29 Mei 2011

Penggunaan madu sebagai obat dimulai sejak zaman Yunani dan Mesir kuno. Saat itu di Mesir, madu merupakan salah satu dari 500 obat terpopuler.

Para peneliti dari Amerika Serikat menyatakan, pasien penyakit jantung berat yang mengonsumsi madu 70 persen perhari selama 1-2 bulan, kondisinya semakin membaik, penerimaan darah makin normal, serta kekuatan jantungnya meningkat.

Madu adalah zat manis alami yang dihasilkan lebah yang berasal dari bahan baku nektar bunga. Zat yang terkandung dalam madu adalah glukosa, fruktosa, maltosa, sukrosa, karbohidrat, enzim diatase, enzim invertase, dan zat warna yang bervariasi, bergantung nektar bunga. Glukosa dalam madu berkhasiat mengembalikan cairan tubuh dengan cepat. Fruktosanya dapat mengurangi kerusakan hati. Enzim diatase dan invertase mengurangi pati, protein, dan glikosida yang berlebihan dalam tubuh.

Dalam penyembuhan dan pencegahan kanker, madu meningkatkan daya tahan dan sistem kekebalan tubuh. Madu juga mempercepat penyembuhan luka, baik luka kanker atau luka bekas operasi pengangkatan kanker, madu digunakan sebagai penetral racun, penyeimbang fungsi hati, pereda rasa sakit, dan sebagai antibiotik

Khasiat dan Manfaat Madu Lebah :
  1. Meningkatkan kekuatan tenaga fisik. 
  2. Mencerahkan mata, memutihkan dan menguatkan gigi. 
  3. Mencerdaskan otak orang dewasa dan kanak-kanak. 
  4. Menjadikan kulit lebih licin dan halus (awet muda). 
  5. Madu dan sarang lebah madu merupakan bahan asas kepada krem kulit, lipstik dan losyen tangan. 
  6. Mempercepat penyembuhan luka terbuka, melawan Jangkitan dan meningkatkan daya ketahanan badan. 
  7. Menghilangkan panas badan, batuk, selesma, meredakan urat saraf, menstabilkan sistem pernafasan, menguatkan jantung, mengelakkan kencing manis, darah tinggi dan melembapkan kerongkong serta menghilangkan serak suara. 
  8. Memperkuat janin yang lemah dalam kandungan ( rahim ). 
  9. Membantu menjaga stamina dan kesehatan Ibu Hamil karena memberikan asupan gizi yang tinggi bagi pertumbuhan janin yang sehat selama dalam kandungan 
  10. Membantu perkembangan otak bayi, karena setiap harinya otak terus berkembang sampai dengan usia 5 tahun. Untuk itu ia membutuhkan gizi yang tinggi. 
  11. Mengobati luka bakar. Madu memiliki spesifikasi anti proses peradangan (inflammatory activity anti). 
  12. Meningkatkan nafsu makan Anak-anak ( adanya unsur vitamin B yang lengkap dalam madu), dan mempercepat pertumbuhan fisik sehingga anak tumbuh sehat , lincah dan riang serta tahan penyakit. ( H.Mohamad , 2002 ). 
  13. Mengembalikan stamina dari kelelahan dan stress. 
  14. Makanan terbaik yang sangat diperlukan bagi manula yang organ pencernaannya sudah mulai berkurang fungsinya, karena madu adalah sumber energi dan gizi yang dapat diserap langsung oleh tubuh .( Kesehatan 2001 ). 
  15. Bila digunakan untuk bersikat gigi bisa memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi, mengobati sariawan dan gangguan mulut lain. 
  16. Dengan menggunakan cairan madu berkadar 90% (madu dicampur air hangat) dua hari sekali di bagian-bagian yang terinfeksi di kepala, diurut pelan-pelan selama 2-3 menit, madu dapat membunuh kutu, menghilangkan ketombe, memanjangkan rambut, memperindah dan melembutkannya serta menyembuhkan penyakit kulit kepala. 

Konsultasi PengobatanHIV/AIDS dan Kecanduan NarkobaHotline: 087878821248 SMS (021)9346.1965 - 081385386583website = www.klinik-herbalis.blogspot.com


    Pasang Iklan Anda Di Sini!

    OpenStage at Cibitung

     
    Support : Webrizal | Tutorial | My Opini
    Copyright © 2009-2014. Comedy Store Indonesia - All Rights Reserved
    Template Recreated by Creating Website Published by Mas Template
    Proudly powered by Blogger