Selasa, 23 April 2013
Mencermati beberapa tulisan mengenai Aburizal Bakrie (ARB) belakangan
ini di Kompasiana, membuat saya tertarik untuk mengungkapkan pemikiran
saya mengenai beliau. Tanpa menafikan penderitaan masyarakat terdampak
lumpur Sidoarjo. Terlepas dari saya bukan pengagum maupun pembenci
Aburizal Bakrie, namun menempatkan ARB pada proporsinya merupakan hal
yang tepat ketimbang mencaci membabi buta terutama pada kaitannya
terhadap lumpur Sidoarjo yang menyembur Mei 2006.



